YOUR SECRET SUGAR BABY

YOUR SECRET SUGAR BABY
Menganggapmu Ibu



"Richard Richard apa kamu masih di dalam?"


Richard pun seketika menghentikan aktivitasnya untuk mencu mbu Vanya sekali lagi karena Margaret sudah mencarinya. Sepertinya Thomas dan tunangannya sudah pergi dari butik Margaret. Sehingga Margaret bergegas untuk menjemput Richard dan Vanya di kamar Margareth namun kedua sejoli yang sedang dimabuk asmara itu sedang mendaki puncak kenikmatan walau penampilan Vanya masih dalam keadaan yang polos sebelah atas saja.


Setelah mendengar panggilan dari Margareth Richard pun menutup kemeja kekasih cantiknya itu dan mengaitkan kancingnya sehingga posisi da da gadis cantik itu pun kembali tertutup seperti semula. Keduanya sudah kembali normal dan tidak merasakan lagi hasrat mereka yang tadi sempat menggebu-gebu karena panggilan dari Margaret membuat keduanya tidak mood lagi untuk melanjutkan sesi bercin ta yang memacu adrenalin mereka berdua tersebut.


Sungguh sangat disayangkan saat keduanya sudah mencairkan suasana yang sempat terjadi kesalahpahaman akibat Richard yang mengungkapkan isi hatinya terhadap gadis cantik itu yang ternyata Richard selama ini pernah memendam rasa cinta kepada istrinya. Walaupun istrinya sudah berkali-kali melukainya. Kekecewaan yang dirasakan oleh Vanya hingga membuat Richard ingin meluluhkan lagi hati keras gadis cantik itu dengan cara mencu mbunya mesra dan kalau ada kesempatan bisa juga hal itu berlanjut agar gadis cantik itu tenang dan yakin akan perasaan Richard sekarang terhadapnya.


perasaan Richard sekarang adalah perasaan cinta yang begitu besar kepada gadis kecil nan cantik centil dan menggemaskan serta nakal hanya kepada Richard seorang. Hal itulah yang membuat Richard selalu terngiang-ngiang dan pikirannya penuh dengan gadis cantik yang sekarang menjadi sugar baby-nya itu. Richard tidak mau kembali kehilangan orang yang sangat dicintainya.


Lalu Richard pun menjawab panggilan Margaret setelah keduanya sudah membenahi kancing baju masing-masing dan mengelap keringat di wajah masing-masing.


"Ya mom i'm here hey what's up apa Thomas sudah pergi dari butik mom?"


"Oh kalian Ternyata dari tadi ada di sofa maaf mami mengganggu waktu kalian mungkin kalian sedang memadu kasih di sini mami itu tidak apa-apa mami tidak akan ingin juga melakukan hal itu karena mami memang betah melajang sampai saat ini."


"Oh ya jadi mami belum nikah sampai saat ini apa mami pernah merasa patah hati hingga mami tidak mau menikah sampai sekarang? Hahaha maaf mami bukan maksud aku untuk menanyakan hal yang terlalu pribadi kepada mami mami kalau tidak mau menjawab ya tidak apa-apa sih. Aku hanya penasaran saja.


Bagaimana seorang wanita yang sangat cantik seperti mami tidak menikah pasti mami bingung menolak ungkapan kata cinta dari berbagai pria hingga tidak satupun yang dipilih begitu ya hihihi?" Vanya mencoba untuk mencairkan suasana canggung karena Richard dan Vanya yang sudah seperti orang kepergok selingkuh melakukan hal yang enak-enak di kamar Margaret.


Walau Margaret tidak benar-benar tahu bahwa kedua sejoli itu melakukan hal yang enak-enak di kamarnya tadi.


