A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
kontrak



nathan menggandeng nala sedari tadi hingga kiyoshi mengetuk pintu dan orang di dalam ruangan mengizinkan masuk


terlihat seorang pria tampan dan berwibawa serta berkarisma nathan melepaskan tangan nala dan berjalan penuh percaya diri menghampiri sagara tanpa memberikan ekspresi sedikit pun


"selamat siang tuan" nathan menyalami sagara dan kena lu mundur menghampiri nala lalu menggenggam kembali lengan nala


kiyoshi tersenyum di buatnya


"jadi kalian berdua kembar, perkenalkan saya sagara zen" dengan nada santai sambil tersenyum kecil


"ya tuan kami kembar, saya nathan dan ini adik saya nala" nathan memperkenalkan dirinya dan nala


"selamat siang" sapa nala dengan suara lembut namun gugup


"kalian di sini akan di gajih dan ada antar jemput juga dan uang makan serta mendapatkan uang pesangon" uangkap sagara


"tapi kami punya persyaratan sendiri tuan, kami mau tuan menggajih kami enam ribu dollar ( sembilan puluh enam juta jika di rupiahkan ) perbulan dan itu tidak termasuk biaya makan" sagara membelalakan matanya


"nak kau ini sedang bercanda yah" tanya sagara dengan wajah serius namun nathan juga serius


"apa aku terlihat bercanda tuan, jika tuan tidak mau ya sudah aku dan adik ku akan pulang sekarang"nathan hendak melangkah pergi


"tunggu nak baik lah aku setuju" nathan pun kembali berbalik


"baik lah"


"na kau licik sekali" ucap kiyoshi


"ada lagi tuan" sagara mengangkat sebelah alisnya


"apa?"


"aku bisa menghentikan kontrak sesuka hati ku dan tetap mendapatkan pesangon" sagara mengangguk mengerti


"tapi tuan aku juga meminta gajih besar pada ada hal menguntungkan untuk mu"


"apa itu nak?" tanya sagara dengan heran


"nak aku akui kau sangat hebat tapi kau pikir aku tidak bisa bahasa-bahasa itu" nathan memangut mengerti


"ya sudah kalau begitu, tapi aku juga ada sesuatu yang menguntungkan. kau bisa meminta permintaan pada ku dan nala masing-masing tiga" nala yang mendengar yang di katakan nathan langsung menginjak kaki nathan tapi nathan tak bergeming karena sudah sering di injak oleh nala jadi sudah terbiasa


"paman aku tidak setuju, intinya jika bekerja dan jika ingin di untungkan kau bisa datang ke rumah kamu dan kita makan malam bersama, jadi kau tidak akan meminta permintaan aneh suatu saat nanti" terang nala dengan wajah kesalnya terlihat lucu


"nona kecil kau sangat cerdas saat membuat keputusan, kalau begitu aku setuju" jelas sagara


"paman aku mau seorang manajer" sagara langsung menunjuk kiyoshi, kiyoshi membelalakan matanya terkejut dan menunjuk dirinya sendiri


"aku, bagaimana mungkin" bantah kiyoshi


"mungkin, aku menyukai paman kiyoshi" jawab nala dengan senyum cerahnya


"baik lah tuan kau sudah setuju, apa malam ini kau ingin makanan malam di rumahku"tanya nathan menghela nafas sambil memasukan kedua tangannya kedalam kantong celana


"maaf hari ini aku sibuk" nathan mengangguk mengerti


"kalau begitu aku dan nala akan pulang" nathan hendak melangkah pergi dengan nala


"hei nak kau kan punya manajer kenapa kau tidak menyuruh manajer mu mengantarkan mu" tanya sagara


"kami belum menandatangani kontrak jadi kami belum berhak menganggap paman kiyoshi sebagai manajer kami, jadi kami akan pergi dulu untuk makan malam di restoran olifia kasian maka sudah lapar" kembali melangkah


"nak tunggu ini yang untuk mu agar kalian bisa makan sepuasnya" kiyoshi mengeluarkan dompetnya


"tidak perlu paman tanpa uang mu kami bisa makan sepuasnya, sampai nanti" jawab maka dan mereka pun meninggalkan ruangan


"kiyoshi, ikuti mereka dan pastikan mereka pulang dengan aman" titah sagara


"baik tuan" kiyoshipun juga meninggal kan ruangan


"wah mereka bocah yang pintar aku jadi mengingat diriku waktu kecil" sagara tersenyum di buatnya


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YAH