Cheossarang

Cheossarang
Tanpa Cinta



Come on epribadeh kita like komen dan vote dukungan kalian sangat berharga buat karya ku ini..


🌺🌺🌺🌺🌺


Happy Reading


..... ....


Hari ini Flora kembali berangkat ke LA dengan hati yang kecewa.Tidak ada senyum yang kini menghiasi wajah cantik nya.Mom Alexa mengetahui apa yang di rasakan putrinya kini, namun ia pun tidak dapat memberitahu kan kebenarannya.Karena Sean bersikeras melarang nya untuk memberi tahu Flora demi masa depan Flora.Dad Keenan dan Key sangat kecewa dengan Sean yang tidak datang tanpa memberi kabar hingga kini.


" Jangan sedih lagi de, lo harus bangkit lupain dia. " ucap Key saat memeluk adiknya.


" Kakak juga ya semoga kak Cinta cepet ketemu. " ucap Flora lalu melepaskan pelukan Key.


" Kabari kami kalau sudah sampai. " ucap Dad Keenan mengusap lembut puncak kepala Flora.


Flora pun menganggukkan kepala, setelah berpamitan dengan keluarga nya ia pun pergi sambil melambaikan tangannya.


" Daddy nggak akan maafin perbuatan keluarga Lexy. " ucap Dad Keenan kesal.


" Ayo ikut mommy. " ucap Mom Alexa.


Ketiga nya pun berjalan keluar dari bandara menuju mobil mereka.Dad Keenan dan Key merasa bingung saat mom Alexa terus menunjukkan jalan menuju Adhitama Hospital.Setelah menempuh waktu yang lama kini mereka sudah sampai di rumah sakit.Dad Keenan memarkirkan mobilnya, lalu mereka pun keluar dari dalam mobil.Dad Keenan dan Key terus mengikuti mom Alexa, mereka bingung kemana sebenarnya tujuan mom Alexa. Dan siapa sebenarnya yang sakit?


Mom Alexa membuka pintu sebuah ruang rawat VVIP di rumah sakit tersebut.Dad Keenan dan Key terkejut saat melihat papi Dave dan dad Jonas ada di dalam sana bersama ayah Lexy dan Bunda Nichole.Yang lebih membuat mereka terkejut saat melihat Sean yang duduk di atas kursi roda sambil menatap ke arah jendela dengan pandangan lurus ke depan.


Dad Keenan tidak menyangka alasan Sean tidak hadir ke acara pertunangan nya dengan putri nya karena hal ini.Dad Keenan melirik istri nya yang menangis, " Kau menyembunyikan sesuatu dari ku by? " tanya Dad Keenan kesal.


" Sean tidak ingin membebani Flora, kalau Flora mengetahui kondisi nya kini ia pasti akan menghentikan study nya. " jelas Mom Alexa.


" Sean tidak dapat berjalan dan melihat by. " sambung nya lagi lalu menangis di pelukan Dad Keenan.


Deg!!


Dad Keenan tidak menyangka cinta Sean kepada Flora sungguh besar, ia selalu memikirkan Flora.Bahkan ia rela melepaskan Flora demi masa depan Flora.


Dad Keenan menghampiri Sean, Sean masih belum menyadari kedatangan dad Keenan.Dad Keenan memeluk Sean sambil menitikkan air mata nya.


" Dad,ini daddy Keenan? " tanya Sean dengan tatapan lurus kedepan.


" Iya ini daddy maaf kan daddy sempat kesal pada mu, daddy nggak tau kamu seperti ini.Daddy hubungi Flora ya biar dia tahu keadaan kamu. "ucap Dad Keenan sendu.


" Jangan Dad jangan!!.. Sean mohon menjadi sutradara di Hollywood impian Flora.Bila Flora tahu aku seperti ini dia akan menghentikan study nya, aku tidak mau menjadi beban Flora dad No pleaseee. " pinta Sean sambil menggenggam tangan Dad Keenan.


" Tapi Flora saat ini mungkin membencimu. " ucap Dad Keenan


Sean menggelengkan kepala nya, " Biarkan dad biar dia mendapatkan pria yang lebih baik dari Sean, entah kapan aku akan kembali normal.Biarkan Flora menemukan kebahagiaan nya, bersama ku ia akan menderita. " seru Sean.


