
5 tahun kemudian...
di dalam sebuah kamar terdapat dua anak yang kedua-dua nya sangat tenang dengan buku masing-masing
"nathan apa kau lapar" tanya nala sambil menutup buku cerita dongeng nya
"tidak" jawab nathan ketus dan masih sibuk di meja belajarnya sambil mengerjakan tugas dari sekolah nya
"baik lah" nala pun turun perlahan dari sofa single yang ia dudukki
ya nala dan nathan adalah anak zika yang kini berumur lima tahun nathan yang sejak dulu memang sangat irit bicara dan cenderung diam dan sifat dingin nya membuat nya sulit berteman
nala saudara nathan kebalikan nya ia sangat comel, cantik, dan anggun di usianya sekarang dan lagi nala sangat berperasaan dan perhatian sikap nya sudah seperti orang dewasa yang sudah bisa mengatur emosi
nala keluar dari kamar dan menutup kembali pintunya,perlahan menuruni tangga
"mama" panggil nala menghampiri zika yang Sadang membereskan dapur
"nala ada apa sayang" tanya zika penuh perhatian dan menghampiri nala
"mah ayo kita membuat biskuit coklat"ajak nala
zika pun berekspresi sedih "sayang maaf mama harus bekerja nanti setelah pulang kita buat biskuit kalo nala dan nathan lapar, mama sudah buatkan makanan di kulkas nanti tinggal nala panaskan saja yah" nala mengiyah kan
"sebentar ma jangan pergi dulu aku akan memanggil nathan" berlari ke kamar dan memanggil nathan
"nathan mama mau berangkat bekerja ayo" nathan pun menutup bukunya dan keluar menuruni tangga bersama nala
dan mengantar zika hingga pintu lalu melambaikan tangan saat zika pergi
nathan mengerti jika nala sedang lapar dan tidak ingin makan sendiri karena ia akan merasa kesepian saat makan sendiri
"ayo makan aku akan menemani mu makan" ajak nathan dan di sambut oleh senyuman manis nala yang mengangguk semangat mereka pun masuk ke dalam rumah
nalap memanaskan makanan untuk dirinya dan nathan membuat susu kocok vanila untuk nya dan nala di meja makan nala makan sangat lahap dengan nathan yang didepan nya memperhatikan nala sambil tersenyum kecil
"nathan jangan menatap ku seperti itu" dengan suara lucu dan wajahnya yang kesal semakin terlihat menggemaskan
nathan tersenyum lebar sambil meminum-minumannya " apa kau merindukan nenek? dan bibi rina?" nala langsung menghentikan makannya dan menekuk mukanya dan mengangguk sedih
"nenek sudah jarang sekali datang karena ke luar negeri sedang kan bibi rina kan orang yang sibuk, aku dengar bibi rina bekerja sebagai pengacara"
"sudah makan lah yang banyak setelah itu kita ke supermarket untuk membeli camilan yang kau ingin, kan tenang saja aku yang akan membayarkan nya untuk mu" nathan menghabiskan minumannya
"kau punya uang dari mana?"tanya nala heran
"hei, kau pikir aku itu kamu yang di sekolah menghabiskan seluruh uang jajan mu, aku tidak perlu buang-buang uang untuk jajan, teman-teman ku akan datang dan memberi ku makanan enak secara cuma-cuma" ucap nathan bangga
"teman mu yang kau maksud itu para gadis di kelas kan, aku juga hanya saja mereka memberiku surat dan barang dan nathan kau tau sendiri kertas dan barang itu tidak bisa mengisi perutku" nathan menggeleng kepala melihat tingkah adik nya itu
LIKE DAN KOMEN YAH MAKASIH
jangan lupa baca kisah romansa nathan
judul : WIN YOUR HEART