Albet And Angel

Albet And Angel
Apa yang harus dilakukan



langkah kaki bibi nuam tidak terdengar kemudian mengetuk pintu kamar,


'tok tok tok'


"tuan makan malam sudah selesei"


albet membukakan pintu dan keluar


"apa yang terjadi dengan kepala tuan"


"bukan apa apa"


albet duduk dikursinya,bibi nuam sudah terbiasa dengan sikaf albet


albet makan dalam diam


dan waktu makan selesei dengan sendirinnya


"kalau sudah selesei bibi boleh pulang,"


"iya tuan"


albet masuk kekamarnya dan membawa secarik kertas itu dan memutar no itu


'tut tut tut'


lalu tersambung


"hallo"


suara yang selama ini dirindukannya kini terdengar kembali,jantung albet berpaju dalam katakutan antara harus menjelaskan ataw menguburnya selamannya


"ini aku albet"


"oh paman,kenapa baru menelpon apa sesuatu terjadi"


"kapan kamu sekolah kembali"


"besok mulai kembali,dan sepertinya kita akan bertemu sebagai murid dan dosen,hehehehe,oh iya paman barusan kantor police menelepon penabrak itu sudah tertangkap besok kita akan kesana"


"iya ayo kita pergi bersama,sudah malam,tidurlah"


albet inggin memastikan pekerjaan Rehan jadi menawarkan diri untuk menemani angel


"iya,selamat malam paman mimpi indah"


"yah selamat malam"


keesok paginya


angel pergi antarkan bam,angel tidak boleh membawa kembali mobilnya karna kekahwtiran ayahnya,


angel pun disambut oleh Desi dan Dara,


"angel apa sekarang lebih baik"


"iya terima kasih untuk semuannya,maaf saat kalian datang kepemakaman ibu ku aku tidak menyambut kalian,"


"oh tidak apa apa kami mengerti"


dara menyela obrolan desi


"ini catatan pelajaran selama kamu tidak masuk sekolah"


"oh gadis yang baik terima kasih"


mereka pun masuk kedalam kampus,dan mulai menyusuri lorong untuk memasuki kelas mereka,sesampainya dikelas seperti biasa mereka duduk dengan urutan berjajar


kelas pertama adalah kelas albet


"uh sekarang adalah kelas dosen galak itu"desi mengeluh


angel pun menjawab dengan seyuman


"oh albet"


"Iya semua murid takut padannya dan aku mendengar gosip dia cuman hanya pengajar dalam 1 semester saja,karna dosen Irgi akan kembali menggantikanya


"siapa dosen irgi itu"


"dia mengambil cuti karna sebuah kecelakaan harus beristirahat lama karna tulang rusuk yang patah"


"oh pantas,oww lihat dosen dosen garang itu masuk"desi berbicara tergagap


kelas pun langsung terdiam dari percakapan pribadi mereka


"selamat pagi semuannya"


semua siswa pun menjawab serentak


"pagi"


"oke sekarang kita akan membahas sastra Modern,berapa bayak yang kalian sudah membaca buku buku,kamu"


dan itu menunjuk pada dara


"tidak cukup banyak"


"dan apa yang bisa kamu ambil dari cerita itu,pengarang menyimpan apa dalam cerita itu"


"hanya sebuah kehidupan sehari hari antara sepasang kekasih yang saling mencintai dari awal pertemuan sampai pernikahan cobaan silih berganti pasang surut emosi antara ke2nya tetapi pemeran protagonis lelaki memyembunyikan kebenaran bahwa dia yang membunuh saudara protagonis perempuan yang tak lain kekasihnnya sendiri,hanya itu"


tatapan albet sangat jatuh suhu udara seakan akan turun menjadi nol derajat,


albet pun menyesuaikan kembali tatapannya dan langsung melesat ke angel


"lalu kamu harus membaca yang lebih berat lagi dan jauh lebih berkualitas kembali,tetapi itu awal yang baik,sekarang angel,apa yang telah kamu baca?"


