
Tubuh terbujur kaku,putih pucat terbungkus kain kapan berlahan masuk kedalam peristirahatan terakhir
setiap orang mengiringi kepergian untuk terakhir kalinya dan pengharapan terakhir yaitu Doa
Gerimis mengiringi pemakaman
lalu lalang orang memberiakan ucapan duka cita datang silih berganti,
payung hitam seakan akan menari di bawah langit disore hari
hanya pak Heru dan Bam yang memberi sambutan sedang angel tidak nampak terlihat,
teman dan kerabat pun lambat laun
berkurang sampai pemakaman pun telah berakhir
albet pun datang sambil menyapa pak Heru dan memyimpan bung mawar dark dipusaran istrinya
"Maaf mungkin saya telat saat itu untuk memberikan tumpangan
klw saya cepat mungkin istri bapak bisa terselamatkan"
pak heru hanya terseyum getir melihat albet
Pak Heru tampak sangat lelah tersirat diwajah dan perawakannya
rambut yang hitam tidak teratur tersapu anggin pemakaman istri tercinta
"tidak apa apa mungkin ini sudah takdir setidaknya kita telah mencoba,kita hanya bisa pasrah terima kasih atas kunjungannya"
lalu pak Heru pergi dan hanya menyisakan Bam dan albet disana
Bam hanya bisa menundukan kepala melihat batu nisan sang ibu,
Bam tidak bisa mengeluarkan air mata meski hatinya sangat terkoyak
muncul rasa penyesalan karna tidak cukup dekat dengan ibunya,
waktu Bam sering bayak dihabiskan d tempat les,kamar,belajar diperpustakaan bila diakhir pekan keluar bersama teman temannya
setelah dewasa dan bekerja waktu banyak terbuang d RS
menyelamatkan orang lain dan menggobati orang lain sangat berkewajiban dimana saja kapan saja dan untuk siapa saja itulah janji sumpah setia tetapi nyawa ibu sendiri tidak bisa diselamatkan olehnya,
sangat percuma untuk menjadi seorang dokter,perkataan angel sangat benar adanya
albet pun mencoba mencari angel
tetapi tidak terlihat keberadaannya
dari awal pemakan sampai selesei
"Bam kemana Angel"
"dia sakit mungkin tertekan dan kejiwaannya tidak stabil,dia masih labil kejiwaannya masih belum matang masih harus dididik dan dibangun dengan benar
terlalu mendadak tragedi keluarga kami 3 kecelakan dalam 2 bulan terakhir dan ibu kami jadi korban
dia baru mau tumbuh dewasa sekarang harus ditinggalkan seorang ibu,dia sangat mencintai ibunya dan paling dekat dengan ibunya beda dengan saya,karna saya selalu membuang bayak waktu d RS dari pada dirumah,sekarang dia harus bisa mengurus dirinya sendiri,oh iya bukannya kamu yang menyelamatkan Angel waktu kecelakaan itu,?"
"hnmmmm,"
"oh iya kami belum sempat mengucapkan terima kasih untuk waktu itu,dan maaf kami menyebabkan adik mu meninggal,itu bukan kesalahan kami persisnya kami pun tertabrak oleh kendaraan lain dari belakang yang menyebabkan kendaraan kami menabrak kendaraan keluargamu,seandainya semua kejadian 2 bulan yang lalu tidak terjadi mungkin tidak akan ada hari ini,dan angel mungkin dia akan merasa bahagia dengan beasiswanya kenegara Z
kehidupan baru disana dan kami pun tidak akan kehilangan seorang ibu
albet pun hanya terdiam mendengarkan penjelasan Bam,lalu albet berkata
"maaf sewaktu pemakaman adikku kami tidak melihat kalian menganggap kalian anggin saja"
"tidak apa apa kami mengerti situasi kalian,kami masih beruntung kalian tidak menggugat keluarga kami kepengadilan secara kedua orang tua kaliam paham hukum tapi walau bagaimana pun kami juga mengalami kerugian atas kecelakaan itu"
"dari mana kamu tahu kedua orang tuaku"
"keluarga kalian cukup terkenal dikalangan atas,ayah kalian seorang jaksa dikota dan ibu kalian mengurus firma hukum,ahhh benar benar keluarga yang mapan"
"lalu"
"hanya itu yang ku ketahui selebihnnya tidak"
"keluarga mu jga semua dokter yang ahli dibidangnya hingga ayahmu mendapatkan gelar jenius dan kamu juga cukup terkenal dRS"
"tapi menurut adikku kami hanya dokter bodoh sangat menyakitkan bila orang yang kita sayangi sudah tidak lagi saling percaya jadi semua gelar itu hanya sampah"
Bam pergi sambil menepuk bahu albat lalu meninggalkan albet disana sendirian,
albet pun tenggelam dalam pikirannya sendiri lalu dia mengambil telpon genggamnya dan memutar no asistenya
"hallo,tolong selidiki seorang wanita dengan nama Angel ank k2 dari dokter Heru dari RS kota,inggat jangan melewatkan sedikitpun"
albet pun menyimpan telponnya kembali dan pergi dari pemakaman itu
Dirumah anggel
angel tertidur didalam meringkuk seperti bola,mata yg sembab begitu terlihat jelas
angel pun bagun seketika dan berlari menuruni tangga lalu membawa kunci kendaraan nya,
angel pun tiba d pemakaman ibunya dia jatuh duduk d atas tanah yang basah,
dengan hujan yg bertambah lebat
langit yg tadinnya cerah merubah menjadi hitam,air hujan pun jatuh diseluruh tubuhnya
"ibu maaf kan aku,ibu sekarang aku harus bagaimana,?seakan hidup ku tidak bernyawa seakan pelangi pun sudah tidak lg berwarna hanya ada kegelapan yang bisa kulihat saat ini
ibu belum juga sehari tetapi ini terasa panjang,ibu...ibu maaf...maaf...maafkan aku,aku tidak cukup baik menjadi anakmu"
tanpa angel sadari sepasang mata mengawasi dari jauh,tidak lain albet
diam diam albet melihat tangisan ke piluan angel,
tapi hatinya sangat begitu perih melihat dia seperti ini,
albet pun melangkah keluar menghampiri angel dan membawa payung untuk dirinya dan angel
"kakak haruskah aku pergi,dunia ini sangat gelap sehingga aku takut untuk menghadapi semuanya,kakak aku inggin tertidur saja tanpa harus bangun kembali,kakak mengapa ada kehidupan dsaat semuanya harus mati,kenapa ada air mata dsaat itu sudah tidak lagi berharga,kakak sekarang apa yang harus kulakukan"
albet pun meringis mendengarkan angel bicara
"yang harus kamu lakukan belajar untuk menjadi dewasa dari ujian ujian hidupmu kesakitan mu penderitaan mu semua itu akan menjadikanmu pengalaman yang tidak akan hilang,ibarat buku buka halaman demi halaman sehingga kamu akan bisa melihat indahnya perihnya hidup belajarlah untuk bisa melihat kenyataan tanpa harus menyesal,tutup halaman yang ini dan buka halaman selanjutnnya,noda hitam pada kertas tidak akan pernah hilang tapi cobalah untuk melupakannya seiring waktu semuanya akan berlalu,termasuk diriku,maaf angel,"
angel pun masih larut dalam dilema hingga dia hanya bisa mendengar kata kata itu,
tetapi albet sudah berpaling pergi
angel masih duduk disana tanpa bergerak,,,,
tiba tiba angel menengok dan sosok albet telah menghilang dari pandangannya...