A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
menyelam minum air



saga sekarang berada di kediaman giorgio teman berhadapan dengan criss


"jadi apa balasan yang pantas untuk istri mu itu?" tanya saga sambil menyesap kopi yang di suguhkan


"aku sungguh tidak tahu bahwa laura masih menyekap zena, aku sudah mengatakan nya untuk melepaskan zena" tutur criss memijat pelipisnya ia tak menyangka istrinya melakukan hal di luar dugaan


"zena dengan mudah nya mengatakan dia sudah memaafkan istri mu tapi aku yakin hal itu tidak membuat hati nya lega"


"zena mengatakan seperti itu?" dan di anggun oleh saga "aku merasa tidak enak pada mu saga, aku tidak menyangka bahwa laura akan seperti ini" ungkap criss, criss adalah rekan kerja saga selama beberapa tahun ini dan mereka cukuaku dekat dalam pertemanan, saga juga tak ingin membuat pertemanan mereka hancur jadi lebih baik hal ini di selesaikan secara adil


"aku ingin memenjarakannya" ungkap saga membuat criss terbelalak terkejut


"tidak, untuk yang satu itu aku tidak setuju. itu akan merusak nama baik keluarganya dan keluarga ku kau tahu kan keluarganya seperti apa?" saga mengangguk ia sangat tahu laura adalah gadis dari keluarga terpandang dan jika ia memenjarakan gadis itu maka nama baik keluarga mereka akan tercoreng


"bagai mana jika, aku ingin setengah saham perusahaan mu" hal itu membuat criss tertegun, setengah dari perusahaan nya bukan hal yang kecil itu adalah ibarat ia memiliki kue besar yang harus di bagi dua sama rata, dengan kata lain perusahaan saga akan menjadi lebih maju dan menaiki level yang lebih tinggi bahkan untuk sekarang perusahaan nya belum bisa bersanding dengan perusahaan saga


"apa tidak ada yang lain" saga menggeleng


"pilihannya hanya dua istrimu di penjara atau setengah saham mu menjadi milik ku, pikirkan dnegan matang aku memberi mu waktu. aku pamit dulu" saga beranjak dan meninggalkan kediaman giorgio dengan beberapa body guard nya yang mengawal nya


tentu saja tidak sampai di situ saga mengadukan semua itu pada keluarga besar bahkan hingga kedua kakak dari laura pulang untuk mengetahui kebenarannya itu saja sebenarnya sudah cukup, ia yakin dari keluarga nya saja laura akan mendapatkan hukuman setimpal. tapi bagi saga ini bisa ia manfaat kan jika kata peri bahasa sambil menyelam minum air


saga memasuki rumah nya dan melihat zena sedang merangkai bunga dengan vio yang ikut membantu


"potong ujung tangkai nya seperti ini" zena memberi tahu cara nya dan vio nampak serius melihat zena " ayo sekarang coba


vio mengangguk dan ikut memotong tangkai bunga nya "vio bisa" ucap vio dengan senang


"sekarang kita tata" vio mengatakan ia ingin menyusun bunga nya jadi zena hanya memberi arahan dan vio yang melakukan


"seru sekali" vio dan zena melihat kearah saga neraka sangat serius hingga tak menyadari keberadaan saga


"papa lihat ini sangat cantik kan" vio menunjukan karangan bunga nya, saga tersnyum dan mengangguk ia senang vio bisa bahagia bersama zena


"mama yang ngajarin" ungkap vio sambil melihat kearah zena


"kamu juga emang pinter" puji zena pada vio


"dimana nathan dan nala?" tanya saga mencari kedua anak nya yang tidak terlihat


"belum pulang, nathan ada kerja kelompok. bala sedang ada kegiatan club nya"ungkap zena


"kegiatan club itu apa mah?" tanya vio sambil mengerjap bingung


"semacam kegiatan di sekolah yang kita senangi dan gemari atau yang membuat kita tertarik. kakak nala ikut club bela diri"


"vio suka nyanyi mah" ungkap vio


"nanti vio belajar nyanyi sama kak nala" tutur saga mendapat pandangan bingung dari zena


"memang nya kak nala bisa nyanyi?" tanya vio yang merasa tak mungkin kakak nya yang bawel itu bisa menyanyi


"bisa" jawab saga singkat "aku lapar, makan yuk" ajak saga melangkah berlalu pergi membiarkan zena dalam keadaan penasaran


zena pun mengajak vio untuk makan siang juga dan di susul oelh kakek ken dan nenek merry


halo autor di sini, kalian udah pada tidur kah?. jangan lupa like, komen dan vote