
Malam yang riuh dengan perasaan harus tertawa atwa menangis itu yang dirasakan angel,
mungkin Tuhan berkehendak tentang apa yang terjadi saat ini,mungkin kah ini takdir?
didunia ini semuannya tidak ada yang namannya kebetulan,
angel berjalan berlahan lahan satu langkah demi langkah hingga angel berdiri didepan albet,tubuh albet menjulang tinggi hingga badan angel hanya sampai k bahunya albet
albet perpakain formal memakai jas hitam kemeja abu abu,yang memancarkan kemuliaan,albet memberikan seyuman semanis madu terhadap angel
"tidakkah kamu inggin mengambilnya angel?"
albet memberikan bunga itu kpada angel
'dag did dug' jantung angel berlahan bertambh kecepatan bagaikan pesawat jat tembur turun naik memicu adrenalin,keringat dinggin mecampur percikan percikan api dalam tubuh angel,'magsudnya ini cinta'
hanya itu yang ada dalam hati angel lalu albet berkata
"apa kamu tidak menginginkannya,maka kamu bisa membuang nya"
setelah lingling persekian detil angel kembali ke dirinya
"magsud paman?"
"hanya bunga tidak ada yang lain,dan aku menunggu kalian untuk makan malam"
persaan angel yang persekian detik lalu kalangkabut sekarang hanya berakhr tragis,cuman kesalah pahamannya,dengan perkataan albet,'hanya bunga tidak ada yang lain'apa ini cuman fantasi ku saja
setengah jam yg lalu,setelah berlari sekuat tenaga dengan langkah yang panjang ditengah tengah perjalanan alex mendengar ponselnnya begetar lalu dia melihat ternyta ibunya,lalu alex menjawabnnya
"hallo Mom,ada apa?kalau tidak ada sesuatu yang penting aku tutup telponnya nanti hubungi aku lagi!"
dikediaman alex
wajah ibu alex terlihat seperti panci hitam pnh dengan amarah,sebelum kalimat kluar alex sudah menutup teleponnya,
kembali ke waktu saat ini
angel berjalan dibelakang albet smbl membawa bunga itu dan datang lah teriakan alex
"paman apa yg km lakukan di sini?"
dengan wajah pnh curiga
"hanya tumpang lewat dan inggin membri kalian mkn mlm"
dgn wajah yg lurus tanpa emosi albet menjawabnya
"benar hnya lewat,apa itu angel yg kamu bwa?"
albet pun menjawab pertanyaan alex sebelum angel menjawab
"hanya seikat bunga,tdk ada yg berharga"
"paman apa artinya ini apa kamu suka angel?"
dengan wajah yg menusuk dan curiga alex bertanya
"buang angel itu tdk berharga menurutnya,hanya samph"
"kamu terlalu banyak berpikir"
angel hanya bisa melihat mereka bertengkar kecil tnpa bisa menyela
mereka pun smp d restoran mewah,mereka dsambut dengn pelayan yg sangat sopan,mereka pun duduk
"pesan yang kamu mau"
dengan lisan yg memerintah angel dan alex pun serempak berkata
"tidak akan sungkan"
dalam sela sela mkn malam albet bertanya kpd mereka,
"kemana rencana liburan kalian,?"
serempak memjawab
"korea,paris,jepang"
angel dan alex pun tertawa dengan kocaknya albet hanya bisa memutarkan matanya,
"kapan kalian berangkt"
"setelah hasil keluar kita berdua akan prgi"
"ada yg salah paman"
"apa kakak laki laki angel akn memberi izin"
"oh kakaknya dia akn pergi sekalian karna ada sebuah penitian d paris so kita tdk berdua tp klw k korea kita berdua karna akn melihat konser K-pop,pertma kita akan k jepang melihat indhnya bunga,berjalan jalan memanjakan mata lalu korea trs paris,rencana yg mutlak"
"ok,antarkan angel pulang,pamn harus kekantor kembali"
lalu albet berdiri dan prgi
dalam perjalan k kantor albet menelepon rehan
"datang kekantor dalam 15 menit"
sesampainya d kantor
didalam ruangan yg luas itu seseorang berdiri dengan nuansa bau bau kecemburuan dan kegelisahan hingga suara pintu terbuka dan rehan pun datang
"tuan muda"
"Rehan apa perjalan bisnis k jepang bisa d majukan minggu depan?"
"sebentar saya akan menelepon asisten pak Takumuranya"
rehan pun menghubungi stlh beberapa saat
"dengan senang hati mereka bersedia"
dengan bibir terbunga dan gusi terlihat alber terseyum