
Ketika seseorang jatuh cinta tidak pernah akan mengenal apa pun.
Hanya perasaan yang di utamakan meski pikiran berkata 'tidak' tapi hati lain halnya dia meng 'iya'kan di dalam lubuk hatinya.
Sedalam nya lautan bisa diselami tetapi hati seseorang tidak bisa dilihat sama sekali sejauh mana orang itu mencintai atw membenci.
Lidah memang tidak bertulang.
Terlalu sulit untuk membedakan yang baik dan yang buruk,hanya diri mereka sendri yang tahu arah mana yg akn di ambil.
Semua orang pasti pernah merasa dibutakan oleh cinta tingkat rasionalitas seseorang akn menurun dengan jatuh cinta,orang orang dengan cinta yang merasuk dalam jiwa mereka memuncak dalam ketidak berdayakan semuanya akan terasa menggebu gebu,inggin memiliki dia tanpa tersentuh orang lain sesegera mungkin tanpa ada satu dua hal yg bisa menghalangi cinta itu.
Cinta seperti itu bisa dikatakan obsesi atw pun bisa menjadi cinta sejati dalam waktu yang panjng.
Inilah perasaan yang Albet rasakan.
Albet inggin segera memiliki nya tanpa tersentuh orang lain,inggin menikahinya sebelum terlihat oleh leleki lain.
Setiap saat Albet inggin melihatnnya inggin membawanya kemana dia pergi.
Tentang kecantikan Anggel kini sudah melekat dalam kelopak matanya,meski Albet tidak banyak bicara tetapi dia saat ini tulus terhadap Angel inggin melindungi nya,mencintainya sampai akhir hayatnya.
Tapi kenytaan tidak bisa merubah apa pun.
Albet lah yang menyebabkan kecelakaan ibunnya meski memakai tangan orang lain,
Albet merasa jutaan jarum menusuk jiwanya hingga Albet merasakan sakit yang tak bisa terlukiskan.
Bila waktu bisa di putar kembali inggin rasanya Albet mengakhiri saat dia masih dalam ke adaan sadar.
Tapi sayangnya semua telah terjadi tidak ada kata seandainya.
Tetapi emosi seseorang bisa berubah setiap saat tidak ada kata penyesalan di awal cerita hanya penyesalan adalah kata di akhr.
Sampai saat ini perasaan itu menjadi duri dalam daging dalam hubungan mereka.
Bila Angel tahu keadaan yg sebenarnya.
Apakah masih akan sama cinta nya ke pada Albet?
Yang Albet takutkan semuanya akan berubah.
"Sudah malam ayo kita masuk"
Angel berdiri dan mulai berjalan melewati kepingan-kepingan bunga.
Tiba-tiba seseuatu benda yang sangat hangat menempel di punggung Angel terasa sangat berat,
Dada yang kokoh itu kini telah sepenuhnya menempel di punggung Angel,dengan suara serak Albet berkata
"Lima menit saja seperti ini"
Badan Angel yang seketika menegang berlahan-lahan mulai rileks.
Wajah yang tampan itu bergantung di atas bahu seorang gadis kecil,tangan yang berlahan-lahan menelusuri perut bawah Angel.
Tangan Albet dengan kulit Angel hanya terhalangi kain tipis saja.
Terasa geli seperti ada kupu-kupu didalam perut Angel.
Albet memeluk Angel dengan sangat intim,keambiguan terjadi diantara mereka kembali.
Lima menit telah sepenuhnya berlalu.
Berlahan pelukan itu mengendur lalu sepenuhnya terlepas.
Saat ini wajah Angel sepenuhnya merah,
Angel merasa malu angel berkata kepada Albet.
"Paman saya inggin ke toilet,"
Angel berjalan tergesa-gesa tanpa melihat kebelakang terlalu malu.
Sedangkan Albet ada sedikit senyuman dibibir nya.
Angel mulai membasahi wajahnya yang terasa panas,dan menepuk-nepuk di kedua sisi pipinya,sambil berkata.
'Sadar Angel,uhhhh tadi sangat memalukan sekali,knpa kata toilet yang jadi alasan."
Angel terus membasuh wajahnya dengan air dinggin.