Cheossarang

Cheossarang
Menemui Sean



Masih terus bantu like komen dan vote ya para bestie..


Part ini mengandung bawang.. aku yang buat nya aja termehek-mehek 😭😭😭


🌸🌸🌸🌸🌸


Happy Reading


..... ........


Tubuh Flora merosot ke lantai setelah mendengar kenyataan menyakitkan yang di alami oleh pria yang selama ini masih bertahta di hati nya.Cinta pertama nya yang ia sangka kembali menorehkan luka beberapa tahun yang lalu pada nya.Dan terlebih Flora mendengar bahwa Sean enggan memberitahu keadaan nya hanya ingin melihat Flora sukses dan bahagia.


" Kalian jahat, kalian tahu selama ini aku membenci pria yang aku cintai hingga kini.Bahkan aku pikir dia sudah tidak ingin mengenali ku lagi karena saat bertemu dengan ku dia tidak menatap ku.Ternyata dia bukan tidak mengenali ku, namun ia tidak bisa melihat ku. " jerit Flora menangis histeris.


" Kalian tahu ternyata selama dua tahun ini Sean sendirian dalam kegelapan dan aku tidak berada di sisiNya, bodoh kamu Flora.Kalian tahu bagaimana hancur nya perasaan Sean saat ia tahu aku akan bertunangan? Aku yang menyakiti Sean..aku ." sambung nya lagi.


Para ibu peri memeluk Flora mereka sangat merasakan apa yang dirasakan oleh Flora saat ini.


Dari balik tembok pintu depan mansion Farel mendengar semua isi hati Flora.Ia tidak menyangka ada pria yang setulus itu sampai rela membiarkan wanita yang ia cintai bersama dengan pria lain.Farel merasa kalah, cinta Sean lebih besar dari nya.


Flora mengurai pelukan para ibunya,ia bangkit lalu berjalan menuju pintu keluar, ia berpapasan dengan Farel dan keluarga nya yang ternyata sudah berada di situ sedari tadi.Flora kini merasa bersalah telah membawa Farel kedalam masalah nya.Ia bingung harus berkata apa, ia ingin menemui Sean namun keluarga Farel sudah sampai di mansion.


Keadaan mansion kini menjadi tegang, Flora menundukkan kepala nya.Air mata nya semakin deras mengalir begitu saja.Farel menyentuh dagu Flora agar Flora menatapnya, ia hapus air mata yang membasahi pipi Flora. Ia membawa Flora ke dalam dekapannya lalu ia kecup kening Flora.Mungkin ini adalah pelukan terakhir yang Farel berikan kepada Flora.Kini ia rela melepaskan Flora dengan pria yang begitu mencintai nya dan begitu Flora cintai.


" Jadi gimana ini? " tanya orang tua Farel mulai khawatir dengan acara ini.


Farel mengurai pelukan nya lalu menatap Flora, " Pergi lah.. temui cinta mu. " ucap Farel dengan nada getir. Jauh di lubuk hati nya ia merasa sesak harus melepaskan Flora.


Flora mendongak menatap Farel, ia tidak percaya Farel berbesar hati membiarkan nya mengejar cintanya. Ia tersenyum senang ia kecup pipi Farel, " Aku doa kan kamu dapat gadis yang lebih baik dari ku rel. " ucap Flora lalu pergi diikuti para sahabat nya dari belakang.


Farel terkekeh sambil memegang pipi yang dicium oleh Flora, ia tidak menyangka ini ciuman pertama dan terakhir yang Flora berikan untuk nya.


" Jadi acara ini batal rel? " tanya Mama Farel kesal.


" Maaf kan keluarga kami nyonya. " ucap Mom Alexa sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dada.


Papa Farel hanya menghela nafas kasar, mereka pun pamit pergi meninggalkan acara yang sudah hancur sebelum di mulai.


Sementara Flora kini sedang dalam perjalanan menuju rumah Sean, mereka berada dalam satu mobil dengan Darren yang menjadi sopir.Rico, Nino dan Rain mengikuti mereka dari belakang.Mereka pun selama ini tidak ada yang mengetahui kabar Sean.Mereka terkejut saat mendengar apa yang terjadi pada Sean.


