A Cracked Heart Is Healed

A Cracked Heart Is Healed
sangat mencintai



zena mengantar mala dan nathan ke sekolah dengan taxi, mobilnya yang tengah di perbaiki secara total mulai dari body nya yang di gores paku, juga caranya yang di pilok juga kacanya yang di pecahkan membutuhkan waktu lama


setelah nya ia menyeberangi jalan dan berjalan tak terlalu jauh untuk melihat perkembangan restorannya, tak sengaja mata nya melihat bseorang pria bertubuh tinggi tegap membawa bungkus makanan


"tuan ling anda di sini?" tanya zena ramah


"ah iya nona zenika lama tidak berjumpa, anda sudah sehat?" jawabnya ramah


"iyah sudah membaik, kau membeli banyak makanan apa ada tamu di kantor?" tanya zena pada kiyoshi


"ini untuk tuan dan nona engelika,boy iya nona ngomong-ngomong tentang bos apa kau tau dia kenapa, akhir-akhir ini ia sering mabuk-mabukan juga marah-marah tadi pagi ia ke kantor dengan berantakan dan masih memakai pakaian kemarin"tanya kiyoshi keheranan


"ah itu, hmm..aku kurang yakin tapi beberapa hari yang lalu aku_" seketika bella menyadari ini adalah masalah pribadi yang tak boleh diketahui secara umum atau di umbar " hm..tidak jadi kalo lupa ingin mengatakan apa" kiyoshi nampak melihat zena aneh seakan ada yang di sembunyikan


"nona yakin?" tanya kiyoshi


"ah..i.iya aku yakin oh iya siapa nona angelika itu apa itu rekan kerja atau karyawan baru?" tanya zena yang tak pernah mendengar nama itu sebelum nya


kiyoshi tertawa kecil "tidak nona zenika,nona engelika itu tunangan boss dan mereka sudah bertunangan tiga tahun lalu dan 5 bulan yang lalu nona angelika pergi ke luar negri untuk urusan bekerjanya" zena mematung seperti ada pisau yang menusuk hatinya


zena mencoba mengalihkan pandangannya matanya terasa memanas


"kalau begitu kiyoshi aku akan ke ruangan ku selamat bekerja" zena tak melirik kiyoshi sama sekali hatinya sugguh hancur, tanpa ia sadari air matanya mengalir. pegawai yang melihat zenika berjalan menuju ruangan nya sambil menangis, ingin menegur namun zena mengangkat tangan nya menahan pegawainya itu untuk berbicara. ia masuk ke ruangan nya dan menutup pintu juga menguncinya, ia menyadari pada pintu hingga terduduk


'apa wanita seperti ku memang sehina ini, dia mempermainkan ku. dia mempermainkan perasaan ku, kenapa dia ingin menikahinyaku sedangkan sudah ada gadis lain di hati dan di hidupnya mengapa ini terjadi padaku' pikir zena sambil memegang kepalanya nya dan meremas rambut dengan kedua tanagnnya


° ° ° ° ° °


' kau gadis yang tak bisa berbohong nona' gumam kiyoshi sambil tersenyum melihat punggung zena yang meninggalnya setelah berbincang


kiyoshi pun melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda karena pasti bosnya menunggunya sangat lama di kantor


setelah sampai ke kantor ia masuk ke ruangan sagara tentu saja sebelumnya mengetuk pintu


kiyoshi melihat bosnya itu tengah bercumbu mesra dengan engelika, mereka tidak mempedulikan kehadiran kiyoshi dan kiyoshi pun sudah biasa melihat hal ini ia hanya perlu berpura-pura tak melihat dan sepertinya keadaan sagara sudah membaik karena ia sangat mencintai angelika seumur hidupnya, hanya angelika selalu menolak saga ketika saga memintanya untuk menikah


penolakan angelika tersebut di karena kan angelika yang tengah fokus pada masa depan nya dan saga yang mencintai nya pun memilik sabar dan tidak terburu-buru