Cheossarang

Cheossarang
Kembali ke LA



Lohaa epribadeh.!! jangan lupa like komen dan vote ya..


🌸🌸🌸🌸🌸


Happy Reading


........


Hari ini Flora dan Rachel akan kembali ke LA melanjutkan pekerjaan mereka yang tertunda.Sean dan Darren mengantarkan Flora dan Rachel hingga sampai di bandara.Mom Alexa dan Dad Keenan pun ikut berada di sana menemani Sean.


" Setelah aku bisa melihat lagi dunia aku ingin melamar kamu hari itu juga. " ucap Sean lalu mengecup kening Flora.


" Iya sayang. " jawab Flora lalu memeluk Sean dengan sangat erat.


Rachel dan Darren pun berpamitan, Darren enggan melepaskan pelukan Rachel.Rasa nya ia masih ingin bersama cinta nya, andai saja ia tidak memiliki pekerjaan ia akan ikut mengekori Rachel ke LA.


Beberapa menit kemudian setelah Rachel dan Flora masuk ke dalam pesawat mereka.Sean dan Darren pun ikut bersama mom Alexa dan Dad Keenan untuk pulang. Khusus nya Darren ia harus kembali ke perusahaan nya.


Hari ini pun Farel akan kembali ke LA, Maira tidak mengantarkan nya ke bandara.Entah mengapa Maira menjaga jarak terhadap Farel sejak kejadian ciuman tempo hari.Terdengar notifikasi di ponsel Maira, pesan masuk dari Farel.


Aku pergi ya Mai, jaga diri baik2


Aku pasti kembali..


Maira memasukkan kembali ponselnya ke dalam laci meja kerja nya.Tiba-tiba ia teringat sesuatu kata di akhir pesan Farel, aku akan kembali? apa maksud nya pria itu mengetik pesan seperti itu.Seakan diri nya adalah kekasih yang akan menunggu nya di sini.


Di dalam pesawat Farel tersenyum membuat Adit bergidik ngeri melihat nya.Bukankah seharusnya pria di samping nya ini patah hati setelah gagal bertunangan dengan gadis pujaan nya? namun kenapa sekarang ia seperti remaja yang baru saja jatuh cinta?


Farel kembali teringat saat ia pertama kali bertemu dengan Maira.Seolah takdir memang sengaja mempertemukan mereka yang baru saja sama - sama terluka.Lalu mereka bertemu kembali tanpa sengaja, bukankah itu sudah tanda - tanda apabila mereka berjodoh. Pria itu kembali mengetik pesan lalu mengirim kannya kepada Maira.


Kau tau Maira?


Pertemuan pertama kita tidak disengaja..


Pertemuan kedua kita adalah takdir..


dan apabila kita bertemu lagi berarti kita berjodoh ..


Maira yang membaca pesan tersebut hanya menggeleng kan kepalanya. Bagaimana bisa seorang artis ternama seperti Farel berharap menjadi jodoh nya.Terlebih mereka belum kenal lama dengan nya.


Sama hal nya dengan Flora Sean pun mulai bersiap untuk keberangkatan nya besok ke London.Setelah sekian lama akhirnya mereka menemukan donor kornea yang cocok untuk Sean.


Keesokan hari nya semua keluarga berangkat bersama menuju London.Sepanjang perjalanan Sean mengulas senyum, ia harus kembali bangkit dari keterpurukan demi Flora.Setelah menempuh perjalanan panjang mereka sudah sampai di mansion Wijaya yang berada di London, Inggris.


Kean membiarkan adiknya beristirahat terlebih dahulu sebelum membawa Sean ke rumah sakit.Operasi akan di lakukan esok hari oleh rekan kerja Kean.


