
5 tahun kemudian....
di sinilah di negara italia lebih tepatnya di kota barcelona zena tinggal bersama kedua anak nya dengan bahagia
"mam kami pulang!" teriak nala memasuki rumah dengan suara cemprengnya, zena pun berjalan cepat ke arah suara menyambut anak nya yang pulang sekolah, nathan dan nala sekarang berumur 11 tahun dan baru masuk sekolah menengah pertama di kota barcelona ini. setelah kepindahannya ke negara ini semuanya nampak biasa saja dan berbahagia tanpa beban sedikit pun
nathan ikut masuk kedalam rumah setelah memalkirkan mobilnya
"apa mama memasak seafood kesukaan ku? tanya nathan menghampiri zena dan mengecup pipi mamanya itu
"tentu saja ayo makan" ajak zena kepada kedua anaknya
di sela-sela makan,mereka tak henti nya mengobrol sesuatu yang tidak penting seperti seperti tetangga mereka mr.manuel yang selalu menyanyi di depan rumah di pagi hari atau kue yang mrs. jennifer selalu bagikan di hari-hari penting entah mengapa rasa nya selalu sangat manit membuat mereka yang makan sakit kepala
"apa mama tahu, guru di kelas ku yang bernama mr.stive sangat tampan bahkan aku mengidolakannya" ungkap nala
tuk
nathan mengetuk pelan kepala nala "kau fokus lah belajar, bukan kah kau selalu melihat pria tampan setiap hari"ucap nathan dengan datar, nala menyipitkan matanya menatap tidak suka kearah nathan
"yah karena itu lah aku kesal padamu, aku sulit dekat dengan mu karena para gadis pirang yang selalu mengikuti mu kemanapun" ucap nala mengalihkan pandangan nya
"ah mereka, aku juga sangat risih di ikuti seperti itu, bagai mana dengan mu. kau harus menjaga diri ini adalah negara orang dan kau tahu kan orang jahat yang mengincar gadis cantik" ucap nathan sambil tersenyum mengacak-acak puncak kepala nala
zena berdeham "kalian ini sungguh adik kakak yang akur membuat mama iri saja" ucap zena tersenyum ke kedua anak nya
"benar-benar anak ini" sebelum zena melanjutkan kata-katanya nala nampak sudah tertawa dan melarikan diri jadi lah aksi kejar-kejaran antara ibu dan anak itu, nathan tersenyum melihat kedua perempuan yang sangat nathan cintai
ia pun beranjak pergi ke kamarnya
"guk!guk!" sambut seekor anjing chihua kecil berwarna putih bersih yang sangat menggemaskan meloncat kepelukan nathan saat ia membuka pintu kamarnya
"hei roi" ucap nathan sambil mengelus-elus kepala roi yang berada di dekapannya, di susul nala yang menghampirinya
"nathan sore nanti kita ke taman yah" ajah nala pada nathan dan di angguki oleh nathan, nala tersenyum dan melangkah membuka pintu kamarnya yang berada berseberangan dengan kamar nathan
° ° ° ° ° ° °
dia bukan berlalu nala dan nathan sudah tahu keadaan mama nya yang mengalami depresi
zena pun mengikuti semacam proses terapi yang menghilangkan ingatan buruk yang membuatnya depresi, dan saga bak hilang di telan bumi, seiring berjalan nya waktu nama saga sudah tak pernah terucap lagi di mulut orang di sekeliling zena termasuk nala dan nathan
sedang kan marco, ia menenggelamkan perasaan nya sedalam mungkin. ia tak akan pernah bisa bersama zena karena kakek ken melarang keras hubungan marco dan zena dan zena pun bisa memaklumi hal itu mereka memilih lebih baik bersahabat saja
**ini up ke tiga autor hari ini jangan lupa like komen dan vote
nb: lolipop and ant**