Feng xia he

Feng xia he
jendral zhang xi



Ia melihat jendral besar zhang xi dengan tanpa ampun membunuh pasukan musuh meski kini ia di penuhi oleh luka.


"hehe..... sepertinya ayah ku sangat mirip dengan sifat ku" ucap xia he sambil memakan buah kehidupan yg ia petik dari ruang dimensi.


netra xia he berpindah dan menatap ke arah jendral yuan yg semakin mundur dan membiarkan jendral zhang xi menyelesaikan pertempuran.


"haha.... dasar, apa dia pantas di sebut jendral?? jika aku menjadi kaisar aku tak akan memilih jendral dengan tabiat sepertinya" ucap xia he.


xia he menatap tajam kepada jendral yuan yg berdiri dan menodongkan pedangnya ingin menusuk jendral zhang xi dari belakang dengan tatapan penuh amarah.


xia he tak akan membiarkan itu dengan cepat menghilangkan buah kehidupan dan terbang menggunakan Qing gong.


xia he membentuk pedang dengan elemen apinya dan menangkis serangan jendral yuan, sedangkan jendral zhang xi menghentikan serangannya karena terkejut.


xia he mantap tajam jendral yuan.


"ayah..... tiri ku.... apa kau pantas di sebut sekarang jendral?? " ucap xia he.


"tutup mulut mu anak busuk" ucap jendral yuan.


"haha... hello.... saya bukan anak kandung mu tuan jendral pengecut" ucap xia he.


"apa mksud mu hah??!! " ucap jendral yuan marah.


"haha.... kau merampas ini dari orang yg ia cintai, bahkan ibu rela bersama mu karena kau ingin membunuh ku dan kedua adik ku, bukan kh begitu?? " ucap xia he.


"kau.... " ucap jendral zhang xi yg terkejut mendengar apa yg dikatakan oleh xia he.


"apa aku harus mengumumkan di tengah pedang ini di depan jendral besar zhang xi, jika aku adalah anaknya, yg dikabarkan mati karena di bunuh?? " ucap xia he.


"kau..... kau membuat ku marah dasar anak bodoh" ucap jendral yuan yg menyerang xia he, namun dengan cepat jendral zhang xi menangkis serangan itu.


pertarungan hebat terjadi di antara keduanya, xia he memilih untuk melawan pasukan musuh mengantikan jendral zhang xi.


dengan cepat xia he membunuh pasukan musuh, namun ia lengah jendral besar pasukan musuh menembak panah beracun kepada xia he, xia he menatap panah itu, dan berpikir bagaimana ia harus menangkisnya.


namun seseorang dengan zirah emas mungkin serangan itu.


"kau" ucap xia he terkejut.


"nona kita bertemu lg rupanya" ucap pria itu yg tak lain adalah pria aneh yg pernah di tolong xia he beberapa waktu yg lalu.


pasukan musuh melarikan diri ketika kedatangan pria itu.


pria itu menatap tajam kepada kepada kedua jendral yg sedang bertarung itu dan melayangkan suatu kekuatan yg membuat keduanya terpental.


"apa kalian ingin mati di tangan ku pada hari ini???! " ucap pria itu datar.


kedua jendral langsung berlutut dan memberi hormat begitu jga dengan seluruh pasukan.


"menghormat kepada yang mulia pangeran" ucap mereka.


"eh?? heeh...! ternyata pria aneh ini adalah pangeran?? " batin xia he terkejut.


"apa yg membuat kalian bertengkar ? ? " ucap pria itu yg ternyata adalah pangeran ke-7 Shen Yuwen.


"hamba akan membalas dendam kepada jendral yuan yg sudah membuat saya terpisah dengan anak-anak ku dan istri ku" ucap jendral zhang xi


BERSAMBUNG.......