
Ini adalah malam yang panjang,suara erangan mulai terdengar dibalik pintu,aroma cinta dan kesenangan terlihat nampak dari kamar Albet,yang awalnya hanya inggin membicarakan kunjungan ke Paris menemui ayah dan kakaknya berujung kisah romantis.
Albet mulai melepaskan apa yang menutupi tubuh Angel,kebiasaan yang tidak bisa dirubah,
Setelah mandi dan mau tidur,Angel tidak memakai bra,karna menurutnya memakai saat malam sangat menyiksa.
Saat Albet merobek kaos yang dipakai Angel terlihat payu dara yang bulat cukup besar untuk ukuran wanita muda seperti Angel,seputih kertas,Albet mulai menyentuh nya,dan erangan Angel terdengar jelas saat ini, membuat binatang dalam diri Albet semakin meronta-ronta,inggin keluar dari dalam dirinya,Albet sudah puasa selama Bertahun-tahun yang disimpan hanya untuk saat ini.
Ereksi Albet mulai tidak terbendung lagi, benjolan itu semakin besar, tiba-tiba Angel bangun dan mendorong Albet,
"Paman kita tidak bisa melakukannya,"Mata yang sayu setelah sesi panas kini berteriak seolah keluar dari rongga mata nya,Angel tersadar kembali dari momen jahatnya,karna saat ini haidnya telah datang,
Albet yang tidak mendengarkan Angel yang hanya mengikuti naluri,untuk saat ini Albet hanya menginginkan satu hal dalam hidupnya yaitu memakannya,Albet menariknya kembali mencoba membalikkan tubuh Angel mulai menghujani punggung Angel dengan ciuman dan meninggalkan jejak yang jelas di kulit putihnya,
"Tidak paman jangan, jangan"Tangan yang mencoba untuk memblokir tindakan Albet dipegang erat-erat oleh Albet,tubuh Angel kini mulai bergetar hebat,
"Gadisku kamu yang memulainya"seringai jahat nampak terlihat jelas dari seyumannya
Angel mulai memberontak tapi tidak didengar sedikit pun oleh Albet,malah tatapan Albet semakin dalam dan ganas,
Di dalam tubuh Angel saat ini yang tersisa hanya ****** ******** saja,Albet mulai menyentuh kebagian inti dari tubuh Angel,Albet mulai menyentuh dan apa yang diharapkan sentuhannya tidak mendapatkan apa yang dia harapkan,
Albet berhenti dengan tindakannya,Angel mulai menghindar mencoba menjauh dari Albet dan mencoba menutupi tubuh atasnya dengan bantal kursi,
"paman maaf kita tidak bisa melakukannya"Tatapan memohon,
Merasa panas,tubuh Albet sudah tidak bisa untuk menahan semuanya disaat ini,
Pergi mandi" Angel inggin Albet menyerah tetapi tangannya tertangkap kembali oleh Albet.
Jari jari Angel diperas menjepit logam benda kecil dengan satu klik ikat pinggang terlepas,terkejut Angel melihat Albet membuka resleting dengan tangannya.
"Paman"keterkejutan Angel jatuh pada puncaknya.
Angel melihat tonjolan besar yang mengesankan dibalik ****** ***** yang gelap,Angel dengan cepat menutup mata,tidak berani membuka matanya,Angel bertanya-tanya bagaimana benda sebesar itu bisa masuk kedalam tubuhnya?sangat menakutkan.
Albet memegang tangannya,berbisik dengan nada menggoda,"Buka matamu"
Angel menggelengkan kepalanya,lagi dan lagi panas ditangannya membuat jantungnya berdegup dengan kencang,Angel inggin membawa kembali tangannya tetapi itu dipegang dengan kuat,hal yang mustahil untuk hal itu.
"Rasakanlah"
berlahan Angel membuka matanya,tubuh Atas albet yang masih berpakaian,wajah yang Maskulinnya tertutup keringat,ketika urat biru muncul di pelipisnya karena menekan nafsu yang ditekan.
"Jadilah gadis yang baik dan duduk"
Angel inggin melawan tapi tidak bisa untuk saat ini hanya bisa membiarkan apa yang Albet lakukan.
merasa sesuatu terpental keluar dari lapisan tipis kain ke tangannya.
Angel inggin menjauh dari panas yang tak tertahankan namun dia meraih tangan kembali dan membungkus di area sekitar kejantanannya.
Ketika sesi bergairah berakhir sudah jam 12 malam,
Angel merasa tangannya sakit dan akan pecah.
Angel tidak bisa menyalahkan Albet karna ini adalah mutlak kesalahannya sendri,membangunkan binatang buas dalam dirinya,merasa menyesal sudah terlambat.
Angel kelelahan,tidak bisa bergerak sama sekali,sebelum kekamar mandi Albet mencium keningnya terlebih dahulu,dan Angel tertidur.
Maaf 🙏🙏 untuk para pembaca sekarang telat up-nya malahan tidak sama sekali, karna saya nya,lagi banyaknya sesuatu hal terjadi ditempat saya bekerja, terimakasih untuk para pembaca setia yang selalu mengikuti novel amatiran ini, Terimakasih banyak...😊😊
Semoga badai segera berlalu, Aamiin.