
Sean masih di tangani para tim medis, bunda Nichole dan Ayah Lexy menunggu di depan ruang ICU.Bunda Nichole terus menerus menangis, ia tidak menyangka semua ini akan terjadi pada putra nya. Satu jam telah berlalu tapi dokter masih belum juga keluar dari ruangan membuat keduanya semakin resah.Namun tak lama kemudian dokter keluar dari ruangan.
" Bagaimana keadaan putra Kami dok? " tanya bunda Nichole khawatir.
" Tuan Sean _ tidak dapat melihat lagi nyonya kornea mata nya rusak, belum lagi kaki nya pun mengalami kelumpuhan. " jelas dokter itu ragu - ragu untuk menjelaskan.
Tubuh bunda Nichole merosot, ia benar-benar sakit mendengar apa yang di alami putra nya.
Sama halnya dengan bunda Nichole ayah Lexy pun ikut sedih mendengar apa yang di alami putra nya.Bagaimana saat Sean bangun nanti, semua mimpi nya akan sirna.
" Kami akan memindahkan Sean ke ruang rawat tuan Adhitama. " ucap dokter itu kepada Ayah Lexy pemilik rumah sakit ini.
Kean yang mendapatkan pesan dari bunda Nichole diam diam meninggalkan acara yang sudah kacau balau itu.
Sean sudah di pindahka ke ruang perawatan, tak lama kemudian manik mata Sean menerjap namun aneh nya Sean tidak dapat melihat apapun semua terlihat gelap oleh Sean.
" Bun, bunda. " teriak Sean.
Bunda Nichole menghampiri Sean sambil menangis.Sean menyadari ada yang tidak beres setelah mendengar bunda nya terisak.
" Kenapa Sean nggak bisa liat bun? kenapa? lalu kenapa kaki Sean nggak bisa di gerakin juga bun? " jerit Sean histeris.
Bunda Nichole hanya menangis melihat penderitaan putra nya.Andai bisa di gantikan biar ia saja yang merasakan putra nya jangan.
Kean yang baru saja datang melihat hal itu ikut menangis.Ia tidak menyangka adiknya yang tidak hadir ke acara yang sangat ia nantikan itu mengalami kecelakaan.
" Gimana pertunangan aku sama Flora bun kalau aku cacat kayak gini? " ucap Sean frustasi ia terus menangis dalam pelukan Bunda Nichole.
Pandangan bunda Nichole kini tertuju pada mom Alexa yang ternyata membuntuti Kean diam diam.
" Alexa. " ucap bunda Nichole lirih.
Sean terkejut saat mengetahui kedatangan mom Alexa.Ia tidak ingin banyak orang yang tahu dengan keadaan nya.Ia tidak mau banyak orang mengkhawatirkan nya, cukup ia saja yang mengalami penderitaan ini.
" Mom Alexa. " ucap Kean terkejut saat melihat meom Alexa semakin mendekati Sean.
Ia ikut memeluk Sean, air mata nya mengalir deras.Sean sudah seperti putra nya sendiri ia tidak dapat melihat Sean seperti ini.
" Flora dan Keenan harus mengetahui semua ini. " ucap mom Alexa yang hendak meninggalkan ruangan namun tiba-tiba Sean terjatuh dari atas brankar karena ingin mengejar mom Alexa.
Mom Alexa menutup mulutnya dengan kedua tangannya.Musibah apalagi ini? Sean bukan nya hanya tidak dapat melihat namun ia pun tidak dapat berjalan.
" Aku mohon mom biarkan Flora membenci ku, biarkan Flora mendapatkan pria yang lebih baik dari ku.Aku sekarang tidak dapat melindungi Flora, yang ada aku akan menyusahkan nya.Besok ia akan meneruskan studinya di universitas ternama.Kalau ia mengetahui apa yang terjadi dengan ku ia akan melepas mimpinya hanya demi aku.Aku tidak mau itu terjadi mom. " pinta Sean panjang lebar.
Semua yang ada dalam ruangan itu terharu, mereka menangis melihat keadaan Sean yang memprihatinkan.
" Tenang saja mom, aku pasti sembuh aku tidak akan putus asa. " sambung Sean lagi.
" Tapi Sean saat ini Flora dan Dad Keenan kecewa padamu. Bagaimana kalau Flora salah paham dengan mu? " isak mom Alexa.
Bunda Nichole menangis di pelukan ayah Lexy, Kean hanya terduduk lesu di sofa ia tidak tahu apa yang bisa membantu adiknya saat ini.
Mom Alexa memeluk erat Sean, Sean yang masih saja memikirkan masa depan Flora di saat ia tertimpa musibah seperti ini.
" Kamu janji sama mommy ya kamu pasti sembuh. " ucap Mom Alexa mengusap puncak kepala Sean.
Sean mengangguk lalu mencoba untuk tersenyum didepan mom Alexa.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Sementara itu Rachel dan Darren kini sedang berjalan di taman kota.Tiba-tiba saja hujan turun mengguyur kota Los Angeles.Rachel menghentikan langkah Darren yang menariknya untuk berteduh.
" Ujan beb nanti kita demam. " ucap Darren sambil menutupi kepala Rachel agar tidak terkena air hujan
" Kita putus ya. " ucap Rachel ini waktu yang tepat saat air hujan mengguyur nya Darren tidak akan tahu kalau ia sedang menangis.
Darren terkejut mendengar ucapan Rachel, " Kenapa kamu ngomong gitu? " tanya Darren.
" Aku lelah.. sampe kapan pun ibu kamu nggak akan setuju sama hubungan kita. " ucap Rachel.
" Tapi beib aku nggak mau. " jawab Darren.
" Kamu pasti bisa dapetin cewek yang lebih baik dari aku yang selevel sama kamu. " seru Rachel semakin terisak.
" Jangan gini hel, kamu udah janji akan berjuang bareng aku. " ucap Darren.
" Atau kamu suka sama cowok lain? " tuduh Darren.
Rachel menghela nafas kasar, " Iya aku suka cowok lain, aku udah nggak cinta sama kamu. "
" Kamu bohong. "
" Yasudah kalau kamu nggak percaya, pokoknya kita harus putus. " tegas Rachel.
" Boleh aku minta sesuatu? " tanya Darren.
Rachel menatap Darren dengan sendu, sakit rasanya ia mengatakan semua ini kepada Darren tapi percuma saja kalau di lanjut kan toh ibu nya tidak akan pernah menerima nya.
Darren mencium bibir Rachel dengan sangat lembut Rachel pun membalas ciuman Darren.Di bawah guyuran hujan keduanya berciuman, seolah ciuman perpisahan.
Sama halnya dengan Darren dan Rachel Flora saat ini tengah menangis di dalam kamar.Ia tidak menyangka Sean kembali menorehkan luka di hati nya.Cinta pertama nya itu kembali membuatnya terjatuh ke dalam jurang yang paling dalam setelah beberapa tahun ini di beri harapan dan angan yang membuat nya melambung tinggi.
Langit mendung hujan rintik-rintik di luar sana seolah mewakili perasaan keempat hati yang sedang terluka.Di tempat yang berbeda empat insan muda itu sama - sama terluka. Sean yang harus rela kehilangan Flora karena keadaannya yang kini tidak dapat melindungi Flora. Flora yang merasa kalau Sean tengah meninggalkan nya merasa begitu sakit hati dan kecewa.Rachel yang harus rela melepaskan cinta pertama nya yang terhalang oleh restu orang-tua Darren.Darren yang kecewa dan sakit hati mendengar ucapan dari Rachel.
............
Jangan lupa like komen dan vote ya