Cheossarang

Cheossarang
Sean VS Darren



Siang ini Sean membawa Gishele ke halaman belakang sekolah.Nampak Gishele sangat senang Sean yang akhir- akhir ini mengacuhkan nya akhirnya mulai mendekati nya lagi.


" Ada apa sayang? " tanya Gishele penuh kelembutan.


" Ayo kita putus, " ucap Sean.


Deg!!


" Apa? kamu becanda kan Se? " tanya Gishele.


" Aku serius, maaf" ucap Sean lalu pergi meninggalkan Gishele.


Gishele menitikkan air mata nya, ia sangat kecewa dengan keputusan sepihak dari Sean.Ia tidak percaya Sean akan melakukan ini kepada nya.Sean yang selalu bersikap manis kepada nya sedari dulu.


Saat jam istirahat Flora berlari menuju kantin seperti biasa tiba-tiba ia menabrak seseorang sehingga tubuh nya terjatuh diatas pria itu.


Deg!!


Manik mata mereka saling bertemu, debaran jantung keduanya terpompa sangat cepat seolah sedang ber genderang perang didalam sana.


Wajah Flora memerah, Sean malah tersenyum. " Gue bilang juga apa kita emang berjodoh, " bisik nya di telinga Flora yang mana membuat Flora meremang.


Dengan cepat Flora bangkit lalu kembali berjalan ia kini sedang mengendalikan debaran jantung nya yang seperti ingin loncat dari tempat nya.


Gishele yang melihat itu kini tau penyebab Sean memutuskan nya.Ia merasa aneh sebenarnya perubahan sikap Sean terjadi saat Flora dan Darren jadian.Gishele pun pergi untuk menemui Flora,ia akan memberi perhitungan dengan Flora yang merebut Sean dari nya.


Flora yang saat ini sedang asyik dengan bakso level pedas bersama teman-teman nya terkejut dengan kedatangan Gishele yang tiba-tiba menggebrak meja.


" Lo kenapa kak? ngagetin kita aja" ucap Kiara mencibir.


" Lo ya Flo, lo kan udah punya Darren kenapa lo malah ngegoda pacar orang hah? " bentak Gishele.


Flora mengkerut kan keningnya, " Maksud lo apa kak? " tanya Flora masih tidak paham.


" Sean mutusin gue pasti gara- gara lo kan? " tanya Gishele.


" What putus? terus urusan nya sama gue apa? " tanya Flora lagi.


" Sean berubah sejak ada nya lo di sekolah ini, " bentak Gishele lagi.


Darren yang melihat itu langsung menghampiri mereka.


" Apa- apaan sih lo shel? ngapain lo gangguin cewek gue, " ketus Darren tidak terima Flora di bentak- bentak oleh Gishele.


" Cewek lo ini gangguin Sean, gara-gara dia Sean putusin gue, " bentak Gishele kesal.


" Bukan salah Flora, ini semua murni keinginan gue, " ucap Sean.


" Kamu dulu nggak kayak gini Se, sejak dia ada disekolah kami jadi beda, " rengek Gishele memegang lengan Sean.


Sean menepis pegangan tangan Gishele, " Kayak nya aku kemarin cuma terobsesi sama lo Shel bukan cinta, " jelas Sean.


" Sebaiknya kalian selesaikan drama kalian di tempat lain, liat deh orang-orang pada liat kesini, " ucap Manda yang ikut kesal.


" Gue belum selesai karena Flora juga harus putus dari Darren, " ucap Sean dengan lantang, mata Flora terbelalak.


Kini Darren yang mendorong Sean, " Maksud lo apa hah? lo bukan nya cuma sodara an sama Flora terus kenapa ngatur ngatur? " bentak Darren tersulut emosi.


Flora mencoba menarik Darren agar mereka tidak berkelahi.


Sean tersenyum miring, " Sodara? mana ada sodara yang di jodohin dari kecil, gue sama Flora akan tunangan dan lo juga lo nggak boleh ngerusak semuanya, " bentak Sean menunjuk kearah Gishele dan Darren.


