Cheossarang

Cheossarang
Berusaha menjadi pantas



Attetion please.. coming... coming.. bantu aku like komen yang buaanyak sama vote juga epribadeh..


🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Happy Reading..


.........


Darren mengejar Rachel tanpa peduli panggilan dari ibu nya yang menggelegar.Darren menemukan Rachel yang berdiri di depan gerbang mansion.Darren menghampiri Rachel lalu memeluknya dari belakang.


" Jangan nangis sayang, aku akan bersama mu apapun yang terjadi. " ucap Darren.


" Sebaiknya kamu temui mama mu dulu, biarkan aku sendiri. " ucap Rachel sendu.


Darren mengurai pelukan nya lalu membalikkan tubuh Rachel sehingga menghadap ke arah nya.


" Kenapa kamu ngomong kayak gitu? " tanya Darren kecewa.


" Aku cuma pengen sendiri aja dulu. " jawab Rachel lalu menghentikan taksi yang hendak melewati keduanya.Taksi pun berhenti di depan mereka, dengan cepat Rachel membuka pintu lalu masuk.Tak lama kemudian taksi tersebut pergi membawa Rachel.Darren mengacak rambutnya frustasi ia pun kembali masuk ke dalam rumah.


Sepanjang perjalanan semua ucapan nyonya Anderson terus terngiang dalam benak Rachel. Tapi ia pun begitu mencintai Darren ia tidak mungkin melepaskan cinta pertama nya yang belum tentu berhasil.Pertama kalinya Rachel mengalami jatuh cinta pertama kali nya pun ia menangis karena cinta.Terlebih di saat orang tua si pria yang bahkan belum mengenal nya sama sekali sudah menolak ny hanya karena kasta.Apakah ia harus menjadi anak orang kaya dulu baru cinta mereka dapat berjalan dengan lancar.Rachel seolah mendapatkan ide brilliant ia kini menjadi yakin untuk pergi ke LA. Ia harus dapat membuktikan kepada ibu nya Darren kalau ia pun begitu berharga. Ia akan membuktikan bahwa ia pun pantas untuk Darren.


triing


sebuah notifikasi pesan masuk kedalam ponsel Rachel.


kamu udah sampe beib?


Isi pesan dari Darren. Rachel pun membalas nya.


Rachel:


Sebentar lagi sampe.


Darren:


Maafin mama aku beib, aku nanti akan ngomong lagi sama mama. 😘πŸ₯°


Rachel:


Iya sayang πŸ’•


Darren :


Kamu pulang nya ti ati beib


Rachel tidak membalas lagi pesan dari Darren, tak lama kemudian ia sudah sampai di depan rumahnya.Ia pun turun dari taksi lalu masuk ke dalam rumah.


Di kediaman Wijaya Flora dan Sean sedang sibuk berkutat di dapur.Nampak Kean dan Kavin duduk menunggu hidangan yang akan mereka sajikan.Namun bukannya masakan cepat tersaji yang ada mereka malah menampilkan keuwuan mereka di hadapan dua insan yang jomblo itu.Sepasang anak remaja itu kini saling senyam senyum sambil memberikan flyng kiss padahal jarak mereka sangat lah dekat. Tak lupa saat Flora merasa mata nya pedih Sean dengan cepat meniup mata Flora yang perih.


" Apa mereka sedang main rumah- rumah an? " tanya Kavin yang mulai geram melihat kemesraan mereka.


" Mereka ini terlalu lebay. " cibir Kean.


Setelah dua jam lamanya, bahkan Kean dan Kavin sampai tertidur di meja makan sambil duduk dengan kepala yang terkulai di atas meja.Sean dan Flora menyajikan hidangan istimewa yang mereka buat dalam durasi yang amat sangat lama.


Merasa ada harum yang membuat perut mereka semakin meronta sejak tadi menahan lapar Kean dan Kavin pun mulai terjaga.


" Bisa - bisa nya kalian tidur di meja makan. " cibir Sean tidak tahu diri.


Eh


Kavin dan Kean mendelik, menatap wajah tak berdosa Sean.


" Kalau dia bukan ade lo udah gue rebus tu mulutnya pedes banget. " seru Kavin.


" Kalian masak di sini atau di Hollywood? " ledek Kean sambil tersenyum dengan terpaksa.


