A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
kejar-kejaran



di taman pada sore hari nathan berjalan-jalan menyusuri danau dan tiga-tiba teringat akan little girl yang ia temui lusa kemarin


tepat saat itu ia melihat sofia berlari sangat cepat di kejar oleh dua orang pria berbadan besar keluar dari rumahnya


'nathan ini bukan urusan mu okey, jangan melibatkan diri' nathan memejamkan matanya


"shit!" nathan langsung berlari dengan jalan memutar untuk mengejar sofia


ia tak bisa tak peduli pada gadis kecil itu mungkin karena ia pernah bertemu atau mengobrol singkat


nathan di sebuah gang kecil dan gelap menunggu kedatangan sofia nafas nya terengah-engah karena berlari


saat lah tiba, sofia berada di dekat nathan ia sangat kebingungan karena jalan buntu, nathan menarik tangan sofia dan dan membekap mulutnya karena sofia hampir saja berteriak, tpi langsung di beri kode jangan berisik perlahan nathan menggeser tubuhnya agar tetap di tempat gelap tak terkena cahaya mereka pun keluar dari gang kecil itu dan masuk ke sebuah pasar yang ramai


"ka.kamu?" sofia nampak kaget melihat lelaki yang lusa lalu bertemu dengan nya di taman


"jangan banyak bicara" ucap nathan ia tak sanggup berbicara karena sangat lelah


mereka pun berjalan bersama dengan nathan menggandeng tangan sofia nathan membeli dua botol air dan memberikan satu pada sofia. mereka duduk di kursi peristirahatan di pasar itu sampai akhirnya nathan memecahkan keheningan


"mengapa mereka mengejarmu?" tanya nathan pada sofia, sofia nampak menunduk memandangi botol air di kedua tangannya


"mereka mengerjarku" jawab sofia lirih


seketika itu nathan menatap sofia dengan tatapan aneh, ia mengusap wajahnya kasar 'sabar nathan dia masih kecil mungkin dia masih bingung menyusun kata-kata yang tepat' batin nathan mempersabar diri nya sendiri


"aku tahu mereka mengejar mu, tapi kenapa?" tanya nathan untuk kedua kali nya


"aku melepar ibu asuh dengan vas bunga kesayangannya lalu langsung kabur" jawab sofia nampak biasa saja bahkan sebuah senyum terukir di bibirnya


'ini menyeramkan, seorang anak merasa senang setelah memukul ibunya dengan vas' batin nathan ia tak berbicara sofia melihat menghadap nathan membuat mata mereka bertemu


"ya?" tanya nathan tak mengerti


"aku tak suka di kasihani, aku ini gadis tangguh kau tahu" ucap sofia menatap tajam nathan, nathan menghela nafas dan mengeluh kan pandangan kedepan


"apa papa mu tidak tahu itu?" tanya nathan penasaran


"papa jarang pulang karena mengurus perusahaan nya ia memilih ke apartemen yang dekat dengan perusahaan dan pulang jika tidak ada pekerjaan" jawab sofia


"lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?"


"aku enggak tau, tapi aku enggak mungkin kembali wanita gila itu akan membunuhku" ucap sofia denga n santai justru nathan terkejut gadis kecil di samping nya bisa berucap seperti itu


separah apa ibu asuh nya sampai membuat anak nya mengatai dia wanita gila juga bisa saja membunuh nya


"dia tetap saja ibu mu_


"dia bukan ibu ku! selamanya bukan. ibuku tidak pernah memukulku ini ku sangat mencintai ku, tidak akan pernah menyelidiki" ucap sofia meninggi dan semakin lirih


'dia benar-benar membenci ibu asuhnya' pikir nathan


"itu di sana!!" teriak seorang pria sambil menunjuk sofia, sofia menggelengkan kepalanya ke nathan agar tak mengikutinya sofia pun mulai berlari cepat menembus ramainya pasar, dia kerja tadi pun kini membawa lebih banyak orang untuk mengejar sofia


"dia membuatku prustasi" gumam nathan mengacak rambutnya kasar ia pun beranjak tuk pulang, tapi pikirannya tak henti-hentinya mengkhawatirkan sofia


**jangan lupa like, momen dan vote 😘


nb: lolipop and ant


30- april- 2020 (1**)