YOUR SECRET SUGAR BABY

YOUR SECRET SUGAR BABY
Cobaan Lagi?



Rich yang sudah tidak tahan pun akhirnya melepaskan pakaian nya sendiri hingga tak satu pun he lai benang yang mene mpel di tu buh tegapnya. Vanya yang melihat penampakan si Rocky yang sangat perkasa pun membelalakkan matanya karena tak percaya bahwa ukuran Rocky yang begitu be sar itu lah yang sering memasukinya selama ini. Lalu Vanya pun menelan ludahnya kasar dan melotot.


GLEG


"Hei kenapa kok sepertinya kamu ketakutan hmmm," tanya Rich sambil mengendus-endus seluruh wajah cantik sugar babynya sampai turun ke le her lalu naik lagi dan di lu matnya lagi bi bir mungil meng goda milik Vanya dan digi gitnya bi bir ba gian ba wah Vanya agar memberikan akses li dah Rich menelu suri setiap inch li dah Vanya.


Kedua mata sepasang kekasih itu pun semakin sayu tak kuasa mena han ga irah yang semakin membara.


"Dad kenapa ukuran Rocky bisa begitu be sar aku sampai takut dad, gimana nanti va gi na ku pasti kesakitan, takut."


"Hei ini Rocky yang sama yang selalu membuatmu kee nakan sayang, apa kamu lupa, takut menjauh apa takut mendekat hmmm pffhhh." Rich masih mengabsen tiap sudut lek ukan tu buh sugar baby cantiknya itu hingga suara de sah an le nguh an keduanya pun menggema memenuhi kamar mandi mewah yang di lengkapi dengan jacuzzi di penthouse yang hanya dimiliki oleh konglomerat tersebut.


"Sssh," Vanya tak kuasa menahan has ratnya untuk segera ber cin ta dengan pria matang nan tampan itu saat Rich mele barkan kaki jenjangnya setelah Rich mengangkat tubuh ramping sugar baby cantiknya itu ke closet duduk, lalu me njil ati permukaan kli to ris, va gi na serta la bia mi noranya agar si Rocky yang begitu be sar dan panjang tidak menyakiti lem bah pusat kenikmatan gadis itu.


Setelah dirasa sudah ba sah sempurna tu buh gadis itu di berdiri kan di hadapkan ke dinding dan memposisikan bo kong Vanya agar sedikit menung ngging lalu pelan tapi pasti Rich pun memasukkan si Rocky yang kekar dan panjang ke dalam va gi na yang sudah banjir bandang.


"Enak kan? hmmm sudah dulu deh kita sudahi ya kan katanya takut." Rich tak henti-hentinya menggoda kekasih cantiknya itu.


"Dad jangan berhenti teruskan."


"Teruskan gimana katanya takut sayang? katakan kamu mau aku melakukan apalagi hmmm, katakanlah aku akan menuruti semua yang kamu perintahkan hmmm/"


"Daddd ma sukkan ma sukkan dad."


"Memohonlah sayang tadi katanya takut, maka memohonlah lalu tunjukkan apa yang harus kulakukan selanjutnya."


"Please dad ma sukkan jangan menyiksa ku dad."


"Li dah atau si Rocky pilih salah satu hmmm?" Rich pun semakin menggoda gadisnya yang sudah tak berdaya ingin segera di tu suk.


"Rocky dad Rocky di persilahkan ma suk please aku mohon."


"Serius?? kamu yakin? katanya tadi ngeri takut??"


"Dad jangan menggodaku terus a a a hh."


"Baiklah sekarang menghadaplah ke dinding sayang hmmm, Rocky akan masuk dari belakang.


...Jle..bb.....


Si Rocky yang perkasa pun berhasil masuk dari belakang namun tetap dari lu bang va gi na. Maju mundur cantik si Rocky mencari puncak kenik matan. Vanya pun semakin me rin tih nik mat setelah si Rocky berhasil di hunuskan.


"Ssshh dad."


"Gimana rasanya sakit? masih takut?"


"Nggak dad nggak takut lagi sakit memang di awal a a hh haaa."


