
nala dan nathan memasuki restoran dan seorang pelayan yang menyambut mereka terkejut
"tuan muda dan nona muda lemari dengan siapa?" tanya nya terkejut
"halo kak tasya mama ada?"tanya nathan
"nyonya ada di ruangan nya mati ku antar" nala menatap tasya tak suka
"tidak perlu" nala melangkah dengan anggun dan angkuh melewati tasya dan di susul nathan setelah meminta maaf kepada tasya
"mama!" teriak nala sambil membuka pintu membuat zika hampir menjatuhkan laptop di pangkuannya
"nala, nathan astaga nak kalian bagaimana bisa sampai di sini kalian pergi jauh sekali bagai mana jika terjadi sesuatu pada kalian" marah zika, karena suka sangat khawatir dengan anak-anaknya
nathan duduk di sofa samping namanya dengan santai dan menceritakan awal mula ia di taman bermain hingga bisa disini
"kalian menjadi model?, dan di gajih 6000 dollar kalian tidak berbohong" nala menggeleng kepala
"apa kalian senang melakukannya?" nathan dan nala menganggukan kepalanya
"baik lah mama setuju" wajah maka jadi sumbringan
"tapi mah kami membuat tawaran yang menguntungkan untuk bos kami itu yaitu makan malam di rumah kita jika dia ingin"
"aneh sekali yang kalian tawarkan" ungkap zika
"dari pada kakak yang menawarkan tiga permintaan bagai mana jika mereka meminta yang aneh-aneh".nala
* * * *
lagi hari zika berangkat kerja meninggalkan kedua anak nya yang sedang belajar dengan guru pembimbing
setelah selesai guru pembimbing mereka pun pulang dan sebuah panggilan terhubung ke ponsel di atas meja rupanya ponsel milik zika tertinggal dan nathan mengangkatnya
panggilan terhubung (tuan ling)
tuan ling : Halo nona lin berkas akan ku kirim kan kerumah hari ini di mana alamat rumah mu?
nathan : maaf tuan mama ku sudah berangkat kerja, kalau kau mau kerumah ku, rumah ku di blok M nomor 12 dekat dengan supermarket dan taman bermain
tuan ling : mama mu? oke baik lah aku akan menemui mama mu langsung
nathan: baik
tut...tut..tut
* * * *
"bodoh" kiyoshi tersadar dari lamunan nya
"ma..maaf bos aku terkejut te...ternyata tadi yang mengangkat telepon bukan nona lin tapi seorang anak kecil yang bilang jika mama nya berangkat bekerja, apa mungkin"
"apa berarti dia membohongi kita tentang statusnya" kiyoshi menganggukan kepalanya
tok..tok..tok
"masuk" perintah sagara
zika membuka pintu mendapati kedua pria di hadapannya menatapnya tajam
"keluar lah" perintah sagara pada kiyoshi dan kiyoshi pun meninggalkan ruangan hingga tersisa zika dengan sagara
"nona lin apa kau membohongi ku" tanya sahara dengan wajah datar dan dinginnya
"soal apa tuan?"tanya zika yang masih tidak mengerti
"status mu"
deg
'apa tuan zen sudah tau aku punya anak'
"maaf kan saya tuan"ucap zika lirih membungkukkan punggungnya
brak!!
sagara menggebrakan meja nya sangat kencang dengan wajah penuh amarah membuat zika menunduk karna takut di buatnya
"kau baru masuk kerja sudah berani berbohong!, kau tau aku benci pembohong!!, setinggi apa pun pendidik an mu dan ilmu yang kau milik, aku tidak mau memiliki pegawai pembohong seperti mu!" bentak sagara hingga terdengar keluar ruangan
zika ketakutan hingga menangis di buatnya zika hanya menunduk membisu
"kau tidak perlu menyembunyikan statusmu nona lin! aku benci seorang pembohong seperti mu" bentak sagara masih kesal bahkan sangat kesal
'tuhan jangan buat aku kehilangan pekerjaan ini' batin zika
"aku tidak berbohong tuan, aku memang single, dan juga single mom" sagara terdiam di buatnya yang artinya zika memiliki anak tanpa menikah
"siapa ayah dari anak mu Nona lin" tanya sagara dengan nada merendah, pertanyaan itu membuat zika mengingat kejadian 6 tahun yang lalu zika menangis hingga sesegukan Dan menggelengkan kepalanya penuh pilu, sagara menatap iba wanita di dengan nya yang Dan is sangka memiliki masalalu kelam yang ia kubur
sagara berjalan menghampiri zika Dan memeluk nya erat sambil mengelus punggung zika memberi ketenangan, zika tidak membalas hanya menutup wajahnya dengan Megan tangan nya