Feng xia he

Feng xia he
burung Phoenix di langit



"uhuk... uhuk....memang apa yg salah ku lakukan?? bukankah itu tugas seorang suami untuk melindungi istrinya?? " ucap Shen Yuwen sambil mengelus wajah xia he kemudian kehilangan kesadaran di dalam pelukan xia he.


"hey.... bangun lah, ck.... kau sangat merepotkan... hiks.... mengapa kau mengunakan tubuh mu untuk melindungi ku?? dasar bodoh" ucap xia he sambil memeluk Shen Yuwen.


xia he untuk pertama kalinya ia menangis sejak orang tuanya meninggal.


"bertahan lh...... aku tak akan membiarkan kau pergi meninggalkan ku seperti mommy dan daddy" ucap xia he.


"seluruh pasukan...... mari kembali ke istana" perintah xia he.


"yu Feng keluar lah" perintah xia he.


sekejap seekor burung Phoenix keluar dan melayang di udara kemudian dengan sigap xia he membawa Shen Yuwen menggunakan teleport ke atas yu Feng.


semua orang sangat terkejut dengan Phoenix legendaris itu, bahkan jendral zhang xi pun tak berkedip melihat bahwa putrinya memiliki hewan mistis.


"ayah..... pasukan ku percaya kan kepada mu" ucap xia he


"baik lah. kiranya kau menyelamatkan yang mulia" ucap jendral zhang xi.


"ya.yu Feng kita pergi" ucap xia he.


yu Feng membawa xia he dan Shen Yuwen terbang menuju istana dengan kecepatan tak tertandingi.


-


-


-


Orang-orang di Kekaisaran Shen terkejut dengan adanya sekor Phoenix yg melintasi langit Kekaisaran Shen.


"lihat itu burung Phoenix" seru mereka.


burung Phoenix itu terbang menuju istana dan mendarat di kediaman pangeran ke-7.


yu Feng kembali ke bentuk manusianya dan bersama xia he yg memeluk Shen Yuwen mendarat ke tanah.


pelayan di istana pangeran ke-7 sangat terkejut dengan hal itu.


namun xia he tak memperdulikan nya dan memapah Shen Yuwen ke dalam kediaman di bantu oleh yu Feng.


"ambil lh air kehidupan dan buah kehidupan. bawa juga beberapa tanaman herbal langka dan tungku penyulingan pembuatan pil tingkat dewa" ucap xia he.


"baik nona" ucap yu Feng kemudian kembali ke dalam ruang angkasa


xia he membuka baju Shen Yuwen dan mengobati luka Shen Yuwen.


"sial..... energi kuat macam apa ini??" ucap xia he.


yu Feng dan Lin lauyan keluar dari dalam ruang angkasa dengan membawa segala yg di perintah kan xia he.


"nona ini semua yg kau butuhkan" ucap yu Feng.


"letakkan di atas meja itu" ucap xia he.


sedangkan para pelayan merasa ingin tau siapa sebenarnya xia he pun berbondong-bondong mengintip di kediaman Shen Yuwen.


bahkan kaisar dan yg lain pun ikut penasaran tentang rumor bahwa xia he memiliki burung Phoenix.


xia he mencampurkan segala herba dan Menyulingkan nya namun konsentrasi xia he terganggu akibat dari suara banyak orang itu, yg membuat pil yg ia suling menjadi gagal.


amarah xia he meluap dan dengan penuh amarah xia he berjalan menuju pintu kediaman dan menendang pintu sehingga ambruk.


semua orang terkejut begitu pun kaisar dan keluarga kerajaan yg lain.


"apa kalian ingin mati?? " ucap xia he dingin.


"putri xia he...... Shen datang mendengar bahwa kau me... " belum selesai kaisar berbicara xia he sudah menyela.


(*zhen\=cara kaisar menyebut dirinya)


"jika kau masih ingin memerintah negeri ini, suruh semua orang pergi dari sini, dan kau juga pergi" ucap xia he.


"lancang..... kau tak boleh berkata seperti itu kepada kaisar" ucap kasim.


xia he hanya tertawa sinis.


BERSAMBUNG.......