
zika langsung di tangani di ruang operasi
di luar seorang wanita muda cantik yang umurnya berkisar 20 an menunggu di depan ruang persalinan ia memegangi tas zika
10 menit kemudian
dokter keluar dari ruang persalinan dan menghampiri wanita itu
"apa anda wali pasien, di mana suami nya saya ingin bicarakan seauatu"terang dokter
"tidak ada dokter, saya walinya" terpaksa wanita itu mengaku menjadi wali zika
"bisa tau dengan siapanya?"
"saya...kakak nya dok" wanita itu sangat khawatir
"karena rahim pasien belum matang dan memaksakan untuk mengandung membuat pasien akan mengalami pendarahan hebat saat melahirkan, dan nyawa pasien taruhannya karena pasien mengandung twins" mata wanita itu terbelalak twins (kembar)
"lalu apa yang harus saya lakukan dok?"
"anda hanya perlu membuat pilihan selamatkan ibunya atau bayi nya"
'astaga aku bukan keluarganya apa yang harus aku lakukan'
"ibu nya dok dan lakukan yang terbaik"
"baik nona anda harus menandatangani surat persetujuan ini" wanita itu pun menandatangani surat itu
wanita itu melihat ke arah tas zika dan teringat sesuatu
'ah astaga tas bersama ku mungkin ada ponsel dan aku bisa menghubungi keluarganya' batin nya
wanita itu mengambil ponsel zika dan melihat riwayat panggilan nya dan hanya di penuhi oleh panggilan nenek merry tanpa segan wanita itu menghubungi nomor nenek merry
panggilan terhubung
nenek merry :Halo zika sayang ada apa?
......: Halo nyonya maaf saya bukan zika saya rina, nyonya cucu anda sedang melahirkan bisa anda kesini
rina : rumah sakit xxxx....
*****
nenek merry datang di temani marco dan rina langsung berdiri menyapa nenek merry
"bagai mana keadaan zika?" tanya nenek merry pada rina
rina pun menceritakan tentang zika yang hamil kembar dan harus membuat pilihan
tubuh nenek merry melemas dan hampir jatuh untung marco dengan sigab menangkapnya
"marco semoga zika baik-baik saja" nenek merry menangis bagai mana pun ia sudah mengagap zika sebagai cucunya sendiri
2 jam kemudian....
tangisan dua bayi yang sangat keras menggema di seluruh ruangan
nenek merry menangis tersedu-sedu bahkan, rina ikut menangis marco di samping nenek nya hanya bisa memeluk nenek nya memberi ketenangan
di pikiran mereka zika sudah meninggal karena hanya di pilih salah satu
dokter keluar dengan keringat membanjiri seluruh tubuhnya bahkan riasan yang ia pakai juga luntur karena keringat
"bagai mana keadaan nya dok?"tanya marco karena kedua perempuan di sampingnya tidak ada bertanya karena terlalu di telan kesedihan
"apa anda suaminya, istri anda sangat hebat tuan ia masih bisa bertahan tapi keadaan nya kritis dan mengalami koma, untuk bayinya juga sangat sehat sekali, bayinya sangat cantik dan tampan"
semua yang dia sana pun tersenyum lega dan menangis haru
nenek merry mengucap kan terima kasih kepada rina lalu rina berpamitan pulang, tapi rina hampir setiap hari menjenguk zika yang ta kunjung sadar sedang kan kedua bayi zika masih di letakan di inkubator karena, kulitnya yang masih tipis belum bisa terkena udara luar, karena zika sendiri melahirkan secara prematur di bulan ke delapan
rina menjadi peneman setia zika, nenek merry sangat jarang datang karena harus keluar negeri dan akhirnya nenek merry menitipkan zika ke rina
like dan komen yah makasih
jangan lupa baca cerita lanjutan nya, yang menceritakan kisah romansa nathan