
saat suka pergi karyawan nya di restoran olifia ada yang menghubungi nya dan mengatakan ada masalah serius di restoran
zika pun mengirim pesan singkat kepada anak nya dan langsung pergi
· · · · · ·
di supermatket nala dan nathan menjadi pusat perhatian pengunjung tapi mereka tidak peduli, nala menggandeng nathan seperti sepasang kekasih dan sangat terlihat manis di mata orang yang melihat nya
nathan sedari tadi hanya membantu nala membawa keranjang dan mengikuti nala, hingga mereka di berhenti di depan tak yang berisikan brownis instan dan lainnya
"kak aku mau membuat brownis kita beli yah"nathan mengangguk setuju, dan nala tersenyum senang
"kakak suka rasa apa?, ada coklat, vanila, pandan, dan ada juga talas"
"vanila, jangan menanyakan sesuatu yang kau sudah tau jawabannya"nala tertawa kecil dan mengambil dua bungkus berownis vanila
"kenapa dua?"
"karena satu buat kita dan satu buat kita dan mama" nathan hanya mengangguk-angguk mengerti
di supermarket nala dan nathan tidak beli terlalu banyak karena nathan akan keberatan membawanya apalagi setelah ini nathan ingin mengajak nala untuk makan
saat di kasir pegawai yang melayani mereka hanya senyam senyum memandangi nathan dan nala 'apa yang lucu, aku ini sudah lima tahun' batin nathan
"semuanya 5 dollar (1 dollar \= 16 ribu rupiah) nak bagai mana kau akan membayar ini" nathan tidak menjawab dan mengambil uang 10 dollar dari dompetnya memberi yang itu lalu mengambil belanjaan nya
"nyonya kamu bisa mengambil pembeliannya untuk hitung-hitung bonus bekerja" nathan tersenyum palsu dan menggandeng nala keluar dan pengunjung yang mengantri dan pegawai kasir tadi hanya melongok di buatnya
"nathan mama bilang ada urusan di restoran jadi nama pergi ke restoran" ungkap nala dan nathan tersenyum
bukan kah bagus kita bisa ke taman bermain (taman yang di maksud zika adalah taman bermain)
di taman bermain nala dan nathan hanya sedang duduk di kursi di bawah pohon rindang
"aku akan mendapatkannya untuk mu tunggu di sini yah" nathan mengelus kepala nala dan beranjak pergi
"semangat nathan!"
nala di sini menunggu nathan karena ia lapar ia mengambil sneks yang berada di plastik belanjaan, seorang pria duduk di samping nala dan fokus dengan ponselnya, nala nampak kesulitan membuka bungkus snek yang ia miliki
lalu nala nampak kesal hingga krasak kursk sendiri membuka snek yang ia miliki dengan ragu nala melihat ke samping kanan nya melihat ke arah pria berjas bertubuh tinggi
nala noel-noel tanya kiri pria yang sedang fokus pada ponselnya dan pria itu melihat ke arah nala
"ada apa nona kecil" tanya nya ramah sambil tersenyum pada nala
"paman tolong bukakan makanan ku" ucap maka seperti ingin menangis sambil mempraktekkan ia kesulitan membuka snek nya, dan di mata pria itu nama sangat menggemaskan
"ah, kau sangat menggemaskan kan, apa kau sendiri" sambil memberikan anak nala yang sudah terbuka nala tersenyum senang langsung memakan snek nya
"tidak aku kesini dengan nathan" ucap nala sambil menikmati makanannya, nala menyodorkan makanan nya pada pria itu berniat menawarkannya tapi pria itu menolak
"nathan itu siapa mu?"
"kembaran ku dia adalah kakak yang baik aku sangat menyayanginya"maka tersenyum sangat manis
"hanya berdua tidak dengan orang tua mu?"tanya pria itu keheranan
"mama sedang bekerja tapi mama tau kita ke supermarket dan ke taman bermain lagi pula tidak jauh rumah ku dekat hanya di blok M" pria itu memangut mengerti
"kau cantik sekali, pasti mama mu juga cantik" tiba-tiba pria itu teringat sesuatu
"nak di perusahaan ku tempat bekerja bos ku sedang mencari model anak kecil untuk rancangan pakaian yang akan di luncurkan apa kau tertarik" nathan datang membawa boneka kelinci yang lucu di tangan nya
LIKE,KOMEN DAN VOTE TRIMS- ROS