"aku lebih suka membaca puisi,karna aku suka cara penyampaian pengrang jauh lebih simple dan jujur dan sesuatu yang romantis,"


"lalu apa yang kamu dapat"


"belum selesei ku baca jadi belum tahu"


murid yang lain berbisik bisik perempuan ini cukup berani karna dia tidak bisa memberi jawaban yang dosen minta


"apa yang menurut kalian romntis,kamu"


itu menuju seorang siswa laki laki yang duduk dipaling belakang dekat kaca samping yang dari tadi tampak tertidur didalam kelas


lalu temannya membangunkannya


"bangun dosen bertanya padamu"


"berisik,"


temannya pun memandang albet


lalu albet menghampiri dia,dan berbisik ditelinga Alex


"bangun ataw aku akan memberi tahu ibumu,dan membuangmu ke luar negri"


Alex pun bangun seketika,dan berdiri kemudian duduk dengan linglung


"paman jangan menelpon ibuku,oke apa yang bapak tanyakan"


albet berjalan kembali kedepan


"apa yang menurut kamu romantis"


alex menjawab tanpa berpikir


"Uang"


semua orang tertawa berbahak bahak


Alex pun menjelaskan


"tanpa uang kita tidak bisa membeli apa pun ataw hidup dengan layak,coklat,boneka bunga ,bahkan untuk menulis sebaris puisi pun kertas dan pena harus dibeli dengan uang tidak muncul sendri dsaat meminta,ataw turun dari langit,kecuali kalian punya Om Jin,oke"


lalu Alex merosot kembali melipat ke2 tangan dan mencoba tertidur lagi


"apa yang kamu bicarakan benar cukup


real tetapi bukan jawaban dari pertanyaan saya,lalu kamu angel"


"bunga"


"mengapa"


"bunga bisa berbicara sendiri tanpa harus berkata"


"bunga apa yang kamu suka,jelaskan"


"dandelion,terlihat rapuh namun sangat kuat,sangat indah mempunyai arti yang dalam,kuat menantang anggin,dan terbang tinggi menjelajah angkasa dan akhirnya hingga d suatu tempat untuk tumbuh dengan kehidupan yang baru,bunga ini terlihat biasa kadang sebagian orang hanya menyebutnya rumput liar tidak menarik tapi aku sangat menyukainnya"


angel menjelaskan dalam satu tarikan nafas


albet pun terdiam


'dandelion bunga liar hidup dimana saja,kamu angel gadis seperti apa,


apa masih sama dengan gadis yang kukenal dimasa lalu'gumam hati albet


2 jam telah berlalu kelas pun bubar


dara dan desi keluar terlebih dulu karna harus ketoilet tinggallah angel sendiri,dan tiba tiba Alex datang dan duduk didepan


angel terkesima karna angel baru bertemu dengannya,seorang anak laki laki yang cantik bulu mata yang panjang hitam dan banyak berbaris,hingga mnjadi seorang wanita pun merasa iri,hidung yang mancung,sepasang mata phoenix,bibir yang mereh,dan rambut hitam lurus,benar benar cantik


"hay aku Alex"


"aku angel"


"kita bisa menjadi teman,aku sangat menyukaimu"alex bukan tipe orang yang berbasa basi dia suka yg instan to the point


"oke,karna aku suk laki laki cantik seperti oppa oppa mari kita berteman"sambil memainkan bahu keatas k bawah,


alex pun tertawa


"boleh saya pinjam ponselmu"


angel mengambil dari tas dan memberikannya


"ini"


alex pun mengetik beberapa no dan langsung terdengar nyanyian lagu K pop milik BTS


"ini no ku,dan sudah ku simpan dengan namaku"


angel hanya memberikan senyuman yang paling indah,hingga luluh hati Alex melihatnya


"ayo kita nanti kita makan siang bersama ajak juga teman teman mu,sebagai tanda pertemanan kita,nanti ku telpon tempatnnya"


"ok"


mereka pun bangun dan berdiri mereka pergi bersama kluar,


berhubung angel kelasnya masih ada disore hari,jadi angel bergegas pergi ke luar gerbang dan sebuah mobil bentley hitam sudah menunggu ddepannya


angel mengenali mobil itu


lalu angel berjalan dan masuk


"paman ayo kita k kantor police ayah dan kak bam sudah menunggu"berbicara sambil memasang sabuk pengaman dan mencari kenyamanan dalam duduknnya


dalam perjalanan albet merasa santai saja,karna penabrak itu tidak tahu albet,semuanya telah d urus oleh Rehan dan di bersihkan oleh rehan semua barang bukti,


dan penabrak itu pun tidak tahu wajah tuannya seperti apa,dia hanya menjalankan misi via email dan telpon sedangkan pembayran diseleseikan dengan pihak bank,yang dia tahu hanya seorang laki laki muda yang menyuruh menakuti seorang ibu,masalah kematian diluar gambaran albet dan itu hanya kecelakaan belaka.


sesampainnya di kantor police


angel masuk,


lalu tersentak melihat penabrak itu duduk dengan tangan d borgol dengan wajah yang pucat seakan darah tidak mengalir diseluruh tubunnya,


'apa dia sakit???'......