
semakin xia he berjalan ke dalam gua semakin pekat aura yg di rasakan oleh xia he.
xia he menghentikan langkahnya dan memandang penuh selidik ke arah ranting yg bertebaran di depannya dan daun kering yg begitu banyak.
"sepertinya jebakan memang selalu ada, membuat ku semakin tertarik untuk mengetahui hadiah akhirnya" ucap xia he tersenyum miring.
kemudian xia he memungut sebuah batu yg cukup besar lalu melemparkannya ke arah ranting dan daun kering itu, dan benar saja di sana adalah sebuah lobang yg dalam.
xia he menggunakan Qing gong miliknya untuk menyebrang ke seberang.
kemudian setelah berjalan sedikit jauh dari tempat rintangan ke 2 kini xia he menemukan tanah yg bersih dan satu pohon yg rindang.
xia he mengeluarkan pedang suci miliknya dan berjalan mendekati pohon itu, Tiba-tiba sulur-sulur bergerak menuju xia he namun dengan lihai xia he menebas sulur itu.
sambil menghindar dan menebas sulur itu mata elang xia he mencari sumber kekuatan dari sulur itu, matanya akhirnya menemukan sebuah buah apel yg ranum dan sedikit bercahaya.
xia he tersenyum kemudian membiarkan sulur-sulur itu bergerak menyerang bersama-sama, saat ingin melilit tubuh xia he, xia he langsung membekukannya dengan elemen air dan angin miliknya.
kemudian xia he menggunakan Qing gong nya dan memotong buah itu, sekejap setelah buah itu di potong dan di ambil pohon itu menghilang bersama dengan sulur-sulur itu dan kembali menjadi dinding gua.
"seperti nya ini bukan buah apel biasa, ku simpan saja" ucap xia he sambil memasukkan buah itu ke dalam ruang dimensi.
kini xia he berada di sebuah pintu, xia he mengerutkan dahinya dan mengeluarkan buah tadi dan memasukkan nya ke dalam lobang yg berbentuk buah itu.
dengan begitu pintu itu terbuka, dan xia he memasukkan kembali buah itu ke dalam ruang dimensi miliknya.
xia he masuk ke dalam ruang itu dan di sambut dengan ribuan tumbuhan obat yg langka, dan berbagai macam jenis bunga ajaib dan langka, yg mengelilingi sebuah kolam air yg bening.
"dalam bagi master" suara pria yg bergema.
"siapa kau??, tunjukkan diri mu" ucap xia he.
Seekor ular putih keluar dari dalam kolam itu, sisiknya putih dan bening seperti kristal, matanya berwarna biru.
"salam bagi master,mohon kiranya master mau untuk mengontrak hamba" ucap ular putih itu.
"apa yg akan ku dapat jika aku berkontrak dengan mu?? " ucap xia he.
"hamba akan menjadi hewan kontrak master, selain mendapatkan dan dapat menggunakan kekuatan hamba,nona juga pantas memiliki pedang ini" ucap ular putih itu sambil mengeluarkan sebuah pedang berwarna hitam dari dalam mulutnya.
"baik lh, tapi semua itu tak menarik bagi ku, aku akan meminta hal yg lain, aku mau semua tumbuhan dan bunga langka, dan air pemusnah iblis itu menjadi milik ku" ucap xia he
"haha..... tentu saja taman ini menjadi milik master" ucap ular putih itu.
"baik, mari kita ikat perjanjian kontrak" ucap xia he.
xia he menggigit ujung jarinya dan meneteskan darahnya kepada ular putih itu, dan sekejap ular itu bercahaya dan berubah menjadi pria yg tampan dengan rambut putih.
"terimakasih master" ucap nya.
BERSAMBUNG.......