"Aku mau setelah ini di hari-hari berikutnya kamu yang minta sayang hmmm, jangan menungguku untuk meminta padamu, berjanjilah hmm. baby berjanjilah kamu tidak perlu menungguku, aku ingin kamu yang memulai kamu yang berinisiatif okay?"


"I i ya dad hmm," masih dengan posisi Vanya yang ter tu suk Rocky dari belakang sambil mata Vanya masih menik mati setiap sen tuhan Rich dengan li dah hnya ke punggung Vanya dan tangan Vanya pun berpegangan di dinding kamar mandi.


3 jam kemudian keduanya pun keluar dari kamar mandi itu setelah keduanya mendapatkan  kli maks masing-masing dan berendam lama di jacuzzi mewah kamar mandi Rich sampai tertidur bersama.


"Yuk capek ya?" Rich mengajak Vanya untuk turun ke lantai 1 dan memakan hidangan makan malam yang sudah di siapkan oleh chef panggilan yang khusus membuatkan hidangan saat Rich ada di kediamannya saja.


"Dad gendong baby lemes banget."


"Hmm kamu manja sekali sayang, kalo si Rocky bangun lagi bagaimana?"


"Tidaakk lebih baik aku jalan sendiri."


"Ahahhaha aku bercanda sayang sinih." Richard tetap menggendong tubuh mungil gadis cantik itu dan memberikan kemejanya serta celana pendeknya untuk Vanya pakai.


*****


Kamar Vanya


"Dad sepertinya celana pendek ini kegedean kalo ku pakai, biarlah aku pakai kemejanya saja ya." ucap Vanya sambil berteriak karena Rich sedang menunggunya di depan kamar untuk makan malam bersama dibawah.


"Kamu mau menggodaku lagi? coba aku lihat bolehkah aku masuk? lagipula kita sudah mengetahui bentuk lekukan tu buh masing masing kenapa masih di tutupin?"


"Dad ini namanya privasi dad, lihat ini Daddy masih nggak percaya?" Vanya menunjukkan celana pendek Rich yang melorot dari pinggang Vanya hingga ke mata kaki.


"Pffttt kasian sekali sih sampai melorot begitu ya sudah pakai kemejanya saja ya." Rich pun menertawakan melorotnya celana pendeknya yang sangat kedodoran di pakai oleh Vanya.


"Sekarang percaya kan?"


"Iya iya hahaha kamu se xy sekali sih nih lihat, pega nglah."


Penampilan Vanya yang sangatlah menggoda dengan berbalut kemeja putih Richard tampak seperti mini dress yang memperlihatkan kaki jenjangnya yang mulus . Lagi-lagi membuat Rich terperangah tak berkedip.


"Sudah bengongnya yuk makan dad."


...*I*ncoming Call...


RAMA


"Halo?" Richard mengangkat telepon dari wakil CEO nya.


"Rich apa kita bisa bertemu?"tanya Rama to the point.


"Hmm malam ini aku tidak bisa Ram, ada apa ya, apa ada hal yang penting?"


"Aku menunggu saat kita berada diluar kantor karena yang aku bahas ini adalah masalah pribadi, aku mohon padamu." Rama berbicara sambil berkeringat karena perselingkuhannya dengan Veronica yang terpaksa harus dia akui di depan Richard agar rumah tangganya tidak terpengaruh oleh hal memalukan itu.


Selama ini Rama dan Vero berselingkuh dibelakang istri Rama dan juga Richard. Namun Richard tak pernah ambil pusing karena suatu saat, karena bagaimanapun juga bangkai yang disimpan dengan rapi lama kelamaan akan tercium juga


Richard yang semakin tenang dan tertawa sinis (smirk) mendengar suara Rama yang bergetar dan semakin gugup.


"Rich maafkan aku selama ini sudah bermain di belakangmu, tapi bisakah kita bertukar bukti. Karena aku juga tahu kamu sedang berselingkuh dari Vero sekarang aku terpaksa melakukan ini maaf aku di depan penthouse mu aku tahu kamu didalam bersama dengan gadis itu. Aku tahu kamu ingin menang di persidangan cerai kalian kan? tapi maaf aku juga punya bukti kalo kamu juga bermain di belakang Vero "


...DEG...


To be continued