
Saat ini Rehan sudah menunggu didepan pintu mansion,beberapa saat mereka pun datang.
Rehan membuka pintu lalu Angel terlebih dahulu masuk setelah nya baru Albet,
Mereka pun pergi dengan iring-iringan mobil.
Takut kejadian di bandara akan terulang kembali.Mobil saat ini melaju kejalan utama.
Baru sampai setengah perjalanan,perjalananya di landa kemacetan.
Dan saat ini matahari sudah naik,suhu mulai panas.
Sangat tidak nyaman untuk berada dalam mobil terlalu lama.
Angel sekarang sedang dilanda kegelisahan yang sangat luar biasa,
Butiran-butiran keringat sudah membasahi dahi Angel,kegelisahan Angel semakin terasa diantara kursi tempat mereka duduk,
Kali ini Rehan membawa mobil yang cukup luas sebuah mobil Van,yang biasa digunakan untuk selebritis-selebritis untuk pekerjaan mereka,yang di akui bahwa mobil Van seperti rumah ke dua mereka.
Jadi Rehan memutuskan untuk membawa mobil Van agar Albet dan Angel bisa lebih leluasa,
Albet melirik Angel terus menerus sehingga Rehan menjadi sedikit kesal terhadap Bos nya itu,
Sekarang Albet sudah menjadi seorang manusia sejati setelah bertemu dengan Angel,
Selama bertahun-tahun Rehan bekerja dengan Albet,Rehan tidak pernah melihat Albet menagis, tertawa,merasa iba, khawatir dan kasih sayang terhadap orang lain.
Seolah Albet adalah manusia berhati batu tanpa hati nurani.
Dan dia adalah seorang biksu abadi ketika seorang wanita menyentuh sedikit pakaiannya,Albet akan merasa jijik,dan saat itu juga albet akan mandi dan mengganti pakaiannya.
Rehan sangat ingat jelas ketika Albet diundang makan malam oleh investor China bersama keluarganya,disaat makan malam tanpa senghaja anak dari tuan rumah memberikan makanan dari sumpit ke mangkuk Albet,saat itu juga Albet meminta satu set peralatan makan yang baru.Tanpa menghiraukan perasaan tuan rumah.
Albet tidak memandang siapapun di saat batas-batas nya sudah terlewati.Meskipun dia adalah seorang raja.
Beda dengan Angel mungkin karna perasaan cinta, Albet tidak ragu sama sekali untuk berbagi apa pun.
Albet selalu mencuri pandang terhadap Angel.
Disisi lain Angel adalah berkat untuk semua orang tetapi dilain pihak juga Angel bisa menjadi kelemahan untuk Albet.
Tidak lama kemudian,Rehan menyudahi pembicaraan mereka,
Albet mulai mendekati Angel
"apa ada sesuatu yang tidak nyaman?"Sebagai jawaban Angel hanya menganggukan kepalanya.
Albet mengambil sapu tangan dari jasnya,dan mulai membersihkan butiran keringan dari dahi angel,lalu Albet membuka tutup botol air mineral untuk Angel,
"Minum berlahan agar sedikit nyaman,"
Angel membawa dann sedikit meminum nya untuk menghargainya.
Mobil berlahan-lahan sudah masuk jalurnya bergerak kembali,
Tidak lama kemudian rombongan datang ke sebuah Hotel tempat penandatangan perjanjian perpindahan saham dan hak kepemilikan,
Disana sudah menunggu para wartawan yang akan meliput peristiwa ini,
Suara pintu mobil mulai terbuka,lalu lebih dari satu lusin lelaki berjas hitam keluar membuat barisan yang panjang,karpet merah digelar kamera mulai menembak ke arah Van yang sedang diam,
Lalu Angel mulai merapihkan pakaiannya,dan pintu didorong terbuka,
Seorang pria muda,tampan dan memiliki aset jutaan dollar dan penerus perusahaan besar,aset,saham yang bertumpah ruah dimana-mana,kini telah berdiri didepan umum untuk pertama kalinya secara resmi.
Dengan seyuman yang memikat hingga semua orang terpana untuk melihatnya.
Mata sipitnya,mulai memandang mereka dengan tatapan mencemooh,
Kamera mulai menembak Albet tanpa henti,
Selang beberapa menit Albet mengulurkan tangan nya kedalam mobil dan seorang wanita muda keluar,yang membuat mereka terkejut setengah mati.