Feng xia he

Feng xia he
putri jendral yg lemah



Lea mengedip-ngedip matanya menyesuaikan cahaya yg masuk ke matanya.


"ukh.... kepala ku sakit..... sakit?? bukankah aku sudah mati!?? " batin Lea sambil memegang kepalanya sakit dan berusaha bangun duduk.


"apa ini surga?? " gumam Lea.


"sangat kuno" gumam Lea yg menilai ruangan tersebut.


"namun rasa sakit ini seperti nyata" gumam Lea sambil memegang kepalanya yg sakit.


namun tiba-tiba sebuah ingatan masuk ke kepala Lea dan berputar layaknya kaset.


"ukh..... apaan ini?!! " ucap Lea meringis kesakitan.


cukup lama ia menahan rasa sakit atas semua itu.


kemudian Lea mencari sebuah cermin.


ketika ia menemukan cermin secepat mungkin ia melihat wajahnya.


"huf... wajah siapa ini?? mengapa sangat menjijikkan?? " ucap Lea datar.


"apakah ini nasib sorang wanita terkaya no 2 di dunia?? menjadi putri jendral yg lemah, terabaikan, dan di anggap sampah masyarakat??namun... sekarang raga ini milik ku, aku akan membalas tujuh kali lipat dendam Feng Xia he sang pemilik tubuh yg sebenarnya" ucap Lea menatap tajam ke arah pantulan wajahnya di cermin.


Lea menatap ruangan yg kumuh dan hampir tak layak untuk di tinggali.


"ruangan ini.... membuat aku ingin menghancurkan seluruh kediaman di tempat ini" ucap Lea


seorang pelayan masuk membawa nampan ke dalam ruangan tersebut.


prang......


"nona.... huhuhu.... akhirnya nona bangun juga" ucap pelayan itu yg langsung memeluk erat Xia he(mulai sekarang kita panggil Lea \=Feng Xia he).


"si... siapa kau?? " ucap Xia he yg merasa risih dengan orang asing yg tak iq kenal tiba-tiba memeluknya.


"ehh... nona... apa yg terjadi dengan mu... biar nubi memanggilkan tabib untuk mu" ucap pelayan itu.


Nubi\=cara pelayan menyebut dirinya.


"tak perlu" ucap Xia he.


"ya.... ampun.... nona.... ini semua salah nubi... nubi tak menjaga nona dengan baik" ucapnya lalu sujud ke lantai.


"hentikan!! aku hanya minta kau mengatakan nama mu" ucap Xia he.


"nama nubi yue yin nona" ucap pelayan itu.


"yue yin.. " gumam Xia he sambil mengingat-ingat nama tersebut dari ingatan Xia he sebenarnya.


"jadi dia adalah pelayan setia pemilik tubuh ini, namun aku tak boleh lengah seperti dan di bodohi seperti halnya si wanita j****g itu, aku akan menguji pelayan ini, siapa tau dia mengkhianati si pemilik tubuh ini" batin Xia he.


"baik lh" ucap Xia he.


"yue yin.... bisa kh kau mengambilkan lemon dan telur" ucap Xia he.


"nubi akan mengambilkan nya" ucap yue yin.


"kalau tak salah aku memiliki tunangan,huh.... membosankan. semua pria sama saja"ucap Xia he.


" pertama-tama aku harus memperbaiki kultivasi tubuh lemah ini"ucap Xia he yg kemudian berjalan menuju peraduan dan mulai Berkultivasi.


di dalam Mardian Xia he melihat ruang yg gelap gulita dengan sebuah bola cahaya yg terlilit rantai.


"apaan ini?? " gumam Xia he


kemudian ia menyentuh rantai itu dan sekejap rasa sakit menyerangnya.


"ukh.....rantai sialan" umpat Xia he.


semakin Xia he menggenggam rantai tersebut semakin rasa sakit menyerangnya.


"rantai bodoh kau kira aku akan menyerah hanya karena rasa sakit?!!AKU TAK AKAN MENYERAH!!!! " ucap Xia he sambil mencengkram kuat rantai dengan kedua tangannya.


sekejap rantai itu hancur dan bola cahaya itu melayang dan masuk ke dalam tubuh Xia he.


Xia he membuka matanya dan terkejut dengan tempat tersebut.


"apakah ini yg di sebut dunia dongeng?? " ucap Xia he lirih.


BERSAMBUNG......