Cheossarang

Cheossarang
Bertemu kembali



🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Buat kamu kamu yang masih stay nunggu kisah ini makasih banyak.. udah bersabar nunggu aku up..


Makasih buat sgala dukungan dari kalian..


saranghae, 🥰🥰


..............


Karena perbuatan nya yang sudah mencelakai putra pemilik sekolah, Gishele di keluar kan dari sekolah.Ia pun kini menjadi tahanan karena tindakan nya sudah termasuk tindak kriminal.Sebenarnya Sean dan Flora sudah memaafkannya dan ingin mencabut tuntutan orang tuanya namun ayah Lexy dan dad Keenan tidak setuju.Mereka takut kedepannya gadis itu kembali mencelakai Flora.


Di ruang jeruji besi itu Gishele terus menerus mengumpat dalam hatinya, ia semakin membenci Flora.Ia tidak ingin Flora dan Sean bahagia diatas penderitaan nya.


Sementara keesokan hari nya keadaan Sean semakin membaik kini ia sudah mulai masuk kembali ke sekolah.Flora nampak sedang membantu Sean bersiap, Sean memperhatikan Flora yang mempersiapkan segala keperluan nya seperti layaknya seorang istri menyiapkan keperluan suaminya.Istri? oh andaikan Flora mau segera dinikahi saat ini pun Sean siap untuk menikah.


Urusan pekerjaan dan menafkahi urusan belakangan, toh keluarga nya sama kaya nya seperti keluarga Flora.Yang pasti Sean ingin mengikat Flora agar tidak di miliki oleh orang lain.Cukup sekali Sean kecolongan gara- gara gengsi nya yang level tinggi.Mengakibatkan Flora di miliki Darren walaupun Flora tidak memiliki perasaan apapun pada pria itu.Namun Sean tidak suka milik nya berdekatan dengan pria lain selain diri nya.


" Beib, kalau liat kayak gini kita kayak suami istri tau. " ucap Sean lalu mengulum senyum.


"Dari kemarin ngomong nya nikah mulu, belajar dulu yang bener jangan ngomong nikah mulu ah. " protes Flora.


" Padahal kemarin yang ngebet minta di halalin siapa ya? " goda Sean menaik turunkan kedua alisnya.


" Sekarang kita pikirin dulu soal pendidikan ya sayang, kita buat kedua orang tua kita bangga sama kita. " jelas Flora sambil menangkup kedua pipi Sean.


Sean pasrah dengan segala keputusan Flora, " Tapi aku mau kita tunangan dulu, aku nggak mau kamu nanti jadi pacar orang lain lagi. " ucap Sean merajuk.


" Gemes nya sih sayang aku nih. " ucap Flora dengan nada manja sambil mencubit kedua pipi Sean gemas.


Cup


Cup


Wajah bete Sean berubah menjadi sumringah.


" Yang lama dong cium nya? " goda Sean.


" Enggak, nanti kita ke bablasan" tolak Flora lalu keluar kamar Sean.


" Tuh kan aku bilang juga apa, mending kita cepet ni_ " ucapan Sean terhenti saat melihat sorot mata Flora yang mengerikan.


" Oke beib kita tunangan aja dulu. " balas Sean lalu merangkul mesra Flora keluar Penthouse.


Sementara di tempat parkir sekolah, setelah memarkirkan motor nya Darren kembali bertabrakan dengan gadis yang tempo hari ia temui dekat apartemen.


" Lo lagi. " teriak mereka bersama an.


" Apa lo nggak punya mata tiap jalan nubruk gue terus. " sentak Darren sambil membersihkan pakaian nya yang kotor karena terjatuh.


" Hey cowok rese, setau gue jalan itu kaki yang di pake bukan mata keles. " protes Rachel kesal.


" Lo sengaja ya nunjukin diri lo ke gue, biar gue terpesona sama lo kayak di drama- drama.Big no jangan harap ya. " ucap Darren ketus.


Rachel memutar kedua bola mata nya malas, pria di hadapan nya ini bukan hanya menyebalkan namun sangat narsis..


"Seandainya pria satu- satu nya di muka bumi ini hanya lo gue lebih milih nge jomblo daripada sama lo. " cibir Rachel kesal.


