
dipagi hari memakai riasan yang berlebihan menurut albet sangat merusak penglihatan,dan membuat menghilang serela makan,
albet hanya meminum susunya dan dia bangun kembali hingga teguran datang dari ibunnya
"mau kemana kamu pagi pagi sekali,apa kamu tidak menghargai kami lagi sebagai orang tua"
dimasa lalu albet sangat menyayangi ke 2 orang tuanya tetepi disaat kakek dari pihak ayahnya meminta albet untuk dibesarkan dinegara M bersama kakeknya
dia dididik dengan keras oleh kakeknya untuk menjadi kepala keluarga meneruskan bisnis bisnis kakek nya karna ayh albet dia tidak mau untuk meneruskan bisnis keluarga
,bisnis keluarga kakek albet meliputi periklanan, pencetakan,majalah,koran,real estate, kosmetik dan perhotelan yang tersebar dinegara M dan Z
ayah albet tidak mau bersaing dengan ke 2 saudarannya
saudara perempuan yang bernama Lili
dan saudara laki lakinya yang bernama Erlan
kedua saudara itu saling menjilat ayahnya dan selalu membicaraka keburukan keburukan saudara saudaranya yang lainnya
jadi ayah albet yang bernama Henry tidak inggin ada dalam keadaan yang rumit yang memperebutkan harta warisan disaat ayahnya masih hidup,
jadi pak Henry lebih memilih mundur dan memberikan tanggung jawab itu terhadap anak lelakinya
disitulah kebencian albet dimulai kepada ayahnya
dia seolah menyelamatka diri sendri dan memberikan anaknya untuk pergi ke Medan perang
dan ayahnya tidak pernah mau menjelaskan apa lagi meminta maaf
sehingga albet merasa dia tidak mempunyai kelurga,
albet hanya bisa mengandalkan diri sendri,
jadi asal dasar apa orang tuanya mengatur kehidupan pribadinnya?
albet pergi tanpa melihat kebelakang
albet sampai di parkiran dan dia mulai mengendarai Audi RS7nya
seperti biasa ini adalah jam jam macet untuk daerah perkotaan disaat ini,
matahari yg sudah mulai meninggi membuat suasana semakin panas
albet tiba ditempat tujuan sebuah restoran bergaya klasik,albet menunggu seseorang
kulit putih pucat nya sebening air tanpa ada cacat,bola mata yang berwarna biru menambahkan kecantikannya seorang pria blesteran Inggris
itu adalah Edwin,
Edwin tanpa banyak bicara memberika USB,sambil menyeringai penuh dengan ejekan
"demi seorang gadis muda kamu sampai melakukan sejauh ini bro?"
Edwin menatap wajah Albet dengan nada arogansi nya
"bukan urusanmu,lalu kamu akan menukar ini dengan apa"
"untuk saat ini tidak ada hal yang ku ingginkan,jadi tunggulah kabar baik dariku,atw apa bisa kamu meyerahkan gadis itu untukku?"
"apa kamu sudah bosan hidup edwin?,maka aku akan mengabulkan nya"
wajah Albet kini sudah memerah karna sebuah amarah
"santai boz,aku tidak kekurangan wanita,terus terang aku tidak tertarik dengan wanita muda yang belum perpengalaman
istana haremku tidak kehabisan wanita"
Edwin pergi dengan langkah panjang,
sebab dia sangat tau dengan jelas di saat albet dalam suasana yang masam ibarat tingkatan ombak yang besar yang akan menimbulkan tsunami yg sangat dahsyat,
LBH baik menghindar dari pada menderita,
albet pergi kekantor nya dengan berpakaian santai,
Banyak pasang mata yang melihat,
dengan pakaian formal dia seperti dewa yang keluar dari lukisan
sedangkan sekarang dia seperti lelaki yang masih muda di awal umur 20an sangat manis dan menarik perhatian
sesampainya di kantor dengan cepat albet membuka USB itu,
dsaat albet membuka nya,
rasa emosi yang sangat tak percaya muncul dalam pikirannya
dia seorang cucu ke 2 dari perusahaan Jiang groups