
"Sinih biar Cornell aku yang gendong." ucap Richard yang ingin membantu memindahkan tubuh gembul kedua keponakan kembarnya yang baru berusia 3 tahun itu.
Setelah sampai di kamar si kembar Miranda yang mengikuti anak-anaknya dari belakang seketika memanggil keduanya untuk di mintai keterangan perihal bisikan Cornel tadi siang tentang kejadian tak senonoh yang di lakukan Veronica dengan Bodyguardnya yang bernama Donny yang di saksikan oleh si kembar.
"Richard apa kamu sudah tau tentang hal ini?"
"Ya tuhan mom, aku tidak tahu sama sekali mom."
"Simon apa kamu tahu?"
"Ya mom, maaf aku nggak pernah cerita, karena akuĀ kira pernikahan si kunyuk ini baik-baik saja dengan Vero mom, aku dan Jo menyimpanya dengan rapi sampai Onel mengatakan sendiri pada mama, maafkan aku mam aku bebar-benar takut ngehancurin pernikahan si kunyuk ini, kalo tahu begini jadinya sekarang ya mungkin aku sudah lama membuka aib Vero mam.
"Apa yang ada di dalam pikiran wanita gila itu hingga berbuat hal argghh!" seru Richard sambil mengusap wajahnya
"No ini semua salah mama, maafkan mama Richard mama menjodohkan kamu dengan Vronica tanpa melihat sifat gadis itu yang sebenarnya, ternyata tak semua anak dari keluarga terpandang selalu mempunyai sifat dan kepribadian yang baik, aku kira Vero itu awalnya pasti akan ber atitude baik seperti Jo, ternyata mama salah besar, mama menyesal Rich maaf kan mama ehek ehek. Sampai sampai anak kecil yang masih balita pun harus menyaksikan hal yang tak senonoh yang terjadi di area kolam renang sungguh memalukan."
"Mama, mama oh god kenapa ini Mom!"
"Heh kunyuk, kamu sebelah sana aku yang sebelah sini satu dua tiga."
Miranda yang sudah tidak bisa menahan emosinya akhirnya pingsan tak sadarkan diri, beruntung Richard dan Simon dengan sigap membawa tubuh tak berdaya Miranda kekamarnya di lantai satu. kemudian Richard pun memberikan minyak kayu putih di hidung mamanya itu agar mamanya siuman kembali.
"Hmmm.. di mana Aku Richard Simon?"
"Di kamar mama ini sudah mama tidak perlu lagi memikirkan wanita gila itu semua sudah berakhir ma, sidang perceraianku akan dilaksanakan dua hari lagi ma jadi Mama tidak perlu khawatir hubunganku dengan Veronica akan segera berakhir untuk selama-lamanya."
"Iya ma Mama jangan memikirkan hal yang macam-macam Mama masih sebagai presiden direktur di perusahaan papa, Lalu bagaimana dengan nasib para karyawan nanti kalau mama sakit."
"Tidak tidak Simon Mama akan menurunkan perusahaan itu kepadamu Mama sudah tidak sanggup lagi memimpinnya sendirian. Ada Vanya di rumah ini yang perlu perhatian mama. Mama tidak bisa meninggalkannya Mama tidak tega jadi untuk sementara waktu Mama akan mengadakan rapat dadakan Untuk para investor untuk mengumumkan lengsernya mama untuk waktu yang tidak dapat ditentukan.
Sudah waktunya kamu yang menggantikan Mama Simon."
"Good luck Mon sudah waktunya kamu naik dari direktur keuangan sekian lama. Tinggal menaikkan wakil kamu aja kan? sambil memberikan presentasi sedikit di depan para investor good luck you can do it Bro!" ucap Richard memberi dukungan pada Simon kakaknya yang memang dari dulu Richard tidak mau memanggilnya Kakak dikarenakan usianya yang terpaut hanya sedikit dengannya.
"Sudah kalian pergilah sana Mama mau istirahat kembalilah pada istri-istri kalian."
