
Manik mata Flora menerjap ia terkejut saat yang pertama kali ia lihat adalah wajah tampan pria yang sedari kecil ia cintai.Sean tersenyum merekah membuat Flora auto melehoy melihat nya.
" Nyenyak banget bobo sama aku, kuy lah kita otw KUA sekarang. " goda Sean tersenyum menyeringai.
Flora mencubit perut Sean gemas, " Kemarin yang nolak gue mulu siapa hah?" ketus Flora sambil mengerucut kan bibir nya.
" Maaf deh sayang sekarang aa udah siap nikah ama neng Flora sekarang juga. " goda Sean lagi mencolek dagu Flora.
Flora bangkit dari tidur nya ia pun duduk di atas ranjang rumah sakit, Sean pun ikut duduk di samping Flora.
" Sekarang udah nggak pengen tuh! " sahut Flora memalingkan wajahnya.
" Yaudah kita pacaran aja dulu ya. " ajak Sean serius.
Manik mata mereka kini saling menatap satu sama lain.Tatapan yang penuh cinta dan mendamba. Wajah mereka semakin mendekat, bahkan hidung mereka pun sudah bersentuhan.
Tanpa mereka sadari sedari tadi ada dua jiwa jomblo sedang menyaksikan drama mereka.
Ehem!!
Suasana romantis itu pun ambyar saat terdengar suara deheman salah satu dari mereka.Membuat sepasang insan yang dilanda cinta itu auto kelimpungan saat terciduk hendak berciuman.
" Oh my god, enggak di rumah enggak di rumah sakit mata kita selalu ternodai. " pungkas Kavin.
" Cih elu mah udah sering kali ciuman kek gitu sama pacar- pacar lo. " cibir Kean.
" Lagian lu tuh ya Se lagi sakit masih aja bisa modus. " sambung Kean sang kakak yang merasa kalah dalam urusan cinta oleh adiknya.
" Maka nya kakak cari pacar jadi nggak jadi nyamuk mulu, gue udah sembuh lah kan ada Flora obat nya. " ucap Sean tersenyum manis ke arah si pemilik hati.
" Idih lebay lo. " Kean melempari Sean dengan bantal sofa.
" Gue mau fokus dulu jadi dokter baru ngurusin cinta cintaan. " balas Kean lagi.
" Kayak gue dong Ken, santai.Pendidikan nomor ke seberapa yang penting cari jodoh dulu aja. " sahut Kavin santai.
" Lo belum pernah jatuh cinta bener- bener sih. " ujar Kean tidak mau kalah.
" Iya sekali nya jatuh cinta nanti kayak kak Key yang bucin banget sama istri nya sekarang. " Sean ikut menimpali mengejek Kavin.
" Hey gue ini Kavin William nggak ada dalam kamus gue yang bucin, inget fix no debat. " sarkas Kavin penuh percaya diri.
" Kalian berisik banget, ini rumah sakit tau. " protes Flora kesal.
" Iya ya mereka nggak tau apa gue butuh istirahat. " rengek Sean berubah manja kepada Flora.
" Cih, ini asli ade lu Ken? kenapa dia jadi alay gini? coba lo cek mungkin ada organ yang ketuker. " ejek Kavin.
Kean terkekeh mendengar ocehan Kavin yang tidak mau kalah.
Tak lama kemudian Darren dan kawan-kawan datang menjenguk.Untung nya hari ini weekend sehingga mereka semua libur sekolah.
" Wah kayak nya ada yang udah sehat nih ditemenin sama Flo. " sindir Rain menepuk bahu Sean.
" Bukan sembuh lagi bahkan tadi mereka ma_ " ucapan Kavin terhenti saat Flora membekap mulutnya.
" Ish nggak sopan lo sama abang lo. " protes Kavin lagi saat tangan Flora sudah terlepas dari mulutnya.
" Yaudah kita keluar dulu, lo udah ada temen- temen lo kan. " ucap Kean pamit lalu keluar bersama Kavin.
