
Hai Hai epribadeh semua bantu dukung karya aku kuy dengan like komen dan vote sebanyak-banyaknya..
🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Happy Reading
.....
Setelah bertukar saliva Rachel dan Darren tersenyum senang, seolah ada jutaan kembang api yang sedang bersorak diantara keduanya.Darren memeluk Rachel, ia usap punggung wanita yang selama ini mengambil semua hati nya.
" Gue udah nunggu lo, sekarang jangan pergi lagi. " ucap Darren.
Rachel mengurai pelukan nya, ia mendongak menatap Darren. " Nggak bisa, gue udah terikat banyak kontrak di sana. " jawab Rachel.
Darren nampak tidak bersemangat, " Jadi aku harus nunggu lagi gitu? " tanya Darren yang langsung mendapatkan anggukan kepala dari Rachel.
" Kita nikah dulu aja atuh yuk. " rengek Darren dengan mudahnya mengajak menikah.
" Nggak bisa ren, kontrak aku tertulis aku harus lajang.Dan biaya penalti nya gede banget kalau aku berenti di tengah jalan. " jelas Rachel.
Darren pun menarik tangan Rachel keluar dari lorong itu, ia membawa nya menuju kerumunan para tamu.
" Attention please. . gue mau ngumumin cewek yang di samping gue ini.. dari dulu sampe sekarang milik Darren seorang, I Love You Rachel Ayudia. " teriak Darren membuat Rachel tersipu malu dengan pengakuan cinta Darren yang begitu terang - terangan di depan publik.Bahkan kini ada awak media yang menyoroti mereka, tidak sia - sia para wartawan itu mengikuti Rachel dan Flora sampai sini. Dan bener mereka mendapatkan hot news untuk perusahaan mereka.
Darren memeluk Rachel lalu mengecup keningnya, Rachel tersenyum manis menerima perlakuan manis Darren.
" Gila si Darren nekat bener. " sahut Kiara masih syok dengan apa yang ia lihat dan dengar.
" Bukan nekat, itu nama nya jantan.Dari pada nanti Rachel di gaet cowok lain. " ketus Rico.Ya seperti ini lah sekarang Rico dan Kiara menjadi Rival di usaha wedding organizer yang mereka miliki.Rico yang kini menjadi fotografer sambil menjalankan usaha yang ia bangun dari nol.Sama hal nya dengan Rico, Kiara pun bergerak di bidang ini namun ia sebagai make up artis. Namun karena mereka memiliki usaha yang sama membuat mereka semakin bermusuhan dan menjadi siangan.
" Nggak kayak lo ya nggak laki. " cibir Kiara.
" Eh gue juga gentleman ya. " elak Rico.
" Udah lah kalian ini ribut mulu, gue pusing. " sahut Manda menengahi.
" Iya kalian tuh sebenarnya jodoh tau cuma pada belum nyadar aja. " ledek Nino sambil merangkul pinggang Manda.Setelah penuh perjuangan akhirnya Nino bisa kembali meluluhkan hati Manda yang keras.Mereka kembali bersama walaupun orang tua Nino masih belum sepenuhnya menerima Manda namun demi kebahagiaan Nino mereka setuju.
" Idih najis. " ucap Kiara dan Rico bersamaan.
" Kamu mau di lamar kayak gitu nggak Flo? " bisik Farel yang sedari tadi berada dekat Flora.
Sementara Sean yang mengetahui Flora sudah kembali ke tanah air ia tidak jadi pergi ke acara Rain dan Ghea.Ia tidak ingin Flora melihat keadaan nya seperti ini.
Manda menelisik gerak gerik Flora yang aneh, " Lo cari siapa Flo? " tanya Manda selidik.
" Jangan bilang lo cari mantan lo yang ngeselin itu, gedeg bener gue sama dia ninggalin lo gitu aja. " celetuk Kiara kesal mengingat Sean meninggalkan Flora di acara pertunangan mereka.
