Cheossarang

Cheossarang
Nasehat Lexy



Malam hari nya Flora membawa kotak P3K kedalam Penthouse.Ia melihat para The K dan juga orang tua mereka ada disana.Flora pun menyalami mereka.Suasana Penthouse dan Mansion Wijaya saat ini sangat ramai karena besok hari pernikahan Key dan Cinta.


" Mau ke Sean ya Flo, ajakin keluar Flo dia dari tadi ngerem terus. " ucap Nichole menepuk lengan Flora.


Flora pun mengangguk, " Iya bunda. "


Flora pun melangkah kan kaki nya ke kamar Sean, ia mengetuk pintu kamar Sean namun tidak ada jawaban dari Sean.Flora pun membuka kamar Sean yang tidak di kunci.Nampak Sean sedang memerban luka nya sendirian.


" Jangan bilang gue berantem, nanti bunda ngomel- ngomel. " ucap Sean saat melihat Flora masuk ke dalam kamar nya.


" Pantesan bunda nyuruh lo keluar ternyata bunda belum liat muka lo kayak gini. " ucap Flora lalu duduk di depan Sean.


Ia pun membantu Sean memerban luka nya. Lalu ia mengobati luka Yang ada di pelipis Sean.


Jantung Sean dan Flora berdetak sangat kencang saat berdekatan seperti ini.


Setelah selesai mengobati semua luka Sean ia yang hendak keluar kamar dipeluk oleh Sean dari belakang.


" Please Flo maafin gue yang terlambat menyadari perasaan gue sama lo. " ucap Sean lirih.


Sean yang kaku dan dingin kini menitik kan air matanya. Sean benar- benar menyesal telah menyia nyiakan Flora selama ini. Sean menyesal selalu menyakiti gadis yang ia cintai selama ini.


Flora membalikkan tubuh nya menghadap ke arah Sean, ia menghapus air mata Sean.Flora merasa tersentuh melihat Sean yang seperti ini. Air mata Flora pun ikut lolos begitu saja.


Entah siapa yang memulai kini kedua bibir mereka saling bertautan.Rasa cinta yang terpendam seolah sedang mereka salurkan saat ini.


Flora melepaskan pagutannya, Sean menatap Flora penuh damba.


" Jadi kita bisa kembali bersama kan? " tanya Sean.


"Emang kapan kita memulai nya Se? dari dulu kan lo nggak pernah ngasih gue kesempatan untuk memulai. " jawab Flora dingin.


" Jadi? "


" Maaf kita temenan aja dulu, gue belum mau mikirin cinta cintaan dulu gue mau fokus sama sekolah aja. " sahut Flora lalu mengulum senyum.


Raut kecewa nampak jelas di wajah tampan Sean, Flora benar-benar membentengi pintu hati nya.Ia benar-benar telah menutup rapat pintu hatinya, bahkan untuk Sean sekalipun.


Flora tidak ingin merasakan sakit untuk kesekian kalinya.Ia pun tidak ingin menyakiti siapa pun, oleh karena itu Flora lebih memilih berteman saja bersama mereka.


" Serius Flo? " tanya Sean sambil mengusap air mata Flora.


Flora mengangguk, " Gue nggak mau nyakitin siapapun diantara kalian, jadi kita bertiga temenan aja ya. " ucap Flora mengulum senyum seolah tidak terjadi apa-apa.


Flora pun meninggalkan kamar Sean, sedangkan Sean mengacak-acak rambut nya frustasi.


Tak lama kemudian pintu kembali terbuka, wajah Sean kembali berbinar ia fikir Flora berubah pikiran. Namun senyum nya memudar saat Sean melihat ayah Lexy yang masuk ke dalam kamar nya.


" Kayak nya bukan ayah yang diharapkan masuk nih? " tanya ayah Lexy menggoda putra bungsu nya.


ayah Lexy pun duduk di dekat Sean.


" Ah ayah kayak nggak pernah muda aja. " ucap Sean sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


Ayah Lexy melihat banyak luka di wajah tampan putra nya.


" Kamu abis berantem? " tanya ayah Lexy.


" Biasa yah anak cowok. " jawab Sean santai.


