A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
good bye the season ( END )



matahari pagi membangunkan ku dengan cahayanya, tidak menyangka hari ini akan tiba. dimana aku harus meninggalkan negara yang enam tahun ini menjadi tempat kesedihan dan kebahagian keluarga ku


aku membersihkan diri dan bersiap-siap untuk pergi setelah siap dengan sebuah koper merah muda besar ditangan ku aku, memandangi sebuah bingkai poto yang sebelumnya menjadi kebanggaan di hari-hari ku. dengan perlahan aku menarik kedua sisi hordeng merah dan menutup poto itu. poto itu adalah masa lalu dan akan menjadi kenangan buru dalam hidupku, aku doa kan kalian sukses tanpa diriku.


dengan langkah berat aku meninggalkan kamarku, di luar nathan sudah menunggunya dengan senyuman. nala membalasnya dengan senyuman kecil


"mereka yang lalu jangan kau ingat. kita buat kehidupan baru lagi di indonesia" nathan merangkulku kencang membuat ku reflek menatapnya tajam dan dia hanya tertawa ringan


di ruang tamu terluka semua baranv sudah di kumpulkan tinggal milikku yang belum semua nya menunggu ku


"huh, kakak sangat lama hingga aku mampir tertidur" protes aku kecil ku yang sangat menggemaskan dan menyebalkan


"waktu kita masih banyak" aku mengerjap tak percaya pada nathan entah kapan terakhir kali nathan membelaku, dan aku juga tersadar sudah cukup lama tidak sedekat ini dengan saudaraku


"mama...kak nathan tidak membelaku. dia lebih suka kak nala" vio berlari ke arah mama sambil merengek membuat ku tersenyum dan ide jahat muncul di kepalaku


"tentu saja, nathan sejak dulu mencintai ku" aku berkata dengan manja sambil memeluk nathan dari samping


"nooo...!!!" vio menjerit dan berlari kearah nala dan nathan "jangan memeluk nya...jangan memeluknya...kak nathan hanya milik ku..." vio terus menarik-narik ku sekuat tenaga namun nihil. karena usaha nya tak berhasil.mata vio berkaca-kaca dan sebentar lagi pasti menangis


"papa..."vio menangis dan berlari pada papa dan papa langsung menggendongnya


nathan menatapku tajam dan aku hanya menyengir dan melepas pelukan ku padanya, meraka yang melihat kejadian ini pun tertawa


dan di sinilah kami di bandara dekat pintu masuk pesawat yang siap terbang, semua penumpang sudah masuk tinggal nala dan nathan yang di belum masuk. nala terus melihat kearah lain yang entah memilih kan apa


hatinya begitu enggan meninggalkan negara ini, namun terlalu sakit tuk menetap di sini


"sudah waktunya" ucap nathan dan menyadarkan nala, nala pun melihat kearah nathan dan mengangguk setelah ia masuk perlahan ia menutup pintu masuk ke arah pesawat yang memang nala adalah penumpang terakhir yang belum masuk


° ° ° °


perlahan pesawat yang ku tumpangi meluncur menuju angkasa saat entah mengapa setetes air mata keluar dari mataku. aku sungguh tak kuat menerima bahwa aku harus mengubur dalam mimpiku yang sebentar lagi akan tercapai, tangan ku meraba kaca jendela pesawat yang ku tumpangi dan menyatukan keningiku pada kaca


"*good bye italy, good bye the season and the see you again"


- **THE END***


**ga kerasa dalam sebulan aku namatin cerita ini, terima kasih para pembaca yang udah setia ngikutin perjalanan kisah zena dan saga dari awal sampe akhir. aku salut dengan kesabaran kalian buat nunggu aku update


tunggu kelanjutan nya dan jangan lupa like, momen dan vote


thanks you all


see you next time**