" Gue denger - denger Sean ada hubungan ya sama Maira. " ucap Manda mulai bergosip.
Deg!!
Tuh kan Flora sakit hati lagi mendengar nya.Flora mencoba untuk tidak mengeluarkan air mata nya lagi, kini ia harus bisa move on dari Sean Adhitama.
Setelah pulang dari acara pernikahan Rain dan Ghea , Farel membawa Flora menuju sebuah kafe.Suasana kafe tersebut sudah di hias seromantis mungkin.Flora terbelalak melihat semua ini, Farel benar-benar memberikannya banyak Cinta.Tapi kenapa ia masih saja mencintai Sean yang selalu memberi nya banyak luka.
Farel menarik kursi dan mempersilahkan Flora untuk duduk.Flora pun duduk, begitupun dengan Farel yang ikut duduk di hadapan Flora. Farel sesekali berdehem, ia sangat gugup sekali.Berkali-kali Flora menolak nya ia berharap apabila dia melamar Flora langsung menerima nya.
Pelayan kafe menuangkan minuman, Flora pun meminum minuman tersebut namun ia terhenti saat merasakan sesuatu terkena bibirnya.Sebuah cincin bertahta berlian ada di dalam minum itu.Flora mengambil cincin tersebut lalu menatap Farel seolah bertanya apa maksudnya.
Farel bangkit dari duduk nya lalu menghampiri Flora, ia bersimpuh di hadapan Flora lalu mengambil cincin tersebut.
" Mungkin aku bukan pria yang selalu kamu damba, mungkin aku pria yang jauh sekali dari impian mu.Namun aku akan berusaha memberikan banyak cinta buat kamu Flora.Flora will you marry me? " tanya Farel.
Ungkapan itu membuat nafas Flora tercekat, ia bingung harus menjawab apa.Di hati nya hingga kini masih ada Sean, apakah ia bisa mencintai Farel?
" Aku tahu kamu masih memiliki banyak kontrak, kita bisa tunangan dulu. " sambung Farel lagi.
Flora mengingat kejadian ia bertemu dengan Sean yang tidak mengenalinya dan lelaki itu malah tersenyum kepada Maira.Terlebih gosip dari para sahabat nya yang mengatakan kedekatan Sean dan Maira. Mungkin ini saat nya Flora move on dari cinta pertama nya yang selalu membawa luka.
Flora menganggukkan kepalanya menandakan setuju atas lamaran Farel.Farel amat senang mendapatkan jawaban dari Flora, penantian nya selama ini tercapai.Ia memeluk Flora lalu mengecup keningnya, " Makasih sayang.. makasih. " ucap Farel kegirangan.
Para awak media yang merekam acara itu ikut mengucapkan selamat kepada Flora dan Farel.Lain hal nya dengan Farel yang begitu bahagia karena lamaran nya di terima oleh Flora.Sean saat ini ditemani oleh Maira menonton acar infotainment yang di selenggarakan secara live di TV. Sean dapat mendengar apabila Flora menerima lamaran Farel.
Hati Sean amat sakit, air mata keluar begitu saja dari pelupuk matanya. Bukan kah ini yang dia inginkan? Agar Flora mendapatkan pria yang lebih baik dari nya. Bersama nya Flora akan menderita, namun kenapa hati Sean merasa sakit mendengar Flora akan bertunangan dengan pria lain.Sebentar lagi gadis yang ia cintai sedari kecil akan di miliki oleh pria lain.Maira yang melihat kesedihan Sean ikut menangis, rasa nya ia ingin memberitahu Flora keadaan Sean yang sebenarnya.Ia mencintai Sean, namun ia tidak tega melihat Sean seperti ini.Cinta tak selamanya harus memiliki, ia harus memberitahu Flora keadaan Sean yang sebenarnya.
...........
Ihhh aku ikut sedih Se..