
semua nona bangsawan saling pandang.
"dan kalian bebas memasuki kediaman ini setiap hari" ucap xia he
"baik... kami akan membayarnya" ucap mereka.
"hahaha.... kalian memang pintar nona, silakan nikmati keindahan surga ini" ucap xia he.
xia he berkacak pinggang melihat para nona bangsawan yg datang mengintip Shen Yuwen di berbagai tempat di kediaman Shen Yuwen.
"hahaha.... selamat menikmati surga mu Shen Yuwen" ucap xia he kemudian kembali ke kediamannya dengan membawa uang yg ia dapat dari para nona bangsawan.
"yue yin kau kembali lh ke kediaman, dan ini uang untuk mu" ucap xia he sambil memberi 10 keping emas kepada yue yin.
"nyonya ini sangat bnyak" ucap yue yin.
"sstttt.... kau gunakan saja" ucap xia he kemudian pergi menuju gerbang.
kini xia he menikmati ramainya pasar dengan menggunakan jubah hitam bertudung miliknya, ia mampir pada restoran terkenal dan memesan makanannya untuknya.
"aku dengar di perbatasan utara mulai di serang oleh iblis" ucap pelanggan A yg ada di meja sebelah xia he.
"benarkah??pasti yang mulia pangeran ke-7 akan turun tangan untuk memusnahkan nya" ucap pelanggan B.
"iblis?? " gumam xia he.
"Lin lauyan apa kau mengetahui informasi yg menarik?? " tanya xia he bertelepati dengan Lin lauyan.
"ya.ini semua di karenakan permata suci melemah, di perlukan kekuatan yg besar untuk mempertahankan permata suci itu" ucap Lin lauyan.
"apa yg di dapat dari permata itu?? " tanya xia he.
"permata itu melindungi kekuatan kuno milik leluhur keturunan langit, oleh karena itu jika keturunan leluhur langit berada di dunia ini maka segelnya akan melemah, dan para iblis yg mengetahui itu mulai beraksi untuk mengambil kekuatan kuno itu" ucap Lin lauyan.
"nona..... ku mohon temukan lh permata suci" ucap Lin lauyan.
"ada apa dengan mu Lin lauyan?? mengapa kau sangat ingin aku menemukan permata itu?? "ucap xia he.
"aku..... aku... nona.... suatu saat nona akan mengetahuinya, tapi hamba mohon cari lh permata suci, permata suci membutuhkan nona" ucap Lin lauyan.
"membutuhkan ku??? kau aneh-aneh saja. tapi baik lh, mencari sesuatu yg menarik.seperti mencari koin tembaga, pulang membawa perak dan emas" ucap xia he.
saat xia he sedang menikmati tehnya seorang bandit dan anak buahnya membuat keributan, yg membuat ketenangan xia he terganggu.
"hey....serahkan kantong uang kalian, kalau tidak kalian akan membunuh kalian semua" ucap ketua bandit itu.
semua orang riuh ketakutan.
"kami tak akan menyerahkan uang kami kepada bandit yg biadap seperti kalian, tunggu saja kami melapor kalian kepada kaisar" ucap salah satu pelanggan pria.
"hahha..... melapor kami?? hahha..... jangan mimpi,ambil uang mereka dengan paksa" ucap ketua bandit itu sambil mengisyaratkan kepada anak buahnya untuk mengambil uang semua orang.
Tuk.
xia he menghentak keras gelasnya hingga pecah berkeping-keping.
"hey..... kalian, bisakah kalian tak membuat kebisingan yg membuat telinga ku tuli??! "ucap xia he.
" haha..... cih, siapa kau yg bisa mengatur kami??"ucap ketua bandit itu.
"aku?? " ucap xia he sambil brgkat dari duduknya dan berjalan mendekati kelompok para bandit itu dengan santai.
BERSAMBUNG..........