
Flora datang menuju aula bersama dengan Sean, merasa posisinya tidak aman Sean terus saja memegangi tangan sang kekasih.Para panitia menggelengkan kepalanya melihat sikap posesif anak pemilik sekolah ini.
" Flora selamat kamu terpilih menjadi pemeran utama wanita dan Adit menjadi pemeran utama pria. " ucap ketua panitia.
Flora dan pria bernama Adit pun mengangguk mendengarkan arahan dari para panitia.Berbeda dengan Sean yang kesal karena nanti nya Flora akan berakting mesra dengan pria itu.Sean melupakan kalau di setiap drama akan selalu ada peran laki-laki nya.Andai ia tahu ia pun akan ikut audisi sebagai pemeran utama pria.Ingin melarang Flora untuk berhenti mengikuti acara ini pasti Flora akan marah pada nya.Namun ia tidak rela apabila pria lain mendekati kekasih nya walaupun hanya berakting sekali pun.
" Kenalin Flo, gue Adit. " ucap Adit memperkenalkan diri nya sambil mengulurkan tangannya.
Flora tersenyum lalu menerima uluran tangan Adit, " Semoga kita dapat bekerja sama ya. " ucap Flora.Senyum Flora di mata Adit sangat manis, ia begitu menyukai Flora sedari pandangan pertama.Ia tidak peduli sekali pun Flora sudah memiliki pacar.
Tatapan mata itu sangat di benci oleh Sean,setelah mendapatkan arahan dari panitia Sean menarik Flora meninggalkan aula.Kini giliran para pemeran pendukung yang memasuki aula.
" Kamu kenapa sih Se? " tanya Flora saat Sean menarik tangannya keluar.
" Aku nggak suka kamu deket- deket cowok tadi, dia kayak yang naksir kamu tau nggak. " protes Sean kesal.
Flora terkekeh, ia menangkup kedua pipi Sean dengan kedua tangan nya." Aku nggak akan pernah berpaling dari kamu sampe kapan pun.Cinta kau dari kecil udah mentok di kamu Sean Adhitama. " cerocos Flora panjang lebar.
Sean yang tadi nya ingin marah mendadak meleleh mendapatkan ungkapan manis dari Flora.
Sementara kini Rachel sedang bermain gitar di kelas, karena jam pelajaran kosong semua siswa sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Aku tahu
Saat ku menatapmu tapi aku masih ragu
Malu aku
Namun hatiku tak mampu menahan rasa itu
Oh berdebar hatiku
Kini aku tahu rasanya orang jatuh cinta
Seperti terbang ke angkasa
Suasana hatiku pun menjadi berbunga bunga
Inikah cinta pertama
Rasa itu
Rasa itu semakin membuat yakin padamu
Ku tak ragu
Ku tak ragu lagi kalau aku cinta padamu
Kini aku tahu rasanya orang jatuh cinta
Seperti terbang ke angkasa
Suasana hatiku pun menjadi berbunga bunga
Inikah cinta pertama
Oh
Tak pernah ku merasakan
Rasanya jatuh cinta
Cinta pertama kali
Kini aku tahu rasakan hati ini berdegum kencang
Cintaku hanya untuk mu (ha)
Kini aku tahu rasanya orang jatuh cinta
Suasana hatiku pun menjadi berbunga bunga (berbunga bunga)
Inikah cinta pertama (kini aku tahu rasanya orang jatuh cinta)
Rasanya jatuh cinta (seperti terbang ke angkasa )
Oh
Suasana hatiku pun menjadi berbunga-bunga berbunga bunga (inikah cinta)
Inikah cinta pertama (oh oh oh oh ho)
Nino dan Rain pun ikut menabuh meja seperti alat musik.Mengikuti alunan musik yang di mainkan dan dinyanyikan oleh Rachel.
" Kenapa lo nggak nge daftarin diri jadi pemeran utama juga hel? " tanya Rain.
"Suara gue masih kalah sama Flo, lagian gue juga dapet peran kok. " jawab Rachel lalu tersenyum.
Sejenak Darren terpesona saat melihat Rachel tersenyum manis seperti itu.Saat tersenyum seperti itu ia tidak terlihat seperti gadis barbar.
" Gue nggak yakin Sean akan kuat saat Flora berakting dengan pria lain, deket sama kita aja posesif banget. " pungkas Nino.
" Iya bener banget, lo liat tadi muka nya Sean di tekuk gitu. " ejek Rain.
" Itu cowok tadi dari kelas mana kok gue baru liat? " tanya Darren.
" Dia anak kelas satu, satu angkatan sama Flora. " jawab Nino.
" Oh pantesan baru liat kita. " ucap Darren.
" Kayak nya dia saingan baru Sean. " celetuk Nino.
" Susah kalau punya pacar cantik nya kayak dewi Yunani pasti banyak bibit pebinor yang deketin. " pungkas Rain.
" Yang penting Flora nya kan tetep setia sama Sean, lagian itu ujian kekuatan cinta mereka. " balas Rachel menimpali.
" Iya juga sih. " ucap Nino membenarkan.
Sepulang sekolah hujan turun sangat deras Rachel yang sedang menunggu bus datang kini sedang duduk di halte.Tak lama kemudian Darren pun ikut berteduh di halte bersama Rachel setelah memarkirkan motornya.Sudah satu jam keduanya berada di halte, tidak ada satu bus pun yang lewat.Keduanya pun tidak ada yang memulai berbicara, Rachel nampak sedang menengadah kan tangannya menampung air yang turun.Merasakan air yang menetes langung ke tangannya.
" Hel. " panggil Darren memecah keheningan.Rachel menoleh bersama Darren yang menengok ke arah Rachel sehingga tanpa sengaja kedua bibir mereka saling bertemu.
Cup
Keduanya terkejut, dengan cepat mereka memalingkan wajah masing-masing.Wajah mereka memerah, degub jantung keduanya semakin cepat tak tentu arah.
" Maaf " ucap mereka bersamaan.
Kini mereka menjadi semakin canggung, tak lama kemudian sebuah mobil melewati mereka.Membuat air yang menggenang menyiparati tubuh keduanya.
" Aaawww. " teriak mereka bersamaan.
Darren melihat baju Rachel menjadi basah, ia pun melepaskan jaket jeans nya lalu memakai kan nya kepada Rachel.Oh astaga Rachel merasa ada banyak jutaan kembang api kini bersorak di dalam tubuhnya mendapatkan hal manis dari Darren.
" Kayak nya bakal lama banget ini ujan, atau kita mau ujan- ujanan aja gitu ya. " saran Darren sambil melakukan hal yang sama dengan Rachel menampung air hujan dengan tangannya.
" Ishh nanti gue pilek. " jawab Rachel sambil mengerucut kan bibirnya.Darren yang melihat hal itu sontak ingin kembali merasakan rasa manis bibir itu kembali.Namun dengan cepat ia menepis semua pikiran kotor itu.Ia sangat tahu gadis di hadapan nya ini sangat lah barbar bagaimana kalau yang didapat adalah tamparan bukan ciuman yang ia bayangkan?
......
Jangan lupa tinggalkan jejak like komen dan Vote okeh..