" Omong kosong lo, " ucap Darren lalu memberikan bogeman kepada Sean. Sean pun membalas perlakuan Darren, perkelahian diantara mereka tidak terelakkan.


Ia kini sangat bingung, sebenarnya ia senang saat mendengar Sean putus dengan Gishele namun ia pun bingung bagaimana menghadapi Darren.


" STOP!! " teriak Flora menengahi.


" Beib dia yang mulai, masa dia mau ngambil kamu dari aku, " kilah Darren sambil menatap tajam ke arah Sean.


" Dari awal Flora milik gue bukan milik lo, " ucap Sean.


Nino, Rain dan Rico kini sedang memegang sahabat mereka masing-masing.


" Gue nggak akan milih siapa pun, puas kalian" bentak Flora lalu hendak pergi namun lengannya dipegang oleh Darren.


" Maksud kamu beib? " tanya Darren.


" Kita putus aja, gue nggak mau kalian ribut lagi, " ucap Flora lalu pergi meninggalkan mereka semua.


Gishele yang melihat drama didepan nya hanya bersidekap dada. Ia harus membalas sakit hatinya itu kepada Flora.


" Lo nggak tau diri udah tau Flora udah punya pacar masih aja ngejar cewek orang, " ketus Darren sambil mengusap darah yang ada di sudut bibir nya.


Untungnya saat itu guru- guru tidak ada yang mengerti perkelahian mereka.


" Lo yang nggak tau diri, Flora dari dulu cinta nya Sama gue bukan sama lo, ".


Nino dan Rain hanya memutar kedua bola mata nya jengah.Andai Sean tidak gengsian mungkin hal ini tidak akan terjadi. Mungkin kini mereka sudah menjalin hubungan yang indah.


Mereka pun bubar dari kantin karena jam pelajaran kembali dimulai.


Kini Darren berada di UKS sedang mengobati luka nya sendiri.Berbeda dengan Sean yang membiarkannya, ia malas bertemu Darren di UKS.


Flora masuk ke dalam UKS, ia membantu Darren mengobati luka nya.Darren terus memandangi wajah cantik Flora.


" Flo, kita nggak jadi putus kan beib? " tanya Darren sendu.


" Ini jalan terbaik biar kalian nggak ribut lagi, " ucap Flora sambil menempel kan plester di luka Darren.


" Kamu cinta dia beib? " tanya Darren.


Flora tidak menjawab, ia lebih memilih merapikan bekas perban yang ia pakai untuk mengobati Darren.


Setelah selesai Flora yang hendak keluar ruang UKS tiba-tiba dipeluk dari belakang oleh Darren.



Hati Flora merasa tidak enak terhadap Darren namun ia tidak ingin menambah masalah lagi.Ia harus melepaskan keduanya, tekad nya sudah yakin ia tidak akan memilih satu diantara mereka.


Flora melepaskan pelukan Darren, ia berbalik menghadap ke depan Darren.


" Maaf sebaiknya kita temenan lagi aja ya, " ucap nga dengan nada getir.


Darren hanya tersenyum kecut ia mencoba menerima apa yang diinginkan Flora.Kecewa sudah pasti Darren sangat kecewa namun apa boleh buat keputusan ada di tangan Flora. Ia tidak memaksa ka kehendak nya kepada Flora.


Ia tidak boleh egois, mungkin ini lebih baik dari pada saling berjauhan.Setidaknya ia masih bisa berada di dekat Flora.Darren akan mencoba mengambil hati Flora, selama ini Darren tau alasan Flora menerima cintanya walaupun ia belum mencintai Darren.


Darren berharap seiring berjalannya waktu Flora bisa menerima cinta nya namun itu hanya harapan kosong sepertinya kini Darren tau siapa yang ada di hati Flora.Namun ia tetap tidak akan menyerah begitu saja toh Flora pun tidak akan memilih Sean. Jadi masih ada jalan dan kesempatan untuk nya.


...........


Jangan Lupa tinggal kan jejak like dan komen nya ya..