Malam Hari nya di Los Angeles, Adit baru saja sampai di apartemen nya ia pun turun ke lantai bawah mencari angin.Ia berjalan sendirian di bawah terang nya bulan yang menyinari malam ini.Adit kembali mengingat harapan nya akan cinta Rachel sirna, Rachel sudah sangat mencintai Darren.Ia menatap wajah nya yang mirip artis Korea cha eun woo di kaca jendela toko yang ia lewati. Percuma berwajah tampan dan karir cemerlang namun ia selalu di tolak saat mulai jatuh cinta.Ya pertama kali jatuh cinta kepada Flora gadis itu sudah memiliki Sean.Kedua kali nya ia jatuh cinta kepada Rachel ternyata gadis itu pun sudah memiliki tambatan hati.Bahkan saat jarak memisahkan pun cinta mereka masih tetap sama.


Adit menghela nafas kasar, tanpa sengaja ia bertemu seorang wanita bule berambut pirang. Wanita itu tanpa sengaja menabrak Adit.Adit melihat ternyata ia sedang mabuk, wanita itu berjalan sempoyongan.Adit melihat jalanan mulai sepi ia pun membantu wanita itu berjalan..


" Rumah mu di mana? biar aku antar nona. " tawar Adit.


" Dasar pria brengseek kamu selingkuh dari ku sialan!! " jerit wanita itu.


Adit menoleh ke sana kemari untungnya tidak ada yang memperhatikan mereka.Mau tak mau Adit pun membawa wanita itu ke apartemen nya.Dengan susah payah Adit membawa nya ke dalam apartemen nya.Adit rebahkan tubuh wanita itu di atas ranjang besar nya, Adit pun hendak pergi keluar dari kamar nya.Namun langkah nya terhenti saat wanita itu menangis lalu duduk di atas ranjang.


" Apakah karena aku tidak bisa bercinta kau meninggalkan ku dengan wanita lain? " racau nya masih belum sadar. Adit di buat shock saat wanita itu membuka seluruh pakaian nya di depan mata nya.Adit pria normal ia sebisa mungkin menahan godaan di depannya yang sedang melambaikan tangan pada nya.


" Are you crazy? " bentak Adit pada nya sambil menutupi tubuh setengah telanjaaang wanita itu.


Adit pun keluar dari kamar nya lalu berjalan menuju lemari pendingin.Ia mengambil air es untuk mendingin kan hawa panas yang menjalar di tibuhnya karena melihat pemandangan yang baru saja ia lihat seumur hidupnya.


Adit pun akhirnya memutuskan untuk tidur di sofa ruang tamu.


Keesokan hari nya manik mata Feronica menerjap ia terkejut saat melihat tubuhnya hanya di balut oleh selimut.Ia menatap ke balik selimut ternyata hanya setengah saja yang terbuka.Ia kembali mengingat kejadian semalam di mana ia di tolong pria asing dan ia menunjukkan tubuh nya di depan pria itu.


" Shitt!! " ucap Feronica frustasi, ia melihat ke sekeliling ia kini berada di kamar pria asing. Ia melihat foto pria itu seperti tidak asing bagi nya. Tapi di mana ia melihat nya.Feronica memegang kepala nya yang masih pusing.Semalam setelah ia melihat kekasih nya bergumul mesra di ruang kerja nya Feronica menghabiskan waktunya minum di bar yang letaknya tak jauh dari apartemen Adit.


Wanita itu ialah Feronica McKenzie anak ketiga tuan Jeremy McKenzie yang kabur bersama ibu nya ke Los Angeles.


Tiba-tiba pintu kamar terbuka, Feronica terkejut saat melihat pria tampan masuk ke dalam kamar.Ia merasa diri nya saat ini sedang bermimpi.


" Kau sudah sadar? pakai baju mu yang benar, untung saja aku yang menemukan mu.Kalau orang lain sudah dipastikan kau habis di lahap mereka. " cetus Adit lalu masuk ke dalam kamar mandi.


Tiba-tiba kepala Adit muncul di balik pintu kamar mandi. " Sebelum aku selesai kau harus keluar dari kamar ini. " ucap Adit lagi lalu kembali menutup pintu.


" Oh my god, apa Tuhan sedang mengirim ku jodoh pengganti Jackson? " celetuk Feronica lalu ia kembali memakai pakaian nya dan berjalan keluar kamar.