
sebuah jet pribadi mendarat di Bandara Internasional Fiumicino lebih tepatnya bandara terbesar di italia dengan di kawal oleh delapan bodyguard nya saga, viona, nenek merry dan kakek ken melanjutkan perjalanan menuju rumah baru mereka di italia
viona nampak tertidur di gendongan saga, karena viona lahir prematur pada bulan ketujuh dan tak mendapatkan asupan asi dari sang ibu membuat tubuh viona kecil dan lemah karena kurangnya asupan asi
sampai lah di rumah itu, rumah mewah dengan dia lantai dan juga ada 4 pembantu yang mengurus rumah ini, saga masuk ke s lah satu kamar yang sudah di disain khusus untuk viona dan membaringkan dengan perlahan tubuh viona di kasur queen size itu
ia keluar dari kamar itu dnegan menutup pintu kamar dengan perlahan ia masuk ke kamar yang sudah di siapkan untuk nya ia melihat kamar nya terdapat kaca besar sebesar dinding membuatnya yang berbaring di kasur masih bisa melihat sena cerah di langit
"kita akan segera bertemu zena" human saga sambil melihat ke atap-atap tempat tidurnya
° ° ° ° ° °
zena baru saja pulang dari restoran yang ia klolah sejak pertama kali ia ke sini dan sudah membuka beberapa cabang
saat ia memasuki rumah terdengar suara gelak ramai di ruang utama rumahnya ia pun berjalan ke ruang utama terlihat 3 orang lelaki seumuran nathan tengah melemparkan lolucon-lolucon yang membuat mereka tertawa, ini pertama kalinya zena melihat mereka
zena mencari keberadaan nathan namun tidak melihatnya
"permisi" zena berjalan kearah lelaki itu, mereka nampak melihat kearah suara mereka berdiri menyambut zena "apa kalian teman nathan?" tanya zena ramah
belum mereka menjawab bala datang membawa nampan berisi minuman di tangannya
"mereka teman ku" ucap nala dan menaruh minuman di meja
""ba...baik lah aku akan ke kamar dulu" ucap zena gelagapan dan naik ke lantai dua menuju kamarnya
"kamu tidak pernah mengatakan selain memiliki sodara yang tampan kau juga memiliki kakak yang cantik" ucap salah satu dari teman nala yaitu seorang pria dengan rambut coklat sama seperti milik nala hanya saja rambutnya sedikit lebih terang
"kakak? siapa maksudmu? yang tadi itu mama ku" sangkal nala, ketiga pria itu memeluk terkejut
karena umur nala dan zena pun hanya berbeda lima belas tahun mereka sama-sama masih terlihat muda banyak yang beranggapan mereka adalah adik kakak
zena masuk kedalam kamarnya dan memegang kepalanya sambil menggeleng-geleng tak habis pikir anak gadis nya membawa teman lelaki ke rumah bahkan nathan tak pernah membawa teman ke kerumah apa lagi teman perempuan
'mereka sudah besar, sudah saatnya kah aku memberitahu kebenaran nya, apa dia masih berada dia masih berada di new hope?' pikir zena, entah mengapa akhir-akhir ini zena selalu teringat saga
'kenapa marco tidak kesini ini sudah tiga bulan lebih' batin sena wajahnya nampak kecewa dan memegang kalung pemberian marco
sebenar nya kakek ken memberi tugas pada marco untuk mengurus perusahaan nya, dan itu juga salah satu tahtik kakek ken agar marco tak menemui zena agar saga bisa mencapai tujuannya
jangan **lupa like, komen dan vote
30- april- 2020 (2**)