A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
kepindahan



bella befikir ini sudah saat nya ia pergi meninggalkan saga dan juga mobil baru yang ia beli sudah datang berwarna kuning terang, di kirim sekitar pukul 11 setelah ia pergi meninggalkan restoran tuk kembali ke rumah saga, juga apartemen mewah dengan 3 lantai sudah selesai di proses dan siap di tinggali


ia sudah menyuruh jasa untuk membereskan barang-barangnya dan segera di kirim ke apartemennya,kini zena menunggu anak nya di depan sekolah


anak-anak pun berhamburan ia menunggu kedua anak nya itu di dalam mobil hingga ia melihat nathan dan nala yang bergandengan tangan keluar gerbang sekolah, zena melambaikan tangan nya dan kedua anak nya itu melihat zena.mereka berlari bersama dengan senyum merekah


"ayo masuk" ucap zena sambil tersenyum menyuruh kedua anak nya masuk ke dalam mobil di kursi belakang, nathan dan nala menurut mereka pun masuk kedalam mobil


"mamah ini mobil mamah?" tanya maka sambil melihat ke sekeliling mobil yang masih baru itu


"iya sayang" jawab zena dan langsung tancap gas meninggalkan area sekolah


"mamah suka sekali warna ngejreng seperti ini yah" goda nathan menahan tawa zena melihat anak nya itu dari spion yang mengarah ke kursi belakang


"iya memang kenapa?, apa kau tidak suka" ucap zena berpura-pura marah dan nathan malah tertawa


"nala suka! sangat suka!" jerit nala kegirangan hingga membuat nathan yang duduk di sampingnya menutup kedua telinga nya zena pun ikut terkejut


"jangan menjerit!" marah nathan pada nala


"hehehe nathan aku suka jika kau memarahi ku" ucap nala sambil tersenyum lebar


"kenapa kau suka aku memarahi mu, tapi jika kau suka aku akan memarahi mu setiap hari" ucap nathan dengan nada gurau nya


"boleh marahi aku sesuka hati mu, karena aku tahu marah mu itu bukan karena membenciku karena kamu menyayangiku" ucap nala, wajah nathan memerah zena melihat dari kaca sepion tersenyum, menggeleng kepala melihat kemanisan kedua anak nya itu


"oh iya mah kita mau ke mana ini bukan kearah rumah paman zen?" tanya nala sambil melihat jalan yang buka kearah rumah saga


"kita akan pindah rumah sayang kita tidak mungkin menumpang selalu" jelas zena " dan lagi paman zen sudah bertunangan tidak baik untuk mama" raut wajah zena berubah sendu dan nathan melihat itu sedang kan nala masih melihat jalan


nathan kembali di lema, ia tahu mamah nya sedih dan ia juga tahu nala sedih karena di sana ia merasakan kasih sayang seorang ayah


"wah bukan nya bagus kita pindah yang artinya kita bebas berkeliaran di rumah, selama di rumah paman saga kerjaan ku hanya makan ke kamar ruang tamu sudah" ucap nathan malas "hei bersemangat lah kau tahu kita bisa dengan bebas membuat kue di rumah baru"ucap nathan bersemangat, wajah nala seketika sumringan


"benar! kita biat kue cup yah" ajak nala kini wajahnya sangat memancarkan kebahagiaan


zena menghela nafas, ia sangat senang nala bisa kembali cerita ia tidak mau kepindahan nya malah membawa kesedihan di keluarga nya


"besok minggu bagai mana jika kita pergi berlibur" ajak zena pada kedua anak nya


"berlibur! aku mau!" semangat nala


"berlibur ke mana mah?" tanya nathan


"ke bali" jawab zena dengan senyum mebgembang


"bali!!" pekik nala dan nathan terkejut


**thanks para pembaca jangan lupa like komen dan vote biar autor semakin semangat buat ceritanya


gimana, autor hari ini update dua kali loh autor seneng banget ada yang dukung cerita autor makasih para pembaca setia


nb : lolipop and ant


duh pernikahan agra dan bella sudah sedikit terbongkar kepada dua sahabatnya, wah gimana yah kak ami ke bella, bella yang cantik imut kalem dan polos pun, bisa jadi tegas untuk membela harga dirinya


makin penasaran ikuti terus** cerita nya