
Sejak kejadian itu Darren dan Sean sudah tidak bermusuhan lagi.Kini mereka semakin akrab bahkan kini mereka makan bersama dengan Nino, Rico, Rain dan juga teman- teman Flora.
" Silahkan di makan makanan nya. " ucap Nino kepada Manda dengan senyum yang terpaksa.
Gara-gara kalah bertanding kemarin Nino dan Rain menjadi pesuruh Manda dan Ghea dua hari ini.
Manda tersenyum berbinar melihat makanan di depannya beserta boba jumbo favorit nya.Ia memegang bibir Nino menarik nya agar tersenyum.
" Senyum dong jangan cemberut mulu nanti lo nggak laku kalau jutek mulu. " cibir Manda.
Deg!!
Nino yang merasa jarak mereka sangat dekat mendadak gugup, apalagi melihat senyum Manda yang kini mempesona di mata Nino.
Manda menjentikkan jari nya agar Nino tersadar dari lamunan nya.
" Lo kenapa? tersepona ya sama gue? " ucap Manda geer.
Nino pun menoyor kepala Manda, " Kepedean lo. " ucap nya ketus.
Manda mencebik kesal.
Berbeda dengan Nino yang gengsi Rain justru maju terus pantang mundur mengejar Ghea.
" Makan yang banyak tuan putri, biar makin seksi. "celetuk Rain yang langsung mendapatkan pukulan sayang dari Ghea.
Kiara dan Rico sudah pasti selalu uwu, couple alay itu kini sedang makan sambil saling menyuapi.
Sean terus memandangi wajah Flora yang berkeringat akibat makan makanan pedas.Ia pun menyodorkan minuman kepada Flora, dengan cepat Flora meminum minuman itu.
" Thank Se. " ucap Flora.
" Sama - sama sayang. " ucap Sean.
" Sayang sayang pala lu pea, dia belum jadi pacar lo inget. " ucap Darren menoyor kepala Sean.
Sean pun membalasnya, " Dia juga udah jadi mantan lo inget. "
" Dari pada mereka ribut mulu lo pacarin aja mereka berdua Flo. " celetuk Kiara yang langsung mendapatkan pelototan mata dari Flora.
" Idih ogah, gue nggak mau berbagi. " cibir Sean.
" Emang nya Flora makanan bisa dibagi. " sahut Darren.
Seperti biasa mereka bertiga selalu berebut cilok pedas yang selalu dipesan Flora.
Di bawah meja tangan Sean menggenggam tangan Flora, saat Flora hendak melepaskan dengan cepat Sean raih kembali.
Degub jantung Flora berdetak dengan cepat, ia langsung cegukan saking gugup nya.Bahkan kini wajah Flora merah merona.
Flora nampak menggemaskan di mata Sean kini rasanya ingin ia mencium Flora kalau saja saat ini tidak banyak orang.
Darren dengan cepat memberi kan minum untuk Flora yang cegukan.
Setelah selesai makan saat jam istirahat, mereka kembali ke kelas masing-masing.Semua siswa mulai mengikuti pelajaran.
Saat jam pulang sekolah ban motor Sean dan Flora tiba-tiba kempes. Seperti ada yang sengaja melakukan nya, suasana sekolah pun sudah mulai sepi. Flora dan Sean memutuskan untuk pulang naik taxi.
" Se.. kita berenti di sana ya. " ajak Flora saat melihat banyak jajanan ala Korea di tepi jalan.
" Oke, pa berhenti di depan aja. " ucap Sean.
Sopir taksi pun menghentikan mobilnya, Sean dan Flora pun turun dari taksi.Mereka berjalan menuju stand yang berjualan makanan ala Korea itu, di sana juga ada seblak dan cilok favorit mereka.
Setelah selesai dengan kuliner nya mereka berjalan mengelilingi pasar di sana. Pertama kalinya mereka memasuki area itu.Banyak pedagang berbagai macam di sana, mulai dari pakaian,makanan, sayuran dan macam- macam.
Sambil memakan toppoki dan cilok kolaborasi yang sangat aneh namun itu makanan favorit mereka.