" Jadi jangan ke geeran gue nabrak lo karena caper sama lo, najiss! " ucap nya kesal lalu ia berjalan cepat meninggalkan Darren.


" Dasar cewek bar bar. " gerutunya.


" Kenapa bro? " tanya Rico saat baru sampai bersama Kiara.


" Abis ketemu dedemit gue. " ketus Darren lalu ikut berjalan bersama sepasang sejoli itu.


" Kenapa pagi- pagi kayak yang bete gitu? " tanya Flora.


Darren mencebik kesal, " Aku ketemu cewek jadi- jadian tadi. " adu Darren sambil tangannya mengapit lengan Flora.Membuat Sean auto marah melihatnya, Darren sangat senang menggoda Sean namun ia sudah berjanji tidak akan mengganggu hubungan Flora dan Sean lagi.


" Itu tangan nya jangan nempel- nempel sama istri masa depan gue ya. " protes Sean sebal.


" Flo calon suami kamu posesif banget sama mantan kamu yang tampan dan baik hati ini. " ucap Darren penuh percaya diri sambil merapikan rambut nya dengan tangan nya.


" Cie calon suami, istri masa depan.. uwu banget sih kalian. " goda Kiara.


" Kita juga bisa yang, langsung otw nikah aja kuy. " ajak Rico tidak mau kalah.


Darren menoyor kepala sahabat nya itu, " Nikah nikah gampang banget ngomong nya kerja dulu yang bener cari duit yang banyak baru nikah. Emang si Kiara mau lo kasih makan apa? makan cinta? " cerocos Darren panjang lebar.


" Tuh kan Se, Darren bener tuh. " Flora membela Darren membuat Darren tersenyum penuh kemenangan.


" Iya sayang iya gue ngerti. " balas Sean.


Kini mereka sudah sampai di kelas Kiara dan Flora.Sean dan Rico berpamitan kepada pacar masing-masing.


" Cie cie yang pada di anterin ayang nya. " goda Ghea saat melihat Kiara dan Flora masuk ke dalam kelas.


Berbeda dengan Manda yang sedari tadi sibuk chattingan dengan Nino sambil tersenyum.


" Si Manda kenapa? " tanya Flora.


" Autis dia dari tadi begitu gue di cuekin. " cibir Ghea.


Manda yang mendengar nya langsung menoyor kepala Ghea, " Enak aja lo bilang gue autis segala. " protes Manda sebal.


" Abis lo dari tadi senyam senyum sendiri. " ketus Ghea.


" Lo kayak nggak tau aja dia lagi kasmaran, awalnya saling gengsi sekarang saling bucin. " ejek Kiara.


" Iya deh yang pada jatuh cinta sama pacar masing-masing. " ucap Ghea lesu.


" Kan elh juga ada si ujan. " sahut Flora.


" Lu tau kan dia mah nggak bisa dipercaya, dia kan playboy kelas ikan teri. " Ghea mendelik kesal.


" Cie.. cie cembokur. " ejek Flora.


"Idih ogah. " elak Ghea.


" Ngaku aja lagi, gue juga awal nya gitu sama Nino. " balas Manda sambil merangkul sahabat nya itu.


" Auk ahh.. " Ghea mengerucut kan bibirnya.


Sementara di kelas Darren, Rico, Sean dan kawan-kawan kedatangan murid baru pindahan dari Bandung. Setelah memperkenalkan diri gadis itu di persilahkan duduk.


" Kamu duduk di kursi kosong samping Darren . " ucap Bu Irene menunjuk ke arah kursi kosong di samping seorang siswa yang sedang tertidur.


Rachel pun berjalan menuju kursi itu lalu duduk di samping Darren.Merasa ada yang duduk disamping nya Darren yang baru saja terlelap menggeliat, lalu menoleh ke arah samping.Ia melihat gadis menyebalkan yang sudah dua kali menabraknya itu.


" Elo. " ucap mereka bersama an.


............. 🌺🌺🌺🌺🌺🌺........ ........


Jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan Vote


jangan lupa kirim kopi sama kembang sekebonnya juga.


Terimakasih