Cheossarang

Cheossarang
Insiden



Hari yang tidak di harapkan itu datang dengan cepat hari di mana Flora dan Rachel harus berangkat untuk mengemban ilmu nya di negri jauh.Rachel dan Flora sudah siap mereka kini berada di bandara di temani orang tua sahabat dan para kekasih mereka.


" Abis kamu lulus kuliah nanti ikut kita pindah ke London ya sayang. "ucap mom Alexa lalu mengecup kening Flora..


" Aku suka Indonesia mom. " jawab Flora tersenyum.


" Biar Flora yang nentuin mom jangan paksa dia. " sahut Dad Keenan lalu memeluk putri bungsu nya.


Mereka pun pamit kepada para sahabat dan pacar mereka.


" Gue pasti kangen banget sama kalian. " ucap Kiara mulai menitikkan air mata nya.


" Gue juga. " balas Manda dan Ghea yang ikut memeluk Flora dan Rachel.


Kini giliran Rachel memeluk kekasih nya, " Jangan nakal di sini ya. " ledek Rachel mencubit hidung mancung Darren. .


" Kamu jangan deket - dekat cowok itu. " ucap Darren sambil menunjuk Adit yang sedari tadi berdiri menonton drama perpisahan dua gadis ini.


" Nanti aku susul kamu kesana, kita tunangan saat kamu udah lulus. " ucap Sean lalu mengecup kening Flora.


" Aku tunggu janji kamu. " balas Flora lalu tersenyum.


Setelah selesai drama perpisahan dengan orang tercinta mereka pun pergi meninggalkan mereka.


Semenjak itu baik Rachel dan Darren juga Flora dan Sean berhubungan jarak jauh.Kadang mereka bervideo call atau teleponan sebelum tidur.


Waktu terus berlalu sudah dua tahun mereka LDR an.Banyak yang berubah selama dua tahun ini Kiara dan Rico yang awalnya paling mesra di antara yang lain justru hubungan mereka yang lebih dahulu berakhir karena sudah merasa tidak cocok.Manda dan Nino pun mengakhiri hubungan mereka yang terhalang oleh restu.Berbeda dengan Manda dan Kiara Ghea dan Rain kini sudah bertunangan, mereka akan menikah setelah Ghea lulus kuliah nanti.


Nino, Rico dan Rain sama seperti Darren dan Sean yang sudah lulus satu tahun yang lalu.Sean dan Darren melanjutkan kuliah mereka di LA agar bisa dekat dengan para pacar mereka.


Hubungan Sean dan Flora semakin mesra bahkan minggu ini mereka akan mengadakan acara pertunangan.Flora lulus dengan nilai terbaik, sekolah nya di LA mengajukan Flora untuk masuk ke Universitas ternama di LA menyusul Rachel yang lebih dahulu masuk ke Universitas tersebut.


Sama halnya dengan Sean dan Flora Rachel dan Darren pun semakin mesra walaupun hingga kini Adit masih saja tetap mengejar cinta Rachel.


Tiba-tiba Rachel di kejutkan oleh seorang wanita paruh baya yang begitu malas ia temui.Siapa lagi kalau bukan nyonya Anderson ibu Darren.Selama di LA Rachel bekerja paruh waktu di sebuah kafe dekat kampus, ia bekerja menyesuaikan pelajaran nya.Untung nya pemilik kafe orang yang sangat baik sehingga mengerti kondisi Rachel yang sangat membutuhkan uang.Ia tidak seperti Flora yang memiliki segala nya.Ia harus bekerja untuk bisa bertahan di negri itu walaupun biaya lainnya di biayai dari pihak sutradara Kent yang mensponsori beasiswa ini.


" Silahkan duduk nyonya. " ucap Rachel saat melihat nyonya Anderson berjalan ke arah nya.


Dengan wajah angkuhnya nyonya Anderson duduk di sofa yang tersedia di kafe tersebut.


" Anda mau minum apa nyonya? " tanya Rachel lemah lembut.


