A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
gadis enam tahun lalu



kini nala dan nathan juga zika berada di mobil sahara dengan di kawal mobil bodyguard nya juga, soal kiyoshi. kiyoahilah yang melapor kepada polisi dan menyuruh nya membubarkan keributan di halaman rumah zika dan sekarang kiyoshi tengah berada di kantor kepolisian untuk menuntut orang-orang sudah merusak dan juga merugikan zika dan sekaligus untuk meminta uang pertanggung jawabannya


di mobil sagara zika nampak melamun hingga mereka berhenti di sebuah gerbang dan seorang satpam membukakan pintu untuk mereka zika yang melihat rumah itu biasa saja pasalnya rumahnya di wiltown pun bahkan lebih besar dan mewah karena di tempati oleh zika dan orang tuanya, berbeda dengan nathan dan nala yang nampak sangat takjub di buatnya


sahara sersenyum saat melihat zika yang nampak biasa saja mungkin dia sudah terbiasa dengan rumah seprti ini pikir sagara


sagara, zika juga anak-anak zika di sambut baik di rumah ini setelah sagara mempersilahkan masuk zika, nathan juga nala masuk kedalam rumah itu yang terlihat rapih juga beberapa pembantu yang membersihkan rumah


sesuai persetujuan Sebelum nya di rumah zika, sagara menyuruh zika dan anak-anaknya tinggal bersama


mereka nampak tengah berbincang di ruang tamu


"di rumah ini hanya ada satu kamar tamu dan itu hanya cukup untuk nala dan nathan" ucap sagara sambil meminum kopinya yang sempet di buatkan oleh pembantunya


"lalu aku tidur di mana?" tanya zika dengan nada keherahanan


"di kamarku, kamarku cukup besar untuk kita berdua" zika tersedak saat meminum tehnya mendengar ucapan sagara sedangkan nala tak mengerti dan nathan menahan tawa sambil mengalihkan pandangan


"seriously?!" tanya zika tak terima


"kapan aku bercanda"


*****


setelah merapihkan pakaian nathan dan nala di kamar barunya yang sangat besar itu bahkan lebih besar dari kamar nathan dan nala di rumah zika dan kasur mereka pun tidak dua seperti di rumah zika tapi kasur queen besar dan sangat empuk


zika berjalan ke kamar sagara yang kini menjadi kamar mereka berdua sagara nampak sedang mengerjakan pekerjaan kantor di sofa single dengan laptop di pangkuannya


zika berjalan menuju ruangan outfit sambil menarik koper besar miliknya dan memasuki ruangan out fit dan merapikan pakaiannya yang bersanding dengan pakaian sagara beberapa tumpuk baju yang masih dalam plastik dan masih baru juga ia taruh di bawah baju yang tergantung juga beberapa paperbag, juga beberapa pasang sepatu dan perhiasan milik zika seperti jam gelang kalung anting dan lain sebagainya, zika sudah nampak tak asing dengan ruangan outfit seperti ini bahkan kini zika membuka lemari kaca yang nampak kosong dan menggantungkan gaun-gaun nya yang mahal di sana pakaian yang casual seperti celana dan hotpans dan beberapa baju lainnya ia lipat dan masuk la kedalam lemari yang memang untuk baju yang di lipat tampak kosong karena hampir semua baju sagara di gantung agar si pemilik mudah mencari baju yang ia inginkan


"kau tampak sudah terbiasa" ucap sagara tiba-tiba mengejutkan zika yang hampir jatuh dari kursi jika tidak menyeimbangkan tubuhnya zika tengah menaruh sisa-sisa baju barunya yang seperti barang dagangan itu di atas lemari


setelah sudah selesai zika dengan cepat turun dari kursi dan menghampiri sagara dan memukul dada sagara membuat sagara mengaduh


"jika tadi aku jantungan bagai mana" ucap zika kesal sagara hanya tersenyum melihat ekspresi kesal zika


"sekarang kau tidak takut pada ku?" tanya sagara menyadarkan tubuhnya di salah satu kemari


"tidak, karena kau bukan bos ku lagi sekarang" ungkap zika dengan santai melewati sagara lalu menghentikan langkahnya dan berbalik


"oh iya, perluas lah ruangan pakaian ini baju ku tak must jadi aku tetap menaruh nya di koper" ungkap zika dengan ekspresi sedih sagara tersenyum di buatnya


"untuk apa aku menuruti mu"tanya sagara sambil melipat kedua tangan nya di bawah dada


"kalau bukan karena mu mungkin aku tidak akan pindah kesini jadi turuti saja perkataanku, juga jangan lupa tambahkan lemari sepatu dengan pintu kaca karena besok suruhan ku akan datang membawa semua koleksi sepatunya juga lemari kaca untuk tas-tas ku dan jangan lupa satu lagi lemari untuk koleksi gaun ku juga untuk baju ku yang di koper, permisi tuan" zika melangkah keluar dari ruangan itu sedang kan sagara melongok tak percaya saat ini ia melihat ke tempat pakaiannya saja sudah di isi oleh milik zika lebih besar dan ia tidak terbayang barang-barang zika yang besok akan di bawa kemari


saat sagara tengah melihat-lihat barang-barang milik zika yang sudah pasti bermerk dan mahal ia terpaku pada kalung dengan liontin batu berwarna merah sangat terang dan sangat indah juga berkilau


ia sangat tidak asing dengan kalung itu, dimana ia masih mengingat gadis enam tahun mau yang ia tiduri juga mengenakan kalung yang sama persis, sagara beralih pada kardus besar ternyata isinya parfum-parfum mahal dan limited edition sangat banyak dan masih penuh


"apa dia menggunakan parfum satu botol perhari" gumam sagara ia kembali beralih pada kalung yang menarik perhatiannya sebelumnya


ia kemudia memfoto kalung itu untuk di cari tahu, atau mungkin memang zika gadis malam 6 tahun lalu


guys di part ini aku buat panjang sebagai permintaan maaf aku karena udah beberapa hari ga update jangan lupa like dan momen dan jangan lupa VOTE yah