
"Pak Richard memecat saya gara-gara saya memaki karyawan magang bernama Vanya." teriak Kemi sampai menggema dan membuat tubuh Veronica membeku dan berbalik seketika.
"Apa kamu bilang Vanya? siapa Vanya? apa hubungannya denganku?"
"Saya tidak tahu tapi firasat saya tidak pernah salah Bu, namanya Vanya Danuarta ini fotonya."
"Sialan breng sek! apa yang kamu tahu tentang Vanya? kok bisa-bisanya kamu menghubungkan gadis ini denganku?"
"Jangan bilang ibu tidak cemburu dengan perhatian mantan boss saya yang sehari-harinya tidak pernah sama sekali menginjakkan kaki di lantai 10 ruang administrasi, tetapi sejak kedatangan Vanya di hari pertama mantan boss saya itu datang ke kantor dan mendapati saya memaki karyawan magang itu di depannya, lalu saya pun di pecat dengan tidak terhormat."
"Asal kamu tahu aku sedang menunggu proses cerai dengan Richard, persoalan rumah tangga kami sudah lama sekali bermasalah dan tidak menemukan solusi untuk bersatu kembali, jadi kamu jangan buang-buang waktu untuk repot-repot melaporkan dengan siapa Richard sekarang menjalin hubungan, karena aku sudah tidak peduli lagi! Pergilah dan jangan datang-datang lagi! merusak pemandangan saja!"
Penolakan yang di berikan oleh Vero agaknya membuat Kemi semakin kesal dan sakit hati. Kemi pun keluar dari lobby Eka Karsa Group dengan tangan hampa. Ternyata apa yang dialaminya sekarang kesulitan yang dihadapinya semakin meningkat. Sudah jatuh tertimpa tangga pula itulah semboyan yang pantas di sematkan untuk Kemi.
"Gimana mbak? apa kata Bu Veronica mbak?" tanya Farah penasaran.
Kemi pun menjawab pasrah dengan mengedihkan bahunya kearah Farah.
"Sungguh beda banget Ama cerita sinetron Far gue udah nyerah ternyata bener apa kata pak Dani percuma ngehubungin istrinya ternyata hasilnya sama saja."
"Emangnya Bu Vero tanggapannya gimana mbak?"
"Yah apa hubungan Vanya dan Pk Richard doi juga nggak perduli, soalnya mereka mau cerai Far."
"Wah berarti bisa dibilang Pak Richard sebenarnya pria bebas dong ya? sayang doi nggak pernah melirik kita ya mbak?"
"Emang dasar gara-gara tu cewek rencanaku jadi berantakan."
"Ya sudahlah mbak kita memang cantik tapi Vanya lebih dari cantik, pantas saja pak Richard tidak pernah menyalakan sinyal suka kepada bawahannya orang seleranya memang seperti itu, harus super duper cantik."
"Hiks hiks kenapa nasibku seperti ini Far, hiks," sesal Kemi tiada arti karena keculasannya lah semua ini terjadi.
✨
✨
✨
...Penthouse Richard...
Setelah kepergian Rama, Rich pun naik lagi ke kamar utama untuk tidur sendiri merenungi permasalahan hidupnya yang pelik. Apakah Rich punya rasa sakit hati?
Tentu batin dan jiwa Rich sangat sakit melihat teman seperjuangannya sendiri tega selingkuh dengan istrinya. Walau Richard tidak mempunyai perasaan apa-apa dari awal pernikahan mereka, kalau mungkin dari awal Vero sabar menunggu Richard dan menemani Richard sampai sembuh, mungkin akan lain keadannya.
Andai saja Vero tidak bermain mata dengan pria lain mungkin akan berbeda nasib hubungan keduanya. Mungkin Richard tidak akan bertemu Vanya dan mungkin saja mereka berdua menjadi pasangan yang tak terpisahkan. Entahlah tapi yang jelas perasaan Richard sekarang sudah terisi oleh gadis kecil yang usianya terpaut 15 tahun darinya.
