
"apa kalian ingin mati?? " ucap xia he dingin.
"putri xia he...... Shen datang mendengar bahwa kau me... " belum selesai kaisar berbicara xia he sudah menyela.
(*zhen\=cara kaisar menyebut dirinya)
"jika kau masih ingin memerintah negeri ini, suruh semua orang pergi dari sini, dan kau juga pergi" ucap xia he.
"lancang..... kau tak boleh berkata seperti itu kepada kaisar" ucap kasim.
xia he hanya tertawa sinis.
aura menakutkan mengelilingi xia he yg mereka ketakutan seakan-akan kaki mereka lepas dari sendinya.
"sekali lagi ku katakan,PER... GI dari sini" ucap xia he.
tak memperdulikan tentang kuasa, pangkat, dan jabatan, semuanya lari tanpa Menginghirau penampilan mereka.
yang mereka pikirkan yaitu menyingkir dari dewi kematian di depan mata mereka.
xia he hanya berdecih melihat mereka semua lalu memasang aray di sekeliling kediaman Shen Yuwen.
setelah itu xia he masuk dan melanjutkan menyuling pil untuk Shen Yuwen.
sedangkan Yu Feng dan Lin lauyan sedang menyalurkan energi mereka kepada Shen Yuwen,mereka berusaha menyembuhkan Shen Yuwen.
setelah setengah hari xia he berjuang menyuling kan pil, akhirnya pil yg di inginkan pun tercapai.
xia he pun dengan cepat memasukkan pil ke dalam mulut Shen Yuwen.
"cepat lh sadar" ucap xia he bergumam.
beberapa saat akhirnya Shen Yuwen terbangun,
xia he langsung memeluk Shen Yuwen senang.
Shen Yuwen tersenyum tipis dan ingin membalas pelukan xia he, namun tiba-tiba Shen Yuwen merasa sakit di dadanya.
"aww..... sss apa kau benar-benar tak memiliki hati?? kau tak tau cara berterima...... kau kenapa?? " ucap xia he ketika menyadari Shen Yuwen sedang menahan rasa sakit di dadanya.
"menjauh lah" ucap Shen Yuwen sambil menahan rasa sakit yg ia rasakan.
xia he menggeleng melihat sekujur tubuh shen Yuwen keluar urat yg berwarna keemasan.
"gila.... seumur hidup ku, baru kali ini aku melihat penyakit yg mengerikan seperti ini" ucap xia he.
namun itu tak akan membuat xia he takut dan menyerah.
"aku tak akan membiarkan kau mati sebelum mengajariku teknik mematikan ini" ucap xia he kemudian mendekat dan menyalurkan kekuatannya.
beberapa saat berunsur-unsur urat-urat keemasan itu pudar lalu xia he merasa jika tubuhnya semakin di tarik ke arah shen Yuwen pun dengan cepat memperkuat pertahanannya.
tubuh keduanya akhirnya melayang di udara dengan posisi shen Yuwen yg melayang di atas xia he.
tak berapa lama akhirnya wajah keduanya semakin dekat dan berakhir kedua bibir mereka bersatu.
bersama dengan itu shen Yuwen perlahan-lahan membuka matanya, sedangkan xia he tak sanggup lagi untuk menyalurkan kekuatannya kepada shen Yuwen karena semua energinya sudah habis, yg membuat xia he tak sadarkan diri.
dengan cekatan shen Yuwen merangkul pinggang xia he mencegah xia he jatuh, kemudian mendarat di lantai.
"hey... bangun lah" ucap shen Yuwen sambil menepuk-nepuk pelan pelan pipi xia he.
wajah xia he sangat pucat, yg membuat shen Yuwen semakin khawatir.
"nona tak apa-apa, dia hanya kelelahan karena menyalurkan kekuatannya" ucap Lin lauyan.
shen Yuwen akhirnya menyadari jika di ruangan itu bukan hanya ia dan xia he.
"siapa kalian?? " ucap shen Yuwen datar dan dingin.
"kami..... " belum sempat Lin Lauyan dan yu feng mengatakan siapa mereka tiba-tiba seekor ular putih memasuki kediaman itu dan berubah menjadi pria yg tak jauh tampannya dari Lin Lauyan dan Yu feng.
BERSAMBUNG......