"Huhuhu nanti suatu saat mami akan menceritakannya kepada kamu sayang mami malu kalau ada Richard di sini nanti kalau kita hanya berdua dan tidak ada Richard mami akan menceritakan kenapa mami bisa tidak menikah karena satu ini nih alasan utama mami nggak menikah karena masih muda mami harus menggendongnya kemana-mana jadi pria-pria yang mau mendekati mami pun menjauh karena disangkanya mami sudah punya anak di umur semudah itu hahaha nggak sayang mami hanya bercanda."


"Iya please mami kalau misalnya aku tidak bersama dengan Dad ke sini janji mami akan menceritakan kisah cinta mami ya aku tunggu?"


"Iya sayang Aku janji, terus bagaimana dengan baju-bajunya apakah semua cocok apa semua sudah dicoba? Bagaimana Richard Apa kamu suka dengan koleksi baju untuk Vanya ini?"


"Ya mam semua baju-baju itu cocok dengan gadisku ini kulitnya bagus bentuk tubuhnya bagus Jadi pas deh kalau menurutku sih kita ambil semua ya Iya kanvanya kamu suka semua atau kamu hanya memilih diantaranya?"


"Iya dad, baby mau semua tapi bagaimana cara aku membayarnya? Apa baby boleh mencicil dad?"


...BLUSH...


Wajah Vanya pun seketika malu dan berubah merah seperti tomat karena kedua orang itu menertawakan tingkahnya yang lugu dan polos.


"Sayang dengar milik mami adalah milik Richard milik Richard adalah juga milik kamu jadi kamu sebanyak apapun meminta baju kepada mami semuanya adalah free mami tidak akan pernah menarik uang kepada anaknya sendiri ingat itu."


"Mami mengapa mami baik sekali kepadaku mami aku jadi ingin sekali memilih Ibu sepertimu bolehkah aku menganggapmu juga seperti ibuku sendiri mam?"


"Boleh sayang sini aku peluk kamu pasti merindukan almarhum ibumu kan dan almarhum ayahmu sini anggaplah mami sebagai ayah dan juga ibumu mami siap menjadi pengganti mereka asal kamu juga menyayangi Richard setulus hatimu jangan mempermainkan Richard oke Richard adalah bagian hidup mami Richard seperti anak kandung mami sendiri bahkan mami sampai rela tidak menikah gara-gara anak nakal ini nggak nggak nggak bercanda sayang bercanda jangan diambil hati Oke? mami memang suka bercanda seperti ini."


"Hahaha makasih mam terima kasih banyak nanti kalau misalnya Daddy lagi cuek sama aku terus Daddy nggak memperhatikan aku lagi apa aku boleh kemari menceritakan isi hatiku kepada mami?'


"Boleh sayang boleh pintu butik ini selalu terbuka untukmu."


"Ye makasih mam aku sekarang sudah punya ibu ded Aku udah punya ibu dad."


"Iya baby anggaplah manis bagai ibumu Aku juga sudah menganggap mami seperti ibuku dari dulu karena aku tidak mendapatkan sosok ibu di dalam diri ibu kandungku sendiri."


"Iya Iya sudahlah lupakan masa lalu Richard lupakan ya Vanya kita sekarang harus maju ke depan Jangan menoleh ke masa lalu, kita harus move on Sayang boleh kembali lagi ke masa lalu asalkan yang indah-indah saja kalau yang membuat sakit hati mending segera disingkirkan dari pikiran dan hati kalian karena itu malah bisa membuat kalian makin stress dan makin tidak bisa maju tidak bisa melihat masa depan oke?"


Petuah dari Margareth tersebut kiranya sedikit menyentil lubuk hati Richard karena Richard masih saja tidak bisa lari dari masa lalu sakit hatinya terhadap ronica selalu saja menghantuinya. semuanya berharap agar Richard bisa segera memutuskan untuk maju ke depan bersama Vanya.


"Eh maaf mengganggu sebentar, tapi handphone tunanganku tertinggal di sini madam Margaret apakah menemukan handphone tunanganku di sini?"


DEG


To be continued..