Cinta tidak akan pernah bisa direncanakan. Cinta datang dan pergi sesuka hati tinggal bagaimana pintarnya kita menyikapi arti dari kesetiaan itu sendiri.
*****
Vanya pun terbangun dari tidur lelapnya saat jam menunjukkan pukul 05.00 pagi tetapi tidak didapati sugar Daddynya disana.
Apa sebenarnya yang terjadi apakah Rich sakit atau tidak enak badan hingga tidak mah mengganggu tidur Vanya.
10 menit kemudian.
Rich pun keluar dari kamar mandi mewahnya dengan hanya berbalut handuk dari pinggang hingga ke pangkal pahanya. Sungguh pemandangan indah tampak sangat nyata Rich yang sama sekali tidak menyadari kalo Vanya sedang memperhatikannya dari tempat tidur berukuran king size itu pun cuek saja dan berganti baju di walk in closetnya.
"Baby sudah lama di tempat tidurku?" tanya Rich spontan dan terkejut karena Vanya sudah merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya.
"Dad kenapa Daddy nggak ngelo nin baby tadi malam?"
"Hmmm Daddy nggak mau ganggu baby, takut babynya nggak bisa istirahat, karena Rocky pasti mau nu suk lagi dan lagi, Daddy tahu kamu capek kan hari ini harus kerja," perubahan panggilan itu membuat keduanya semakin romantis dan saling bermanja satu sama lain.
Richard pun tidak bisa berhenti untuk menciumi wajah cantik gadis itu walau bangun tidur tidak memudarkan kecantikan alaminya.
...Ya tuhan apa aku pedofil, Hinggan gadis kecil ini selalu membuat senjataku terbangun berulang kali....
"Ya udah baby mandi dulu dad," pamit Vanya untuk mandi di kamar mandinya sendiri.
"Mau Daddy mandiin?"
"Nggak ah nanti malah nggak jadi mandi, jadinya mandi madu, tuh Daddy suka banget menghi sap madunya baby ya nggak dad?" madu disini yang di maksud adalah ****** ***** dari lembah lembab va gi na Vanya.
"Hmmm benar madumu sangat memabukkan sayang."
"Nggak dad, baby bau jangan ci um - ci um dulu baby malu."
"Oke selamat mandi hih." saking gemasnya Rich pun men cu bit bo kong Vanya sambil menggi git bi bir bawahnya sendiri saking gemasnya.
"Aww nakal ih." Vanya pun berbalik dan memencet lama hidung mancung sugar Daddy nya itu lalu berlari ke kamar mandi karena takut Rich akan men cu bit bo kong nya lagi.
...Ya tuhan kalo tidak engkau pertemukan aku dengan gadis ini mungkin hatiku tidak bisa sebahagia ini sekarang. Merasakan cinta pada gadis kecil yang usianya terpaut jauh dariku....
Batin Rich bergejolak.
Pukul 7.00 pagi sarapan sudah siap di meja makan karena chef sudah datang pagi-pagi sekali untuk meramu makanan di lantai 1. Lalu chef akan pergi setelah Rich berangkat ke kantor dan membereskan meja makan serta minibar mewah penthouse itu.
"Sudah yuk sarapan dulu ya?" Rich pun mengajak Vanya setelah selesai dandan tak lupa memakai lipstik pink senada dengan warna bibirnya.
"Percuma pakai lipstik nanti juga hilang lagi."
"Iya kan buat makan, Daddy godain baby mulu dari tadi ih." Vanya pura-pura innocent dengan tidak membahas bahwa lipstiknya suka tiba-tiba hilang karena seringnya bertukar lid ah dengan sugar Daddynya.
"Makan apa hnm hmm ppffhhh, makan bi bir Daddy ya hmm?"Rich tak tahan untuk melu mat bi bir menggoda gadis itu setelah di olesi lipstik tadi.
Adegan itupun tidak luput dari rasa keingin tahuan chef Kevin yang sedang sibuk di minibar dan menyadari baru kali ini ada wanita yang menginap dan pastinya bukan istri dari bossnya tersebut
...Cantik juga gadis itu...
To be continued..