Feng xia he

Feng xia he
kau meimei terbodoh ku



Xia he membawa Qixuan ke sebuah penginapan.


"pakailah baju ini" ucap xia he memberikan satu pasang pakaian kepada Qixuan.


"baik... " ucap Qixuan kemudian pergi ke kamar mandi untuk mengganti bajunya.


"dasar saudara yg sangat bodoh" gumam xia he lirih.


Qixuan keluar dari dalam kamar mandi dengan menggunakan hanfu pink pucat.


"jiejie..... mengapa kau mau menyelamatkan ku tadi.... sedangkan selama ini aku memperlakukan jiejie dengan tidak baik" ucap Qixuan.


xia he menarik napas lalu menyilang kan kakinya dan menatap lurus kepada Qixuan.


"menurut mu?? " ucap xia he.


Qixuan hanya menggelengkan kepalanya tanda tak tau.


"kemari lh" ucap xia he sambil menepuk-nepuk tempat yg ada di samping nya.


Qixuan datang mendekat dan duduk di samping xia he.


tuk...


xia he menyentil dahi Qixuan.


"meski kau adalah saudara terburuk ku, tpi mende! gar suara tangisan memilukan dan air mata mu itu sungguh menyakitkan mata ku" ucap xia he.


"jadi, bisa kau menceritakan apa yg terjadi ketika kau menghilang selama beberapa hari yg lalu" ucap xia he.


"baik.awalnya jiejie rong mengatakan akan mengajak ku ke tempat yg indah, aku merasa senang dan ikut bersamanya,kami berkeliling bahkan menginap di penginapan, namun keesokan harinya dia mengajak ku masuk ke dalam rumah bordil itu, aku sempat menolak namun seseorang yg memukul tengkukku saat aku sadar aku sudah berada di tempat terkutuk itu"Ucap Qixuan.


" hahaha...... apa jiejie mu itu sangat baik?? "ucap xia he.


Qixuan menundukkan kepalanya merasa bersalah dan malu. xia he mengulurkan tangannya dan mengangkat dagu Qixuan.


" namun.... kau adalah meimei bodoh ku, mulai sekarang aku akan menjaga mu. namun jika kau menyia-nyiakan kepercayaan ku huh..... aku akan mencincang mu"ucap xia he.


air mata mengalir dari mata Qixuan. "te... Terima kasih..... jiejie" ucap Qixuan.


"dan satu yg harus kau ketahui an'er...... aku, kau, dan rui'er bukan anak dari jendral yuan" ucap xia he yg membuat Qixuan bingung sekaligus terkejut.


"maksud jiejie?? " ucap Qixuan.


"kita bertiga tidak memiliki darah yg sama dengan jendral yuan dan nona dandanan menor itu" ucap xia he.


"ja.. jadi siapa ayah kita?? " ucap Qixuan.


"haha..... dia lebih hebat dari si tua itu..... mari ikut dengan ku, mereka menunggu kita di kediaman baru kita" ucap xia he.


xia he bangkit dan berjalan menuju pintu.


"makan lh, makanan sederhana di atas meja itu, aku menunggu mu di bawah" ucap xia he sambil menunjukkan sebuah roti dan sekotak susu kemasan yg ia ambil dari ruang dimensinya.


******


xia he duduk di meja restoran, dan meminum ternyata dengan anggun.


suara kegaduhan terdengar.


"keluar kau xia he" ucap seseorang yg membuat kegaduhan itu.


"Tuan mentri Xu mohon jangan membuat keributan" ucap pemilik penginapan dan restoran itu.


"cih.... aku akan membunuh wanita j****g itu yg sudah melukai putra ku" ucap mentri Xu.


"namun Tuan..... ini mengganggu pelanggan yg lain" ucap pemilik kedai itu.


anak buah mentri Xu mengacau dalam restoran yg membuat semua orang takut.


"keluar kau xia he.... sebelum aku menghancurkan tempat ini, bahkan ke ujung dunia pun kau lari aku akan menemukan mu" ucap mentri Xu.


Tak.


xia he meletakkan tehnya dengan keras ke meja.


BERSAMBUNG.........