Albet And Angel

Albet And Angel
Tanpa judul



Susunan dikamar Albet tidak seperti biasa,yang beberapa saat dulu sepi seperti suasana sebuah pemakaman,tidak ada nyamuk ataw lalat yang berterbangan.


Tapi kini kamarnya kini menjadi sedikit berwarna dihiasi dengan produk-produk perawatan kecantikan seorang wanita,lemari pakaian yang besar itu terselip pakaian yang berwarna warni,dan pernak-pernik.


"Hapus air liur mu terlebih dahulu,lalu bisa kah kamu membantu sebentar"


Albet melambaikan tangannya ke Angel


"Apa kamu bisa memakaikan Dasi ini?"


Albet memberikan dasi berwarna merah marun yang berkilau indah di atas lampu kamar,Angel mengangguk pelan.


"lalu pasangkan"


Tinggi badan Angel dan Albet sangat jauh berbeda,tinggi Albet jauh didepannya,


"Paman bisa kan kamu menunduk sedikit saya tidak sampai"


Angel berbicara pelan


"Tunggu sebentar"lalu Albet berjalan kesamping tempat tidur dan membawa meja kopi seukuran lutut Albet untuk Angel naik.


"naiklah hati-hati"


Albet sangat tidak suka menunggu lebih lama,tiba tiba tubuh angel di angkat ke Atas meja kopi.


Seketika tinggi Angel dan Albet sejajar,


"Cepat lakukan"


Albet pun menundukkan kepalanya,dan Angel mulai memasangkan dasi itu ke tempatnya.


Beberapa saat berlalu,dan semua telah selesai,Angel turun dengan bantuan Albet.


"sekarang bersihkan tubuhmu,pakaian yang ada di sana semua milikmu,dan semua produk kecantikan itu pilihlah sesuai keinginan mu,saya tunggu 1 jam dari sekarang"


Angel menghela nafas yang sangat panjang.


Lalu Angel bergegas pergi ke kamar mandi untuk bersiap,setengah jam berlalu Angel keluar dengan tetesan-tetasan air yang belum seutuhnya kering.Embun-embun masih menggelembung mengelilingi tubuh Angel,


Rambut panjangnya yang masih terbungkus handuk.


Angel mulai berpakaian dalam,setelah itu Angel melakukan perawatan terhadap kulit,dan wajahnya.


Riasan ringan mulai menyapu seluruh bagian wajah Angel.


Dan saatnya kini Angel melangkah membawa diri kesebuah lemari pakaian.


Pintu terbuka,Angel tidak percaya apa yang dia lihat,pakaian-pakaian ini terbuat dari jahitan tangan,tidak sembarang orang bisa memilikinya.


Angel memilah-milah baju apa yang harus Angel pakai.


Lalu Angel menetapkan hati membawa baju berwarna merah.


Itu adalah baju bergaya Mini Dress.


Ini adalah gabungan dress dengan rok,yang menutupi seluruh bagian lengan,dan bahu sedikit terbuka,Angel memilih yang tidak terlalu pendek dengan kerah model setengah lingkaran dan baju tipe dengan resleting yang memanjang di belakang.


Angel mengambil dan mulai memakai nya.


Dalam usahanya yang terakhir untuk menutupi sebagian punggungnya Angel tidak bisa menjangkau nya,lalu sesat tangan yang hangat membantu untuk menutup bagian belakang Angel.Saat ini Angel terseyum melebarkan bibirnya.


Saat ini rambut Angel masih terbungkus handuk,handuk yang mulai basah itu kini telah pergi.


Rambut Angel jatuh seperti air terjun,


Albet melempar handuk itu kesamping dan membawa Angel duduk di depan cermin.


Hembusan anggin hangat sekali lagi menyebar keseluruh area kulit kepala.


Angel yang hanya duduk tanpa bicara mencoba menikmati momen saat ini.


Ketika Albet merawatnya seperti saat ini sangat membanggakan dirinya sendri.


Rambut saat ini sudah sepenuhnya kering.


Albet merapihkan rambutnya,lalu berjalan kesamping laci dan membawa kotak beludru berwarna hitam.


Kotak dibuka dan terlihat kalung putih dengan desain setengah bulan ditengah-tengah nya ada sebuah berlian putih yang membuat mata terpana.