"Beneran nih mah Mama udah nggak papa please mam jangan sakit-sakit mam nggak usah mikirin wanita liar itu mam bisa ketularan gila kita jadinya, aku Sampai heran sudah berapa pria yang dikencaninya setelah satu tahun kita menikah ya ampun video bukti perselingkuhannya pun sudah ada 4 nama di sana Ini ketambahan bodyguard-nya yang aku nggak pernah tahu kalau nggak si bocil yang jadi saksi."
"Sudah sudah yuk Si kunyuk ini malah nambah beban Mama lagi udah udah udah kita simpan aja buat kenang-kenangan tulis aja nama selingkuhannya di buku diary kamu."
*
*
*
Vanya yang memang beberapa hari ini izin sakit dikarenakan tubuhnya yang tidak memungkinkan dan tidak mempunyai tenaga untuk magang di perusahaan Richard. teman-teman kuliahnya pun seperti Norman dan Ferry menanyakan perihal ke mana Vanya pergi feri dan Norman menanyakan via chat kepada Vanya.
Vanya pun menjawab pesan-pesan dari kedua temannya itu bahwa dirinya sedang sakit dan harus bedrest. sedangkan Radian yang sudah mengetahui bahwa Richard dan Vanya telah menikah santai saja mendengar bahwa Vanya telah hamil muda.
Namun hal itu dirahasiakan untuk sementara waktu sampai status Richard berubah menjadi single kembali. Radian ikut bahagia akhirnya Richard mau memastikan hubungannya dengan Vanya karena kalau misalnya Richard tidak mau bertanggung jawab alangkah Malang nasib gadis cantik itu.
"Hmmm dad jam berapa ini maaf dad baby ketiduran, kayaknya pengaruh obat deh tapi udah nggak mual sih, Dad udah makan Apa perlu baby siapin?"
"sudah Sayang jangan kuatir melihatmu seperti sehat seperti ini membuatku kenyang istirahatlah lagi apa kamu sudah bisa makan dengan enak mungkin besok dokter Sheila akan datang lagi untuk mengontrol kesehatan kamu kalau memang memungkinkan infus kamu bisa dilepas kembali tetapi kalau kamu masih tidak mau makan ya infusnya akan lebih lama nancap di situ.
Bukankah kamu sangat menyukai si kembar pasti kamu pengen kan main bersama mereka di halaman belakang? bayangkan betapa lucunya kalau bisa berlarian dengan kedua makhluk menggemaskan itu agar kamu termotivasi untuk sembuh dan makanlah yang banyak jadi calon bayi kita akan sehat begitu juga dengan ibunya."
Baiklah baby akan makan dengan lahap mulai besok deh karena sekarang rasanya masih sedikit mual. semoga besok keadaan baby udah lebih baik jadi baby bisa bermain dengan si kembar di taman belakang Mansion kalau perlu, baby berenang ah di belakang Udah lama baby nggak berenang dad."
Emang bisa berenang kalau memang bisa berenang malah lebih bagus untuk kesehatan janin tapi nanti sih biasanya trimester terakhir kalau tri semester awal malah tidak boleh terlalu banyak bergerak dan mengeluarkan tenaga. karena kan calon bayi kita masih belum kuat sempurna. nanti kalau kamu sudah nggak mual kita kontrol aja ke rumah sakit jadi kita bisa lihat hasil USG dari calon bayi kita."
"Ye baiklah Dad mulai besok baby akan makan dengan lahap karena baby udah bosan berbaring terus di dalam kamar lagian mama jadi khawatir Mama bolak-balik kemari mengantar makanan menyuapiku dengan penuh perhatian beruntungnya aku ini punya mertua yang sangat sayang padaku dan sangat peduli padaku."
"Sebentar Sayang aku ke kamar mandi dulu ya."
Tit..tit..tit..tit..
"Sepertinya handphone Daddy yang bunyi coba aku lihat."
New Message Just Now
Richard bisakah kita bertemu malam ini?
Deg
To be continued