" Wah elo abis ngapain hayo di rumah sakit. " goda Nino kepada Sean dan Flora.
Darren sedari tadi hanya terdiam tidak ikut mengejek mereka.Hati nya masih sakit melihat kemesraan mereka, namun ia tidak boleh memperlihatkan hal itu kepada mereka.
" Apaan sih lo, kita nggak ngapa- ngapain. " elak Sean mulai tidak enak kepada Darren.Ia kini sedang menghargai perasaan Darren.
" Tuh kan udah dapet lampu ijo dari mantan Flo. " ucap Kiara heboh.
" Makasi ya Ren," balas Sean.
" Ngapain makasih sama gue, gue kan nggak ngebeliin lo cilok atau seblak. " ejek Darren mencoba mencairkan suasana.
Mereka semua pun tertawa, tawa mereka terhenti saat melihat tangan Manda dan Nino saling berpengangan.
" Wah kayak nya ada yang baru jadian nih. " sindir Rico menyenggol bahu Nino.
" Jangan diledekin nanti cewek gue ngambek. " ucap Nino merangkul mesra Manda kekasihnya.
" Cie.. cie kemarin siapa ya yang gengsi ngaku cinta. " goda Ghea sambil menautkan kedua jarinya.
" Ayang mau aku tembak juga? biar kita jadian kayak mereka. " ucap Rain menggoda Ghea.
Ghea langsung merotasi kan kedua bola matanya jengah.
" Nggak mau nanti kalau ama elu gue musti bawa payung. " ucap Ghea.
" Kok bawa payung? " tanya Rain tidak paham.
" Nanti gue ke ujanan. " celetuk Ghea.
Semua tertawa kecuali Rain, " Maka nya ganti nama lo ujan. " ejek Rico menoyor kepala Rain.
" Masa iya gue ganti nama jadi rainbow kan nggak ada maco - maco nya tuh. " cibir Rain kesal.
" Nggak apa, siapa tau hari lo jadi berwarna. " kini Sean ikut menimpali.
" Bebep liatin gue dicengin mulu nih sama mereka. " rengek Rain kepada Ghea.
" Idih gelay lo, alay banget. " ketus Ghea.
" Lo jangan galak- galak sama Rain Ghe, nanti naksir beneran lho. " pungkas Darren ikut mendukung couple baru itu.
" Ish kenapa kalian malah jadi jodoh- jodohin gue sama si ujan sih. " ketus Ghea sambil bersidekap dada.
Flora tersenyum senang teman- temannya menemukan cinta nya sendiri.Walaupun Ghea dan Rain masih dalam mode saling gengsi namun ia yakin mereka akan berakhir seperti Manda dan Nino.
Sean memperhatikan Flora yang terus tersenyum mendengar celotehan para sahabatnya itu.Sean sangat senang dapat kembali melihat senyum canti di wajah Flora.
Sean pun melirik ke arah Darren yang gentleman bersikap seperti tidak terjadi apapun diantara mereka.Sean tahu benar apa yang Darren rasakan saat ini, Sean berharap Darren akan mendapatkan cinta nya.
Sudah dua jam lamanya mereka bercengkrama di ruang rawat Sean.Kini mereka semua pamit undur diri.Kini tinggal lah Sean dan Flora di ruang rawat.
" Sayang, sini dong. " rengek Sean menepuk ranjang kosong disamping nya menyuruh Flora duduk disamping nya.
" Sayang sayang apaan. " ucap Flora tersipu malu.
Flora kini duduk disamping Sean saat hendak mencium Flora lagi kini Mom Alexa dan bunda Nichole yang datang disaat tidak tepat.
Untung nya mom Alexa dan bunda Nichole tidak melihat apa yang hendak mereka lakukan.Sean menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Sementara Flora pura-pura membantu mom Alexa dan bunda Nichole yang sedang menyiapkan buah- buahan potong untuk Sean.
" Kayaknya bener- bener kudu otw KUA dulu nih. " batin Sean.
..........
Jangan lupa tinggal kan jejak ya gaess