
Hari ini angel memakai celana pendek denin warna biru,kaos putih dan sepatu olah raga putih,angel sangt menyukain warna putih,dari pilihan warna yg beragam,sedangkan Alex memakain celana jeans biru kaos putih dan memaki kemeja marun tanpa berkancing,sepatu olah raga putih,seakan mereka berpakaian pasangan,
angel menunggu didepan kampus lalu alex datang dengan motor sportnya,mereka pun pergi ktaman bermaian
sesampainnya disana
mereka berjalan bergandengan tangan seolah mereka pasangam yang sedang mabuk cinta,padahal diantra mereka masih dalam hubungan yang tidak pasti arah anggin akan membwanya kemana,angel pun merasa binggung dengan tatapan,dan bisikan bisikan orang yang melihat mereka hingga dia bertanya kpada alex
"mengapa mereka memandang kita dengan tatapan seperti itu,lex?"
"karna mereka iri memandang kita,ayo jalan jangan hiraukan meraka"
bisikan bisikan itu pun semakin terdengar nyaring oleh angel
bibi yang berdandan nora itu berbisik kepada temannya
"apa mereka pasangn?mereka sangat serasi seperti pasangan surgawi andaikan aku punya ank prempuan secantik itu aku akan membwa kmana mana,sangat sayang ankku semuanya lelaki ahhh,aku merasa iri kepada ibunya"
lalu teman bibi itu membalas pertanyaan bibi yang nora itu
"diam jangan terlalu keras berbicaranya nona muda itu memandang kita"mereka pun berjalan begitu saja melewati angel
angel hanya merasa tidak nyaman dan hanya memberikan seyuman kecil,karna dia menyebut kata 'ibu' sangat menyakitkan untuk mendengarnnya hingga ksedihan itu akan kmbli lagi dmna hari hari sangat gelap dan tidak ada cahaya,hanya ada paman itu yang selalu menjaga dan menghiburnnya,angel pun merasa bersalah dengan memikirkan paman itu untuk berkencan dengan alex,tiba tiba alek bertanya
"permainan apa yg inggin kamu coba,angel?"
alek mencoba berbicara dengan angel tapi angel hanya diam tidak menjawab pertanyaan alex,angel pun tersentak dari lamunannnya karn suara alex semakin nyaring saja ditelinga
"apa yang kamu bicarakan?"
"apa yang kamu pikirkan bukannya kita akn bersenang senang lalu kamu sekarang hanya memberi tampang jelek begitu? "
angel terseyum sambil menyelipkan rambut kebelakng telingannya karna anggin sangat kencang sambil mandang alex dan mengejek dengan seyuman centilnya,alex hanya bisa memijat kedua pelipisnya sambil berbicara,
"tidak apa,ayo kita bisa bermain ditempat itu"
lalu mereka memasuki sebuah akuarium besar,hingga angel terpana tidk bisa berkata kata,dia hidup dikota tetapi belum pernah sekali pun menikmati kota,baru kali ini angel melihat indahnnya bawah laut,bukan dengan seorang yang dia cintai tapi dengan seorang teman
mereka memasuki lorong lorong pertama angel melihat ikan ikan yang kecil berwarna warni setelah itu anggel melihat kumpulan ubur ubur yang tidak berwarna sebening kaca hingga tidak dapat dpercaya mereka bisa hidup,dari hewan kecil sampai ikan layang
layang angel terkesima melihat semua itu,hingga salah satu pegawai menyapa mereka
"ayo nona dan tuan muda anda bisa datang kesebelah sana sebentar lagi akan ada pertunjukan lumba lumba,singa laut dan anjing laut"
angel pun menyeret alex hingga alex berhumam dalam hati,'sangat menyesal mengajak ke sini aku benar benar diabaikan'
dengan muka masam alex melangkah kaki karna tenaga angel lumayan besar untuk ukuran prempuan
angel duduk dibarisan depan,orang orang mulai datang sedikit demi sedikit hingga ruangan itu penuh lalu pembawa acara itu datang katas panggung dan berbicara,
"terima kasih telah datang kpertunjukan kami ayo kita kenalkan teman baik kita c lumba lumba yg imut ini dengan nama angel"
angel tertawa sangat geli hingga memukul mukul paha alex hingga menambah suasana keintiman mereka lalu berbisik dengan alex
"oh sangat menabjukan lex namaku menjadi nama sebuah ikan yang manis itu"
"kamu juga tidak kalah manis dan lucu dari lumba lumba itu"
alex berbicara memandang wajah angel dengan tatapan penuh kasih sayang,hingga menjadi geram dan bermuka masam dengan aura seperti raja neraka mulai bangkit dari akhirat untuk memberikan sebuah peringatan yang keras dibelakang panggung sesosok laki laki dewasa dan tidak kalah tampan sebuah ketampanan yang dewasa hingga bisa meluluhkan dewi dewi surgawi,dan
mereka tidak menyadari sepasang mata memperhatikan mereka