" Ya di sini lah masa iya di Hollywood sekarang kita udah ada di sini. " jawab Sean yang masih belum menyadari apa kesalahannya.


Ingin rasanya Kavin menggetok kepala adik Kean yang tidak peka itu.Ia tidak sadar ia sudah membuat Kean dan Kavin dua jam menunggu untuk makan. Bahkan ia tadi mengejek mereka tertidur di meja.Apa ia tidak sadar saking lama nya menunggu mereka tertidur.


" Sudah, ayo makan kak. " ajak Flora lalu mengambil kan makanan untuk Sean.


" Kenapa mereka seperti sepasang suami-istri yang sedang main rumah - rumahan? " batin Kavin.


" Enggak di sini enggak di mansion pasti melihat adegan seperti ini. " Kean menggerutu dalam hatinya.


Mereka pun makan dengan tenang karena masakan Flora selalu sama enaknya dengan buatan mom Alexa.Walaupun mereka terkadang mual saat Sean selalu merengek manja kepada Flora di depan mereka.


Keesokan hari nya Darren mencari Rachel di sekolah karena ia tidak bertemu Rachel di rumahnya.Rachel sudah terlebih dahulu berangkat ke sekolah sebelum Darren menjemputnya.Darren semakin tidak tenang terlebih semalaman Rachel sama sekali sulit untuk di hubungi. Darren takut Rachel sedang menghindari nya dan akan minta putus.Oh Darren tidak sanggup mendengar kata itu keluar dari bibir manis Rachel.


Pandangan Darren tertuju kepada gadis cantik pujaaan hati nya yang kini tengah berjalan mendekati nya.Jantung Darren berdetak lebih cepat ia takut Rachel akan memutuskannya.Semalaman Darren tidak dapat memejamkan mata nya, karena ia berfikir bahwa Rachel pasti akan memutuskan nya. Namun kini gadis itu sudah berdiri di hadapan nya dengan senyum ceria nya seolah tidak ada masalah.


" Kamu kenapa pergi duluan hmm? " tanya Darren.


" Aku pengen cepet - cepet daftar buat ke Hollywood. " jawab Rachel.


Deg


Tuh kan dia pengen cepet- cepet menjauh.


" Bukan nya kemarin kamu masih mikir - mikir beib? " tanya Darren lagi dengan hati - hati.


" Aku akan membuat diriku pantas bersama kamu. " sahut Rachel lalu mengulum senyum.


Bagai ada banyak jutaan kembang api kini sedang bersorak dalam diri Darren.Ia begitu bahagia mendengar ucapan Rachel.Sedari tadi ia sudah ketar - ketir ketakutan takut Rachel mengakhiri hubungannya.Ternyata pikiran nya salah Rachel masih mau berjuang bersama Darren untuk mendapatkan hati mama nya.Darren memeluk Rachel dengan sangat erat lalu ia kecup keningnya.


" Nanti kalau aku udah lulus aku susul kamu ke sana. " ucap Darren saat mengurai pelukan nya.


Rachel menganggukkan kepalanya.


Darren kembali memeluk Rachel, tiba-tiba mereka di kejutkan oleh suara para sahabat mereka.


" Rachel. "


" Darren. "


Rachel dan Darren pun menoleh ke arah mereka yang kini berjalan ke arah Rachel dan Darren.


" Kalian ini pagi - pagi mesra - mesraan di sekolah. " cibir Nino.


" Ih elu sirik aja. " elak Darren sambil menoyor kepala Nino.


Rachel terkekeh lalu menggandeng Darren untuk kembali berjalan menuju kelas.Mereka berjalan menuju kelas sambil berbincang.


" Lo tau si Adit juga keterima di sana. " celetuk Rain membuat hati Darren semakin ketar ketir.


Saingan terberat Darren akan semakin dekat dengan Rachel nanti di sana.Apalagi nanti Darren yang masih berada di Indonesia.Sungguh Darren tidak rela.


. ...........


Kean : Thorr kenapa kita berdua jadi nyamuk terus di novel lu?


Thorr : sabar ya kesayangan akoh nanti kalian ada saatnya jadi pemeran utama.


Kavin : 🧐


Come on epribadeh bantu aku like komen dan vote bye☺