
"nona tak apa-apa, dia hanya kelelahan karena menyalurkan kekuatannya" ucap Lin lauyan.
shen Yuwen akhirnya menyadari jika di ruangan itu bukan hanya ia dan xia he.
"siapa kalian?? " ucap shen Yuwen datar dan dingin.
"kami..... " belum sempat Lin Lauyan dan yu feng mengatakan siapa mereka tiba-tiba seekor ular putih memasuki kediaman itu dan berubah menjadi pria yg tak jauh tampannya dari Lin Lauyan dan Yu feng.
"di apa yg terjadi??" ucap pria yg berambut putih keperakan itu.
"kau siapa?? " ucap Lin Lauyan, Yu Feng dan shen Yuwen bersamaan.
"ehh.... kalian siapa?? " ucap pria itu berbalik bertanya.
"kau lah yg harus menjawab kami" ucap Lin Lauyan.
"tak bisa... kalian lah yg harus menjawab pertanyaan ku" ucap pria itu.
"kami" ucap Lin Lauyan.
"tidak.kalian" ucap pria itu.
cukup lama Lin Lauyan dan pria itu saling berdebat tentang siapa yg harus menjawab pertanyaan.
"cukup" ucap shen Yuwen dingin.
semuanya menjadi terdiam.
"aku lah yg berhak menayangkan kalian semua siapa?? mengapa ada di kediaman ku? " ucap shen Yuwen datar.
"saya Lin Lauyan, hewan kontrak naga nona xia he" ucap Lin Lauyan.
"saya adalah Phoenix yg juga merupakan hewan kontrak nona, nama saya Yu Feng" ucap yu Feng.
yu Feng dan Lin Lauyan menatap kepada pria itu.
"saya adalah Lan Xe, saya ular putih hewan kontrak master" ucap pria itu yg tak lain adalah Lan Xe.
shen Yuwen menatap xia he dengan senyum bangga.
"kalian bisa pergi" ucap shen Yuwen.
"tidak bisa! kau belum mengatakan mengapa master bisa kehilangan begitu banyak energi?? " ucap Lan Xe datar.
shen Yuwen hanya menatap Lan Xe dengan dingin dan datar.
"jika nona nanti bangun, nona pasti membutuhkan ini" ucap Lin Lauyan sambil mengeluarkan sekeranjang buah kehidupan.
"jika kau ingin aku sarankan kau memakan satu buah saja" lanjut Lin Lauyan.
setelah itu mereka menghilang kembali ke rung angkasa dengan membawa Lan xe.
*****
xia he mengedip-ngedip matanya menyesuaikan cahaya yg masuk ke dalam matanya.
ketika pandangannya mulai jelas ia melihat shen Yuwen berbaring di dekatnya dengan posisi menatapnya dengan tangan kiri menyangga kepalanya.
xia he dengan cepat bangun lalu sedikit menjauh.
"apa kau tak senang jika suami mu sekarang sudah pulih?? " ucap shen Yuwen tanpa mengubah posisinya.
"kau..., siapa yg senang" ucap xia he, namun setetes air mata keluar dari matanya.
"kau berbohong" ucap shen Yuwen sambil mengubah posisinya menjadi duduk.
"haha.... ya, aku sangat senang. dasar kau b****k, kau membuat ku menangis setelah sekian lama" ucap xia he yg menghambur ke pelukan shen Yuwen menyembunyikan wajahnya dan menangis dalam diam di dalam pelukan shen Yuwen.
shen Yuwen memeluk hangat xia he dan membiarkan xia he menangis dalam diam di pelukannya.
setelah puas menangis xia he melepas pelukannya.
"kau puas menangis?? "tanya shen Yuwen sambil menghapus sisa air mata pada pipi xia he.
" hm, kau harus membayar jasa ku dengan mengajari ku teknik mematikan itu"ucap xia he.
"baik lah" ucap shen Yuwen tersenyum.
Setelah puas menangis xia he melepas pelukannya.
"kau puas menangis?? "tanya shen Yuwen sambil menghapus sisa air mata pada pipi xia he.
" hm, kau harus membayar jasa ku dengan mengajari ku teknik mematikan itu"ucap xia he.
"baik lah" ucap shen Yuwen tersenyum.
sesaat xia he terteguh dengan wajah tampan shen Yuwen ketika tersenyum, namun dengan cepat ia mengalihkan pandangannya.
BERSAMBUNG........