Rachel menundukkan kepalanya.


" Kamu pikir dengan kamu kuliah di Hollywood kamu bisa menjadi pantas bersanding bersama putraku? " tanya Nonya Anderson lagi.


" Tidak ya, kamu tetap lah gadis miskin yang akan menyusahkan kami kedepannya. Oleh karena itu jauhi putra ku karena sampai kapan pun aku tidak sudi menerima mu menjadi pendamping Darren. " ucap Nyonya Anderson lalu pergi meninggalkan Rachel yang sedari tadi menundukkan kepalanya.


Rachel menagis, Kata-kata ibu nya Darren sangat menusuk hati nya.Sekeras apapun ia berusaha ia akan tetap tidak bisa bersama dengan Darren.Maira yang melihat hal itu menghampiri Rachel.Maira pun ikut pindah ke LA karena ia ikut membantu ibu nya Naura yang membuka cabang kafe di LA.Ya kafe ini milik Maira, Rachel kini berteman baik dengan Maira .


" Sabar hel. " ucap Maira menghapus air mata Rachel.


" Kita omongin ini nanti sama pacar kamu. " bujuk Maira lagi.


Rachel menggelengkan kepalanya, " Jangan Mai,seperti nya kami memang tidak berjodoh. " ucap Rachel sendu.


" Maksud kamu? kamu mau nyerah gitu? " tanya Maira tidak habis fikir dengan keputusan Rachel.


" Sampai kapan pun ibu nya Darren nggak akan setuju sama hubungan kami. " balas Rachel lesu.


Maira memeluk erat Rachel, ia bingung harus membantu Rachel seperti apa.Sedangkan ia pun sama seperti Rachel yang bukan anak orang berkuasa.


Hari berganti hari tepat hari ini di mana Sean dan Flora akan melangsungkan acara pertunangan mereka di London.Para tamu undangan sudah mulai hadir, Flora nampak cantik dengan gaun peach tanpa lengan dengan panjang selutut dengan rambut yang ia biarkan tergerai.


Di dalam perjalanan Sean pun merasa tidak sabar akan bertunangan dengan gadis yang ia cintai.Saking senang nya sepanjang jalan ia terus bersiul sambil bersenandung.Tanpa ia sadari ada mobil di depannya yang hendak menabrak nya dan


Braaakkk!!


Mobil Sean menabrak mobil itu pecahan kaca mobil masuk kedalam mata Sean.Mobil itu membanting tubuh Sean.Bunda Nichole dan Ayah Lexy yang ada di dalam mobil belakang mobil Sean terkejut melihat kejadian yang begitu menyakitkan di depan mata mereka.


" Tidaaakkkk. " jerit Bunda Nichole histeris.


Banyak warga menolong Sean untuk keluar dari mobil, Ayah Lexy berlari ikut menolong putra nya keluar dari mobil.Bunda Nichole menangis histeris melihat kondisi putara nya.Hari yang ia tunggu sejak lama justru menjadi musibah bagi nya.Sean sangat menunggu hari dimana ia akan mengikat Flora untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya.


Sementara di kediaman Wijaya dad Keenan sudah emosi ia marah di permalukan oleh keluarga Lexy yang hingga kini belum juga datang.Tiga jam sudah mereka menunggu kedatangan Sean dan keluarga namun tidak kunjung datang diantara mereka.Kean yang berada di antara mereka pun merasa serba salah.


" Kurang ajar Sean mempermainkan keluarga kita. " ucap Dad Keenan frustasi.Para tamu pun sudah di bubarkan karena Sean yang tak kunjung datang.


Flora berlari menuju kamar nya ia menangis, Sean kembali membuat nya kecewa.Hari yang ia nantikan malah membuat nya merasa malu karena Sean yang tidak hadir.Flora merasa kecewa dengan Sean yang tidak datang tanpa kabar.Hati Flora merasa sakit ia Sean kembali menoreh kan luka di hati nya.


............