" Ternyata lagi ada pameran di sini, liat di sana ada festival musik. " ucap Flora.
Sean pun menarik tangan Flora, " Ayo kita kesana. " ucap Sean.
Keduanya mendengarkan alunan musik. Sean dan Flora ikut berjingkrak jingkrak mengikuti lagu, bahkan mereka pun ikut menyanyikan lagu itu.
*Hmm yeah ho ho yeah yeah
… Pacarku ayo kita pulang
Waktu hampir jam dua belas malam
Kita nggak bisa kemana mana lagi
Karena kita sudah berjanji ho yeah
… Pacarku kita harus pulang
Aku nggak mau nanti disalahkan
Dicap jelek sama keluargamu
Dimusuhi sama mamamu ho*
Jangan terlambat sampai dirumah
Walau sedang nikmati malam ini
Mereka nggak pernah mengerti
Mereka nggak mau mengerti
Mereka nggak akan mengerti
Itu pasti
… Pacarku lupakan saja
Rencana ke tempat hiburan malam
Oh pacarku tunggu apa lagi
Jangan tunggu ayam jantan berbunyi
Pacarku kamu harus pulang
Waktu sudah tidak memungkinkan
Jangan memaksa untuk pulang pagi
Itu sama saja bunuh diri
… Kamu harus cepat pulang
Jangan terlambat sampai dirumah
Walau sedang nikmati malam ini
Mereka nggak pernah mengerti
Mereka nggak mau mengerti
Mereka nggak akan mengerti
Itu pasti
Sepenggal lirik lagu slank yang kini sedang mereka dendangkan.Flora dan Sean tidak menyangka ban kempes mereka membawa mereka tempat menyenangkan seperti ini.Baru kali ini mereka menonton konser orang biasa. Rasanya menyenangkan sama seperti duduk di kursi VVIP.Namun bedanya tidak bisa sebebas ini.
" Ayo pacar ku kita harus cepat pulang. " ajak Sean menarik tangan Flora keluar dari kerumunan.
" Ish pacar dari mana, kita cuma temenan. " elak Flora sambil mengerucut kan bibir nya.
" Iya deh calon istri. " goda Sean mencolek dagu Flora.
" Ih tukang ngaku- ngaku. " cibir Flora.
" Biarin pokoknya kita nggak usah pacaran deh langsung nikah aja kayak kak Key sama kak Cinta nikah muda. " cerocos Sean.
Flora langsung menyumpal mulut Sean dengan cilok pedas ditangan nya agar Sean berhenti mengoceh.
" Ish.. ini calon istri galak bener bukan dicium gue malah di kasih cilok pedes banget. " ucap Sean menahan pedas.
Flora pun memberikan minuman kepada Sean, dengan cepat Sean menghabiskan minuman tersebut.
" Manis kayak kamu. " goda Sean seraya menaik turun kan kedua alisnya.
" Mau cobain nggak yang dingin pedes manis? " tawar Sean lagi.
" Apa? " tanya Flora dengan polos nya.
Sean pun menangkup kedua pipi Flora dengan tangannya ia lalu mendaratkan bibir nya di bibir kenyal Flora.Meluummat nya menyesap nya, Flora dapat merasakan dingin manis dan pedas dari mulut Sean saat mereka bertukar saliva.
Setelah lama berpagutan mereka pun melepaskan pagutannya.Sean mengusap bibir Flora yang basah akibat ulahnya.
" I love you Flora Alexandara. " bisik Sean di telinga Flora.
Flora hanya diam tidak menjawab, ia hanya tersenyum.Kini mereka mencari bus untuk pulang ke penthouse karena tidak ada taksi di jalan ini.
Kini Flora dan Sean sudah berada di dalam bus, karena kelelahan berjalan seharian Flora tertidur sambil memegang tangan Sean sedari tadi.
Sean mengecup punggung tangan Flora, ia pun ikut tertidur di dalam bus.
............
Maaf aku telat up.. maklum anak- anak hari ini banyak sekali drama..
Jangan lupa tinggal kan jejak like komen dan vote ya 🥰😍😘😘