Albet And Angel

Albet And Angel
Liburan 2



Angel meresa nantinya perjalan ini akan sangat membosankan to ternyta ini sangat sangat menyenangkan,


ternyta benar benar menyenangkan


dan tujuan sentuhan kali ini adalah bibir


meski tidak merah tapi bibir albet membawa kesan tersendiri untuk angel


tetapi mata yang sipit itu bangun angel langsung menarik tangannya dengan sangat terkejut


angel merasa seperti pencuri yang tertangkap dan akan di dieksekusi tanpa ada peradilan sama sekali


sedangkan albet hanya tersenyum melihat tingkah angel yang seperti itu,wajah yang sangat polos dan manis murni seperti sepotong coklat


"apa yang inggin kamu sentuh,?"


rasa bingung cemas menghantui angel,


angel hanya bisa mengatupkan bibirnya


albet kembali membawa tangan angel,dan menempatkannya di bawah bibir albet yang mempesona,


walaupun angel terhitung anak gadis tp secara sah,dia ttp seorang wanita memilih keingginan seperti wanita dewasa,


angel mulai menarik lagi tangannya,


tp albet tidak melepaskan pergelangan tangannya


seperti terikat


sedangkan perasaan angel seperi roller coaster, turun naik disaat bersamaan,


sebenarnya saat ada guncangan dalam pesawat albet pun Bagun,


tetapi dia melihat wajah angel yang beberapa inci sangat dekat dengan albet


kecantikan angel yang sangat luar biasa yang mungkin bisa merusakkan sebuah negara


jadi dia lebih merasa inggin menikmati sentuhan gadisnnya,


sentuhan itu membuat batasan keingginan nya melampaui batasan,


seperi tersengat lebah terasa geli meski sengatan itu akan membawa dampak negatif tp ttp albet inggin merasakannya😂


angel mencoba melepaskan diri dari pelukan albet tetapi pelukan itu semakin mengencang hingga angel sulit untuk melepaskan diri,


angel terus saja menggeliat geliat seperi ulat hingga seseuatu terasa diantara kedua pahanya,


yang keras seperti tongkat


"sudah ku bilang,diam"


angel merasa ini sudah masuk dalam perangkat madu yang sangat hebat,


didetik berikutnya angel terdiam seketika mematung


"tunggu sebentar saja, seperti ini"


"paman aku sulit bernafas"wajah angel kini semerah ceri,dan suara angel seperti mengundang seseorang untuk melakukan hal yang gila,


lalu albt melepaskan pelukannya


"bangun lah,sebentar lagi kita akan sampai,lain kali kamu tidak boleh memakai rok seperi itu lagi,mengerti!"


"kenapa aku harus menuruti perkataanmu paman"


angel bangkit dan pergi,begitu saja,


selepas angel keluar dari bilik itu angel berlari ke toilet untuk membasih mukanya,untuk mengembalikan kesadarannya kembali


dan dia pun bertemu dengan Alex yang sedari tadi pergi untuk mencarinnya,


"kemana saja kamu angel ?"


nada yang mendominasi


maaf tadi saya meninggalkanmu karna saya juga bosan harus menunggu seorang gadis tidur,


jadi saya pergi untu bermain game lalu tertidur,dibik yang lainnya,


setelah saya terbagun saya langsung mencari kamu,tapi yang tersisa hanya bantalan yang dinggin?"


nada Alex sangat penuh dengan kekhawatiran mata yg sedikit memerah,dan suara yang sedikit bergetar,


mungkin efek dari dia bangun tidur


angel hanya terseyum kali ini seyumannya sangat dalam dan manis seperi seseorang memakan gula yang sangat manis,mata yang seperi buah persik sangat mahal untuk dilihat,


"saya terbangun lalu pergi untuk memperbaiki diri"


untung saja tidak ada yang curiga bahwa angel keluar dari bilik albet dan mereka tidur bersama walau tidur bersama secara harfiah,


tetapi dimana orang lain akan berbeda pandangan,


akan tetapi ada satu perasaan yang tersisa disaat angel keluar dari bilik albet dia melihat seseorang di balik tirai yang membuat perasaan angel campur aduk,