Feng xia he

Feng xia he
menyelamatkan Qixuan



xia he menggunakan elemen tanah nya untuk mencari Qixuan.


sampai ia menemukan aura Qixuan.


"cih... sialan, dia berada di tempat yg terkutuk seperti itu" ucap xia he geram.


kemudian xia he menggunakan Qing gong miliknya menuju rumah Bordil.


*****


di rumah bordil.


"lepaskan aku..... hiks..... jangan menyentuhku... pria kotor" ucap sekarang wanita sambil terisak menangis di depan seorang pria hidung belang.


"hahaha..... melepaskan mu?? nona Feng rong sudah menjual kau dengan harga yg tinggi,jadi yg kau lakukan yaitu memuaskan aku" ucap pria hidung belang itu.


"tidak.... kumohon..... siapa pun tolong aku hiks.... " ucap wanita itu sambil terisak.


pria hidung belang itu tertawa dan semakin mendekati wanita yg terisak menangis di atas peraduan.


sedikit lg jari pria hidung belang itu menyentuh wanita itu.


"tidak....... kumohon pergi" ucap wanita itu berteriak histeris.


Brak.....


jendela kamar itu terlempar karena di taman dari seseorang seorang wanita dengan mengunakan hanfu putih kebiruan dan jubah hitam masuk melalui jendela.


wanita itu mengakata wajahnya.


"ji.... jiejie..... hiks.... tolong aku" ucap wanita yg terisak menagis tadi.


pria hidung belang itu bangun dari atas tubuh wanita yg terisak tadi.


"apa yg kau lakukan hey gadis kecil?? apa kau jga ingin bermain bersama ku?? " ucap pria hidung belang itu.


wanita itu berjalan mendekati pria hidung belang itu dan mengelus pundak tangan pria itu.


"bermain dengan mu yh?? " ucap wanita itu.


"haha.... ternyata kau wanita yg sangat penurut" ucap pria itu.


wanita itu tersenyum sinis.


"agrrrr..... akhh.. " suara patahan tulang dan rintihan yg memilukan mengisi ruangan itu.


Brak.....


pria hidung belang itu diangkat oleh wanita tadi dan di banting dengan keras ke lantai.


"siapa pun yg menyakiti keluarga ku akan berurusan dengan ku" ucap wanita itu.


"si.. siapa kau sebenarnya?? " ucap pria hidung belang itu sambil menahan rasa sakit yg tak terhingga yg ia rasakan itu.


"haha...." wanita itu tertawa kemudian menunduk dan mencengkram kuat dagu pria hidung belang itu, bahkan kuku-kukunya melukai dagu pria itu sehingga mengeluarkan darah.


"xia he..... ingat dengan baik-baik nama ku" ucap xia he sambil meminumkan sesuatu cairan ke dalam muluk pria itu.


kemudian xia he melepaskan cengkraman nya dan berjalan menuju ke arah wanita yg terisak tadi yg tak lain adalah Qixuan.


"jiejie..... hiks... " ucap Qixuan Sambil terisak menangis.


"nasib mu sangat buruk Qixuan, apa kau masih ingin memusuhi jiejie buruk rupa mu ini dan bersekutu dengan jiejie terbaik mu itu" ucap xia he.


"jiejie.... maafkan an'er.... " ucap Qixuan sambil terisak.


xia he membuka jubah hitamnya dan menyelimuti tubuh Qixuan tanpa menggunakan sehelai benang pun.


dan kemudian mengendong Qixuan.


"baik lh...... aku akan memaafkan mu, karna kau saudara sedarah ku yg sangat bodoh ini" ucap xia he kemudian melompat di jendela.


"hey pria hidung belang, jika kau memiliki dendam datang lh kepada ku kita akan bertemu, sekali lg jika kau berani menyentuh keluarga atau orang-orang ku maka neraka tujuan mu" ucap xia he sebelum melompat dari jendela dan menghilang bersama Qixuan.


*******


xia he membawa Qixuan ke sebuah penginapan.


"pakailah baju ini" ucap xia he memberikan satu pasang pakaian kepada Qixuan.


"baik... " ucap Qixuan kemudian pergi ke kamar mandi untuk mengganti bajunya.


BERSAMBUNG.......