Setelah menempuh waktu beberapa menit mereka sampai di kediaman Adhitama di sana ada oma Erika dan opa Donny, juga Maira.Mereka terkejut saat saat melihat teman- teman Sean datang bersama dengan Flora.


" Flo, ka_ kamu kenapa di sini? kamu kan harus nya hari ini tunangan? " tanya Oma Erika gugup.


" Oma jangan bohong lagi sama Flo, Flo udah tau semua. Flora mau ketemu Sean. " ucap Flora memohon.


Papi Doni pun memerintah kan Maira membawa Flora dan teman-temannya menuju kamar Sean.Sebelum nya Maira memberitahu mereka agar tidak bersuara, karena Sean akan marah apabila para teman - teman nya termasuk Flora mengetahui keadaan nya. Flora dan teman-temannya pun menyetujui nya.


" Mai, itu lo? " tanya Sean saat menyadari ada seseorang di dalam kamar nya. Hanya Flora yang masuk ke dalam kamar, Maira menunggu di depan pintu.Para sahabat nya pun menunggu di lorong lantai atas.Flora menatap wajah tampan Sean yang semakin dewasa, ingin rasanya ia memeluk Sean saat ini.Namun ia ingat pesan Maira agar Sean tidak mengetahui keberadaan Flora di dalam kamarnya, kalau tidak Sean akan kembali mengamuk.


" Iya ini gue Se. " jawab Maira dengan nada getir ia ikut terharu melihat Flora yang terus menerus menangis.


" Flora saat ini pasti udah tunangan sama artis itu, dia pantas dapetin Flora.Gue do'ain dia bahagia bersama lelaki pilihannya. " ucap Sean getir.


Flora tidak dapat menahan lagi, ia kesal ia ingin marah kepada Sean.Bisa - bisa nya ia melepaskan Flora begitu saja sebelum berjuang.


" Hiks.. hiks.. hiks. "


Sean dapat mendengar suara tangis seorang wanita, ia terkejut apalagi ia merasakan harum aroma tubuh Flora ada di dekatnya. " Mai, lo bawa siapa ke sini? " sentak Sean kesal.


Flora tidak dapat menahan lagi, ia memeluk Sean sangat erat." Jangan marahin Maira, gue udah tau semua. "


Deg!!


" Flo? . "


" Kamu jahat Sean!! kamu jahat!! kamu buat aku benci kamu selama ini dengan nyembunyiin semua ini dari ku. " sentak Flora memukul mukul dada Sean seolah meluapkan emosinya.


" Bodohnya aku meskipun aku membencimu tapi aku tetap mencintai mu Sean, jahat jahat.. hiks. " sambung nya lagi.


" Maafin aku Flo, aku nggak berguna.Aku cuma akan nyusahin kamu, semua mimpi kamu akan sirna kalau kamu tau semua ini. " jawab Sean ikut menangis.


Cup


Cup


Cup


Flora memberikan banyak kecupan di bibir Sean.Sean mengurai pelukan nya, " Kamu ngapain di sini? acara pertunangan kamu belum selesai. Tunangan kamu nanti cari kamu Flo. " ucap Sean masih belum mengetahui acara pertunangan itu sudah ambyar.


" Tunangan aku nya juga ada di sini. " balas Flora lalu duduk di pangkuan Sean. Maira dan yang lainnya meninggalkan mereka dua insan yang baru saja bertemu setelah lama berpisah.


" Maksud kamu? " ucap Sean masih tidak paham.


" Tunangan aku dari dulu cuma kamu Sean Adhitama karena Flora milik Sean sampai kapan pun. " jelas Flora sambil menghapus air mata nya.


Sean yang mendengar nya tersenyum senang, Flora mencium bibir Sean dengan lembut.Sean pun membalas ciuman itu seolah membayar rasa rindu yang selama ini mereka simpan di dalam hati mereka. Dua insan yang sempat terpisah itu kini kembali bersama.Keduanya berciuman dengan durasi yang lama.


............


Jangan lupa tinggalkan jejak bestie