" Kita udah putus sama pacar pacar kita. " sahut Sean.


" Terus jadi kalian mau ngelanjutin pertunangan kalian? " tanya ayah Lexy.


" Flora nolak aku yah, aku nyesel terlambat sadar akan perasaan aku sama Flo. " balas Sean lesu.


" Emang Flo bilang nya gimana? " .


" Dia mau fokus sekolah dulu, nggak mau pusing sama cinta cintaan. " jawab Sean dengan bibir yang mengerucut.


" Kamu tau kisah kamu sama Flo ampir sama sama kisah cinta papi Dave sama mami Stella. " jelas ayah Lexy.


" Bahkan papi Dave hampir aja kehilangan mami Stella gara- gara gengsi nya yang nggak ketulungan itu. " sambung nya lagi.


" Maksud ayah? " tanya Sean penasaran.


" Dulu mami Stella cinta banget sama papi Dave, dia ngejar-ngejar papi Dave kayak dulu Flora ke kamu.Sikap papi Dave sama banget sama kamu ke Flora, tapi lambat laun papi Dave mulai mencintai mami Stella. Namun saat papi Dave menyadari itu semua mami Stella kecelakaan sampai hilang ingatan." jelas ayah Lexy.


" Terus gimana lagi yah? " tanya Sean lagi penasaran kisah Dave dan Stella. ( Yang penasaran mampir aja ke Project Cinta 100 hari).


" Mami Stella di bawa cowok yang suka sama mami ke Korea. Karena mami asal nya dari sana kan? kamu tau mami ingat nya gelang yang Dave miliki di pakai oleh cowok itu. " sambung Lexy.


" Jadi mami ngira cowok itu papi Dave gitu? " tanya Sean.


" Intinya papi Dave yang gantian berjuang mengejar cinta mami Stella ke Korea.Bahkan semua kerjaan dia tinggalin demi mami." jelas ayah Lexy.


" Kamu enak nggak perlu ke Korea tinggal berapa langkah, tunjukin sama Flo kamu tulus sama dia. " ucap ayah Lexy menepuk pelan punggung putra bungsu nya.


Sean pun terdiam, " Iya yah Sean juga nggak akan nyerah, Sean akan perjuangin Flo. "


" Tapi ayah bantuin bujuk daddy Keenan biar daddy nggak jodohin Flo sama Darren, soal nya daddy kayak suka banget sama si Darren. " cibir Sean.


" Daddy nggak pernah maksa in keinginan nya sama anak- anak mereka.Soal Key di jodohin lain soal, itu murni mommy yang pengen terus bersama putri sahabatnya yang udah nggak ada. " jelas ayah Lexy lagi..


" Makasih ya yah udah kasih aku semangat. " ucap Sean tersenyum.


" Flora itu sebenarnya mirip sama Alexa, cuma waktu ngejar- ngajar kamu aja pengen terlihat manis. " goda ayah Lexy.


" Ah ayah aku kan jadi geer. " ucap Sean menepuk lengan ayahnya pelan.


" Ish.. kamu jadi lebay gini. " ucap Lexy terkekeh.


" Walaupun kamu nyebelin liat Flo masih mau ngobatin luka kamu. " sambung Lexy lagi sambil menyentuh luka di pelipis Sean.


" Aaaww sakit yah. " ucap Sean meringis kesakitan.


" Ck, lebay banget.. kamu tau ayah pernah kecelakaan gara- gara ngejar bunda saat papi Dave marah mau misahin ayah sama bunda. " ucap Lexy berdecak.


" Kenapa papi bisa marah sama ayah? " tanya Sean.


" Karena papi ngeliat ayah sama mantan ayah pelukan, tapi itu hanya salah paham. Itu hanya pelukan perpisahan. " elak Lexy saat melihat sorot mata putra nya berubah.


" Ck, mana ada perpisahan sambil pelukan gitu yah. " cibir Sean.


" Ya sudah ayo keluar jangan di kamar mulu. " ajak Lexy.


" Oke aku mau bertanya sama para suhu. " ucap Sean ikut bangku dari atas tempat tidur lalu mengekori ayah nya.