Key, Kaivan, Kean dan Kavin yang melihat pun ikut menitikkan air mata.Ternyata benar kata orang cinta pertama tidak akan selalu berhasil.Mereka sedih dengan kisah Flora dan Sean yang kini terpisah.Namun entah mengapa bunda Nichole sangat yakin suatu saat nanti mereka akan kembali bersama.


Sementara itu sama halnya dengan Sean, Darren kini kembali ke Indonesia ia merasa patah hati kali ini lebih menyakitkan dari pada saat putus dengan Flora. Ia tidak menyangka perjuangan nya dengan Rachel berakhir sia - sia, mereka akhirnya berpisah juga.Namun Darren masih tidak percaya kalau Rachel mencintai pria lain selain dirinya.


Hari demi hari mereka lalui tanpa cinta, Sean kembali ke Indonesia bersama bunda Nichole dan ayah Lexy.Kean masih berada di London karena kini ia sedang magang di rumah sakit sang ayah.Butik Bunda Nichole di London di urus oleh Naura sementara Maira kini menjadi asisten bunda Nichole di Indonesia sambil kuliah.Ia pun ikut membantu bunda Nichole mengurus Sean, lebih tepatnya menemani saja.


Mereka menjalani kehidupan mereka tanpa cinta begitu hampa dan hambar.Tidak ada lagi tawa ceria atau pun celoteh manja yang biasa mereka lontarkan.


Ayah Lexy memanggil dokter spesialis untuk membantu menyembuhkan kaki Sean.Selagi menunggu donor kornea mata Sean mengikuti therapy untuk dapat kembali berjalan.


Di sebuah kafe terkenal di Jakarta Manda sedang sibuk melayani tamu.Kini Manda kuliah sambil bekerja menjadi barista di kafe tersebut.


" Saya mau pesan minuman. " ucap Pria itu kepada Manda.


Manda mendongak menatap pria tersebut ia terkejut saat melihat ternyata Nino mantannya ada di depannya kini dengan senyum manisnya itu.


" Rasa apa? " tanya Manda jutek.


" Rasa yang pernah ada. " jawab Nino masih dengan senyum cool nya.


Manda meniupkan poni nya ke atas, oh astaga ia bisa gila berhadapan kembali dengannya.


" Serius ya tolong. " ucap Manda kesal.


" Oke cappucino aja. " jawab Nino santai.


" Panas atau dingin? " tanya Manda lagi.


" Dingin, kayak hati. " jawab Nino lagi membuat Manda mengelus dada nya harus banyak bersabar.Untung nya saat ini kafe mulai sepi pengunjung kalau tidak akan banyak yang protes karena tingkah absurd si mantan.


" Minum di sini atau take away? " tanya Manda lagi.


" Take Cinta Lama Bersemi Kembali boleh nggak? " goda Nino lagi sambil mengerlingkan sebelah mata nya.


Oh astaga Manda rasanya ingin menggetok kepala Nino saat ini juga.


" Lo bosen idup hah? " bisik Manda memajukan tubuhnya mendekati Nino.


Nino terkekeh ia tidak menyangka Manda masih tetap galak seperti dulu.


" Minum di sini aja gue mau liatin bidadari bikin kopi. " jawabnya lagi.


Manda pun menekan monitor untuk menginput pesanan Nino.


" Jadi dua puluh ribu. " ucap Manda lagi mencoba tetap ramah walaupun hati nya terus saja mengumpat dari tadi.Bagaimana tidak ia tidak ingin bertemu lagi dengan mantannya yang nggak ada akhlak itu.


Nino memberikan uang dua puluh ribu kepada Manda. " Mohon tunggu. " ucap Manda.


" Aku tungguin sampe kamu bilang yes. " jawab Nino lagi dengan senyuman manis nya.


Oh my God Manda sedikit oleng melihat senyuman itu, namun ia kembali sadar ia dan Nino tidak dapat kembali bersama.Tak lama kemudian pesanan Nino sudah selesai, Nino pun menerima pesanannya lalu duduk di dekat tempat Manda bekerja.


Manda memutar kedua bola mata nya malas, sudah beberapa hari ini mantannya itu terus bergentayangan mengganggu nya.Ia seperti depkolektor yang sendang menagih hutang.Hutang Cinta ...


...........


Jangan lupa tinggalkan jejak bestie