
Semua orang yang ada di meja makan di buat terkejut oleh perkataan Sean.Pasalnya dulu ia yang belum siap untuk bertunangan dengan Flora namun kini ia yang memaksa untuk melanjutkan nya.
"Ka_kamu serius Se? " tanya Nichole.
" Ehmm.. bunda maaf kayak nya Sean abis kejedot tembok tadi, kita masing-masing punya pacar jadi nggak mungkin tunangan, " tolak Flora tersenyum kecut.
Nichole memikat pelipisnya ia merasa bingung dengan apa yang ia saksikan saat ini anaknya yang tiba-tiba ingin bertunangan dengan Flora dan kini malah Flora yang menolak.
" Tapi kami saling mencintai, " sahut Sean lagi.
" Bunda nggak ngerti Se, kalian saling mencintai tapi kenapa kalian punya pacar? " tanya Nichole lagi.
" Bunda bisa tanya sama Sen karena semua kerumitan ini berawal dari dia, " ketus Flora.Flora mendengar suara deru motor masuk kedalam mansion langsung dengan cepat berpamitan dengan orang tuanya dan semua orang.
Flora berlari kecil menghampiri Darren sebelum Sean berbicara yang tidak masuk akal lagi di hadapan Darren.
" Ayo cepetan nanti kesiangan, " ucap Flora sambil memasang helm nya.
" Tapi aku belum pamitan sama camer beib, " protes Darren yang kembali naik motornya.
" Lagi banyak tamu di rumah, nanti aja, " balas Flora lalu naik ke motor Darren.
Darren pun melajukan motor nya membelah jalanan kota.
" Daddy nggak ngerti sama sikap kamu yang plin plan Se, kemarin kamu yang nolak sekarang kamu yang maksa, " ucap Keenan dengan sorot mata yang sulit diartikan.
" Maafin Sean dad, Sean baru sadar sekarang kalau Sean cinta banget sama Flora, " cicit Sean.
" Setelah Flora berpaling dari kamu, kamu nyesel gitu? " tanya Keenan lagi.
" Please dad maafin Sean, Sean akan perbaiki semuanya, " rengek Sean kepada Keenan.
Keenan hanya memutar kedua bola mata nya jengah, " Daddy serahin semua sama Flora, keputusan ada ditangannya, " jawab nya lalu bangkit dari tempat duduk nya.
" Kita bahas ini nanti setelah pernikahan Key dan Cinta beres, " imbuhnya lagi lalu pergi meninggalkan semua orang.
Sebenarnya Keenan masih kecewa dengan Sean yang selalu menolak putri kesayangannya itu.Namun ia juga tidak mungkin memisahkan mereka kalau mereka saling mencintai, oleh karena itu ia menyerah kan keputusan kepada Flora nanti nya.
" Ayah juga nanti mau bicara sama kamu Sean, " sahut Lexy.
" Yaudah sekarang kamu berangkat ke sekolah nanti telat, " ujar Nichole menepuk pelan bahu putra nya.
Setelah selesai sarapan semuanya sudah berangkat ke sekolah.
Sementara di Adhitama Internasional School Darren dan Flora baru sampai di tempat parkir.
Mereka pun berjalan menuju kelas banyak siswa yang sudah mengetahui hubungan mereka.Bahkan banyak juga yang sesekali yang masih gemar menggoda pasangan baru itu.
Darren mengantar Flora sampai ke kelas nya teman-temannya sangat heboh saat bertemu. Mereka kini sedang saling memamerkan seragam baru mereka.Seragam kebangsaan Adhitama School yang mereka bangga kan.
" Cakep kan gue pake seragam ini udah kek di drakor belum, " pamer Manda sambil memutarkan tubuhnya.
" Centil banget, gue juga udah kek park shin hye kan? " sahut Kiara menimpali.
Flora menggeleng kan kepalanya melihat tingkah para sahabat nya yang semakin koplak.
" Bentar lagi nganterin ke KUA jiaaahaha, " ucap Manda lalu disusul gelak tawa Kiara dan Ghea.
Flora hanya diam tak bergeming, membuat ketiga sahabat nya penasaran.
" Lo kenapa dari tadi lesu gitu? " tanya Kiara selidik.
" Pusing gue, disaat gue mau mencoba move on Sean justru ngejar-ngejar gue, " jawab Flora lirih.
" What?? " ucap ketiga nya serentak.
" Lo serius? " tanya Manda masih tidak percaya.
Flora mengangguk pelan, " Bahkan kini dia minta tunangan sama orang tua kami. "
" Apa? tunangan? " teriak mereka lagi.
" Sssttt, jangan berisik dong.. " ucap Flora sambil menaruh jari telunjuk nya di bibir.
" Gue nggak ngerti mau nya Sean apa? giliran lo udah jadian sama kak Darren eh dia mepet - mepet ke elo, " ketus Ghea ikut kesal.
" Terus kok bisa dia minta pertunangan kalian di lanjutin? " tanya Kiara lagi.
" Kemaren dia nyuruh gue putusin Darren dan dia juga akan mutusin Gishele, " jelas Flora sambil merenggut.
Manda memijat pelipisnya, ia ikut pusing dengan percintaan Flora yang rumit.Bukan rumit tapi di pe rumit, andai Sean menerima Cinta Flora sedari dulu semua ini tidak akan sekusut ini.
Jam pelajaran pun di mulai, Flora tiba-tiba di panggil ke ruang guru. Flora pun pergi meninggalkan kelas, namun saat sampai UKS tiba-tiba ia ditarik oleh seseorang untuk masuk.
Sean membekap Flora membawa nya kedalam UKS yang kosong.Manik mata mereka saling bertatapan penuh Cinta.Jantung mereka berdegub kencang seirama.
Flora melepaskan tangan Sean dari mulut nya.
"Jangan berisik, atau lo pengen gue cium, " ancam Sean.
" Apalagi Se? ini pasti ulah lo nyuruh guru manggil gue, " ketus Flora.
" Apa aja gue lakuin asal gue bisa sama lo kayak gini, " ucap Sean tersenyum menyeringai.
" Lo gila Se, " bentak Flora.
" Please Flo, jangan hukum gue terus.. kita saling mencintai jangan paksain diri lo buat mencintai orang lain, " ucap Sean memohon.
" Semua terlambat Sean, ini semua kesalahan lo.." .
Sean memeluk Flora lalu mengecup pipi Flora, " Gue nggak akan ngelepas lo Flo, apalagi untuk cowok laen, ".
" Flora milik Sean dan itu berlaku sejak dulu, " lanjut nya lagi lalu pergi meninggalkan Flora yang mematung.
Flora mengacak rambutnya frustrasi.Seharusnya ia senang kini Sean memperjuangkan cinta nya, namun kini ia bimbang. Ada hati yang tidak ingin ia sakiti, Darren terlalu baik untuknya.
Namun ia tidak dapat memungkiri kalau ia masih sangat mencintai Sean Adhitama.Flora terduduk lesu di depan pintu UKS.